TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

MBG Tetap Jalan saat Ramadan, BGN Rancang Empat Cara Khusus

Poin Penting (3)
  • BGN siapkan empat mekanisme pelaksanaan MBG saat Ramadan: sekolah mayoritas puasa dengan menu bawa pulang, sekolah mayoritas tidak puasa tetap normal, ibu hamil-menyusui-balita normal, dan pesantren digeser ke waktu berbuka
  • Di sekolah mayoritas siswa puasa, makanan tetap dikirim tapi dalam bentuk tahan lama untuk dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka
  • BGN akan uji coba skema pesantren di Bandung dengan memasak siang hari untuk dikonsumsi saat berbuka, plus masih matangkan integrasi MBG untuk lansia dan disabilitas bersama Kemensos

Resolusi.co, Jakarta – Badan Gizi Nasional menyiapkan empat mekanisme pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis selama bulan Ramadan. Skema ini disesuaikan dengan kondisi peserta didik di sekolah hingga lingkungan pesantren.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan program MBG tetap berjalan selama Ramadan. Penyesuaian dilakukan pada waktu konsumsi dan bentuk makanan yang diberikan.

“Untuk Ramadan, Makan Bergizi akan tetap berlanjut. Jadi ada empat mekanisme yang akan kita kembangkan,” kata Dadan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).

Mekanisme pertama diterapkan di sekolah pada daerah dengan mayoritas siswa berpuasa. Makanan akan tetap dikirim ke sekolah, tapi dalam bentuk menu yang lebih tahan lama dan bisa dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka.

“Untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas puasa, makanannya akan seperti biasa dikirim ke sekolah dalam bentuk makanan yang tahan dan bisa dibawa ke rumah untuk dikonsumsi pada saat buka,” ujarnya.

Kedua, untuk sekolah di daerah yang mayoritas siswanya tidak berpuasa, layanan MBG tetap berjalan normal tanpa perubahan skema.

“Kemudian, untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan tetap normal,” jelasnya.

Ketiga, program MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita juga dipastikan tetap berjalan seperti biasa selama Ramadan.

“Untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, juga normal,” kata Dadan.

Mekanisme keempat diterapkan khusus di lingkungan pesantren. Karena penerima manfaat dan dapur layanan gizi berada di dalam area pesantren, jadwal konsumsi akan digeser ke waktu berbuka puasa.

“Untuk pesantren, karena penerima manfaatnya ada di dalam pesantren dan SPPG-nya ada di dalam pesantren, maka pelayanannya akan digeser ke saat buka. Jadi masaknya siang hari, dikonsumsi pada saat buka,” tuturnya.

BGN berencana mencontohkan skema tersebut di salah satu pesantren di Bandung dalam waktu dekat, sekaligus dengan agenda buka puasa bersama.

Selain itu, BGN juga masih mematangkan mekanisme integrasi program MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas bersama Kementerian Sosial.