Perak Bikin Heboh, Naik 147% dalam Setahun dan Cetak Rekor Baru

- Harga perak global melampaui US$100 per troy ounce pertama kali dalam sejarah dan mencapai US$103,07 pada 25 Januari 2026, naik 147% sepanjang 2025
- Harga perak Antam ikut mencetak rekor tertinggi Rp64.250 per gram pada 24 Januari 2026, didorong permintaan industri panel surya dan baterai EV
- Lonjakan harga dipicu pelemahan dolar AS, ketidakpastian geopolitik, partisipasi investor ritel, dan pasokan fisik yang semakin ketat
, JAKARTA – Harga perak global dan domestik mencatat rekor tertinggi baru pada 25 Januari 2026. Logam mulia ini menunjukkan kenaikan signifikan yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar komoditas internasional.
Di pasar internasional, harga spot perak melampaui US$100 per troy ounce. Pada Jumat, 23 Januari 2026, harga sempat menyentuh US$100,22 per ounce. Bahkan pada Jumat malam waktu AS, harga perak dibuka menguat tajam sebesar 7,31 persen ke level US$103,08 per troy ounce.
Pada 25 Januari 2026, harga perak di pasar dunia tercatat sebesar US$103,07 per ounce, meningkat US$4,15 dibandingkan pagi hari sebelumnya.
Harga perak telah naik lebih dari 40 persen sejak awal tahun 2026. Sepanjang tahun 2025, harga perak mengalami lonjakan luar biasa sebesar 147 persen. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, harga perak telah naik lebih dari 200 persen.
Harga perak batangan PT Aneka Tambang Tbk juga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, mengikuti tren global. Pada 23 Januari 2026, harga perak Antam melonjak sebesar Rp3.050 per gram, untuk pertama kalinya melampaui level psikologis Rp60.000, dengan harga dasar per gram mencapai Rp60.600.
Kenaikan berlanjut pada 24 Januari 2026. Harga perak Antam melonjak Rp3.650 menjadi Rp64.250 per gram, menandai rekor tertinggi baru.
Beberapa harga spesifik perak Antam pada 24 Januari 2026 menunjukkan harga dasar perak Antam murni dengan berat 500 gram dipatok sebesar Rp32.125.000 belum termasuk PPN 11 persen. Sementara itu, harga perak Antam Heritage dengan berat 31,1 gram adalah Rp2.546.025 dan untuk berat 186,6 gram adalah Rp14.154.346, keduanya belum termasuk PPN.
Kenaikan tajam harga perak didorong oleh kombinasi kuat antara partisipasi investor ritel, strategi perdagangan berbasis momentum, serta pasokan fisik yang semakin ketat.
Pelemahan tajam dolar AS juga turut mendukung reli harga logam mulia ini. Selain itu, permintaan industri yang tinggi, terutama untuk panel surya, komponen elektronik, dan baterai kendaraan listrik, menjadi faktor kunci.
Perak kini tidak hanya dipandang sebagai aset lindung nilai, tetapi juga sebagai logam strategis dalam transisi energi dan teknologi hijau.
Ketidakpastian geopolitik global dan penurunan imbal hasil aset konvensional juga berkontribusi pada penguatan perak. Kondisi makroekonomi dan politik global menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peningkatan nilai aset safe haven seperti perak.
Ketua Panitia Natal Nasional PDIP Marinus Gea menyatakan perayaan Natal bersama pengungsi di Tapanuli Tengah diharapkan membawa kebahagiaan.
“Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar Natal Nasional dilaksanakan bersama saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Marinus.
Pembeli perlu memperhatikan apakah harga yang tertera sudah termasuk PPN 11 persen atau belum, karena hal ini dapat memengaruhi total biaya investasi.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: