Menjelang Akhir 2025, Investor Asing Ramai-Ramai Lepas Saham

- Investor asing meningkatkan aksi jual saham di BEI menjelang akhir tahun 2025.
- Tekanan jual asing ikut mendorong pergerakan IHSG ke zona negatif.
- Aksi jual dinilai sebagai langkah penyesuaian portofolio dan realisasi keuntungan akhir tahun.
, Jakarta — Menjelang akhir tahun perdagangan 2025, aktivitas jual saham oleh investor asing mulai meningkat secara signifikan di Bursa Efek Indonesia.
Pada sesi perdagangan Kamis (18/12/2025), tercatat beberapa saham menjadi target aksi jual asing meskipun pasar saham domestik bergerak variatif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari tersebut terkoreksi 0,68 persen, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp23,77 triliun.
Pelemahan indeks terjadi di tengah meningkatnya tekanan jual dari investor asing pada sejumlah emiten tertentu.
Beberapa saham yang mencatat tekanan jual asing cukup besar termasuk saham-saham komoditas dan perbankan.
Data pasar menunjukkan investor asing mulai melakukan net sell pada saham-saham yang sebelumnya mengalami kenaikan nilai, terutama menjelang libur akhir tahun.
Aksi jual ini merupakan bagian dari dinamika pasar yang kerap terjadi di penghujung tahun, ketika pelaku pasar menyesuaikan portofolio mereka dan mengunci keuntungan.
Meskipun demikian, beberapa analis mencatat bahwa koreksi yang terjadi belum menunjukkan tekanan berlebihan terhadap pasar secara umum, karena volume transaksi masih relatif normal untuk periode penutupan tahun.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: