Debut Internasional Prabowo di Davos: Tiga Proyek Raksasa Danantara Siap Dipasarkan ke Dunia

- Debut Prabowo di WEF 2026: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato khusus di Davos untuk memaparkan konsep "Prabowonomics" dan capaian Kabinet Merah Putih, setelah Indonesia absen 10 tahun dari forum global tersebut.
- Tiga Proyek Strategis Danantara: Danantara memperkenalkan proyek pengolahan sampah menjadi energi di 33 kota, industri obat berbasis plasma darah, dan kompleks haji internasional di Makkah sebagai fokus investasi strategis.
- Efisiensi Tata Kelola BUMN: Penghapusan tantiem komisaris BUMN diproyeksikan menghemat anggaran Rp8-8,3 triliun per tahun sebagai bagian dari reformasi untuk meningkatkan kepercayaan pasar global.
, SWISS – Presiden Prabowo Subianto menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, menandai kehadirannya yang pertama kali dalam ajang global tersebut. Kepala Negara tiba di Kota Zurich pada Rabu sore waktu setempat (21/1/2026) sekitar pukul 18.00.
Kedatangan Prabowo ditemani putranya Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Keduanya telah mendampingi Presiden sejak kunjungan kenegaraan ke London, Inggris, di mana Indonesia dan Inggris sepakat menjalin kerja sama di sektor pertahanan, pendidikan, dan maritim.
Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato khusus pada Kamis (22/1/2026) pukul 14.00-14.30 waktu setempat. Dalam sesi tersebut, ia akan berbicara bersama Presiden dan CEO World Economic Forum Borge Brende.
“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan selama beliau sebelum menjadi presiden dan sejak menjadi presiden hingga sekarang,” ujar Teddy.
Sekretaris Kabinet menambahkan bahwa konsep ekonomi yang akan dipaparkan oleh Presiden akan dikenal dengan istilah “Prabowonomics”. Paparan tersebut juga mencakup capaian pemerintah dalam satu tahun masa kepemimpinan Kabinet Merah Putih.
Forum tahun ini dihadiri lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 pemimpin perusahaan besar dunia. Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pemimpin negara lain, meski detailnya belum dikonfirmasi.
“Tentunya ada pertemuan dengan pemimpin negara lain, nanti akan kita konfirmasi setelah sampai di sana,” ungkap Teddy.
Indonesia absen dari WEF selama 10 tahun terakhir. Presiden yang terakhir hadir adalah Susilo Bambang Yudhoyono pada 2011 dengan tema ekonomi ramah lingkungan.
Pada kesempatan kali ini, Prabowo hadir bersama CEO Danantara Rosan Roeslani dan sejumlah menteri, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Forum WEF 2026 mengusung tema “A Spirit of Dialogue” yang mempertemukan pemimpin dunia, pengusaha, akademisi, dan perwakilan masyarakat sipil.
Pemimpin negara lain yang juga menyampaikan pidato khusus antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, serta Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
WEF merupakan forum tingkat dunia yang digelar secara rutin sejak 1971 di Davos, Swiss. Pertemuan ini membahas tantangan ekonomi terkini dan proyeksi ke depan, yang diselenggarakan oleh organisasi non-pemerintah dan think tank yang berpusat di Jenewa.
Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia memperkenalkan tiga proyek strategis dalam debut internasionalnya di WEF 2026. Pemaparan dilakukan dalam sesi bertajuk “Danantara: Powering Indonesia’s Future” di Indonesia Pavilion pada Selasa (20/1/2026).
Managing Director Investment Danantara Stefanus Ade Hadiwidjaja memaparkan tiga proyek unggulan tersebut. Pertama adalah pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di 33 kota. Kedua, pengembangan industri obat berbasis plasma darah. Ketiga, pembangunan kompleks haji berstandar internasional di Makkah.
“Danantara ingin membangun sesuatu yang tahan lama dan berdampak bagi masyarakat. Kami bergerak cepat, tetapi tidak terburu-buru. Kami ingin memastikan memiliki fondasi yang kuat,” ujarnya.
Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik ditargetkan dimulai secara bertahap pada Maret hingga Juni 2026. Program nasional ini memiliki masa kontrak 30 tahun dan diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 109/2025.
Pelaksanaan program dibagi dalam empat tahapan dengan fokus awal di empat wilayah, yakni Bekasi, Bogor Raya, Bali, dan Yogyakarta. Proses evaluasi proposal dari peserta tender akan dilakukan pada Januari hingga Februari 2026.
Untuk proyek di Arab Saudi, pemerintah Indonesia telah memenangkan dua proyek akomodasi jemaah haji. Satu proyek berupa pembelian hotel siap pakai, sedangkan proyek lainnya adalah lahan yang akan dikembangkan menjadi Kampung Haji Indonesia.
Danantara juga menyatakan komitmen tata kelola melalui efisiensi internal BUMN. Langkah konkret yang diambil adalah penghapusan tantiem dewan komisaris BUMN yang diproyeksikan menghemat anggaran sebesar Rp8 triliun hingga Rp8,3 triliun per tahun.
“Reformasi adalah tentang menukar kenyamanan jangka pendek dengan kepercayaan pasar global,” pungkas Managing Director Global Relations & Governance Danantara Mohamad Al-Arief.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: