TODAY'S RECAP
Safari Literasi Sekolah Hompimpa Tumbuhkan Minat Baca dan Kebiasaan Menulis Anak di Desa BancamaraMegawati Kirim Surat Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Serukan Visi Trisakti Bung Karno untuk IranAyam Rp40.000, Cabai Jauh di Bawah HET, Minyakita Turun Rp1.000: Hasil Sidak Mendag di Pasar RawasariIHSG Dibuka Melemah 0,30% ke 7.115 di Awal Pekan, Pasar Lebih Khawatir Eskalasi Geopolitik ketimbang Janji Disiplin Fiskal PrabowoSafari Literasi Sekolah Hompimpa Tumbuhkan Minat Baca dan Kebiasaan Menulis Anak di Desa BancamaraMegawati Kirim Surat Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Serukan Visi Trisakti Bung Karno untuk IranAyam Rp40.000, Cabai Jauh di Bawah HET, Minyakita Turun Rp1.000: Hasil Sidak Mendag di Pasar RawasariIHSG Dibuka Melemah 0,30% ke 7.115 di Awal Pekan, Pasar Lebih Khawatir Eskalasi Geopolitik ketimbang Janji Disiplin Fiskal PrabowoSafari Literasi Sekolah Hompimpa Tumbuhkan Minat Baca dan Kebiasaan Menulis Anak di Desa BancamaraMegawati Kirim Surat Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Serukan Visi Trisakti Bung Karno untuk IranAyam Rp40.000, Cabai Jauh di Bawah HET, Minyakita Turun Rp1.000: Hasil Sidak Mendag di Pasar RawasariIHSG Dibuka Melemah 0,30% ke 7.115 di Awal Pekan, Pasar Lebih Khawatir Eskalasi Geopolitik ketimbang Janji Disiplin Fiskal PrabowoSafari Literasi Sekolah Hompimpa Tumbuhkan Minat Baca dan Kebiasaan Menulis Anak di Desa BancamaraMegawati Kirim Surat Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Serukan Visi Trisakti Bung Karno untuk IranAyam Rp40.000, Cabai Jauh di Bawah HET, Minyakita Turun Rp1.000: Hasil Sidak Mendag di Pasar RawasariIHSG Dibuka Melemah 0,30% ke 7.115 di Awal Pekan, Pasar Lebih Khawatir Eskalasi Geopolitik ketimbang Janji Disiplin Fiskal Prabowo

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

16 Maret 2026
TODAY'S RECAP
Safari Literasi Sekolah Hompimpa Tumbuhkan Minat Baca dan Kebiasaan Menulis Anak di Desa Bancamara Megawati Kirim Surat Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Serukan Visi Trisakti Bung Karno untuk Iran Ayam Rp40.000, Cabai Jauh di Bawah HET, Minyakita Turun Rp1.000: Hasil Sidak Mendag di Pasar Rawasari IHSG Dibuka Melemah 0,30% ke 7.115 di Awal Pekan, Pasar Lebih Khawatir Eskalasi Geopolitik ketimbang Janji Disiplin Fiskal Prabowo Dorong Kurikulum Koperasi Merah Putih di Sekolah, Chusni Mubarok: Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan Pakar: Trump Kehilangan Kendali dan Putus Asa Hadapi Iran Dari Persia untuk Dunia: Tiga Ilmuwan Iran yang Karyanya Jadi Rujukan Berabad-abad Perintah Presiden, Kapolri Jamin Lindungi Identitas Pemberi Informasi Kasus Andrie Yunus Safari Literasi Sekolah Hompimpa Tumbuhkan Minat Baca dan Kebiasaan Menulis Anak di Desa Bancamara Megawati Kirim Surat Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Serukan Visi Trisakti Bung Karno untuk Iran Ayam Rp40.000, Cabai Jauh di Bawah HET, Minyakita Turun Rp1.000: Hasil Sidak Mendag di Pasar Rawasari IHSG Dibuka Melemah 0,30% ke 7.115 di Awal Pekan, Pasar Lebih Khawatir Eskalasi Geopolitik ketimbang Janji Disiplin Fiskal Prabowo Dorong Kurikulum Koperasi Merah Putih di Sekolah, Chusni Mubarok: Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan Pakar: Trump Kehilangan Kendali dan Putus Asa Hadapi Iran Dari Persia untuk Dunia: Tiga Ilmuwan Iran yang Karyanya Jadi Rujukan Berabad-abad Perintah Presiden, Kapolri Jamin Lindungi Identitas Pemberi Informasi Kasus Andrie Yunus

Cari berita

“Peraturan dari Mana Ini?” Prabowo Kaget Cucu BUMN Bebas dari Audit Negara

Poin Penting (3)
  • Presiden Prabowo Subianto terkejut mengetahui Pertamina memiliki 200 anak dan cucu perusahaan, sekaligus mempertanyakan aturan yang membebaskan entitas cucu BUMN dari kewajiban audit negara.
  • Prabowo mendorong Danantara mempercepat konsolidasi BUMN dari 1.046 entitas menjadi 228 perusahaan, disertai 300 merger dan proses spin-off unit bisnis yang tidak sesuai kompetensi inti.
  • Data COO Danantara Dony Oskaria menunjukkan 97% dividen BUMN ke negara hanya berasal dari delapan perusahaan, menegaskan urgensi konsolidasi untuk membenahi struktur yang tidak efisien.

Resolusi.co, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keterkejutannya saat mengetahui bahwa Pertamina memiliki 200 anak dan cucu perusahaan. Ia sekaligus mempertanyakan celah hukum yang membebaskan entitas-entitas itu dari pengawasan negara, dan mendesak konsolidasi besar-besaran di tubuh BUMN segera dijalankan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya di acara Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Ia menelusuri sejarah pendirian BUMN sejak masa awal kemerdekaan, ketika negara mendirikan perusahaan-perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dasar yang belum bisa dipenuhi swasta, mulai dari tekstil, kertas, hingga obat-obatan.

“Saya kaget, Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan. Dan aneh lagi, ada peraturan-peraturan yang lebih aneh lagi. Kalau BUMN boleh diaudit oleh negara, katanya kalau cucu perusahaan enggak boleh diaudit. Peraturan dari mana ini?” kata Prabowo.

Pertanyaan itu bukan sekadar retorika. Proliferasi anak usaha yang tidak terkendali selama puluhan tahun telah mengaburkan fokus korporasi dan menyulitkan pengawasan publik. Pertamina, yang semula didirikan untuk mengelola kekayaan minyak dan mineral nasional, kini memiliki entitas bisnis yang merambah jauh dari mandat aslinya, termasuk di sektor perhotelan dan layanan kesehatan.

Menyikapi kondisi itu, Prabowo mendorong Danantara menggenjot langkah konsolidasi. Jumlah BUMN yang saat ini mencapai 1.046 entitas akan dipangkas secara drastis menjadi 228 perusahaan.

“Premis kita ternyata bener, konsolidasi, satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia,” ujarnya.

Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria merinci bahwa konsolidasi tahap kedua akan mencakup 300 merger di antara perusahaan-perusahaan BUMN. Selain merger, akan ada pula proses spin-off: unit-unit bisnis yang tidak berkaitan dengan kompetensi inti perusahaan induk akan dilepas dan berdiri sendiri.

“Ada bisnis hospital-nya akan keluar, hotelnya akan keluar, dan sebagainya,” kata Dony mencontohkan, merujuk pada Pertamina sebagai kasus nyata sebuah BUMN yang telah kehilangan fokus pada bisnis utamanya.

Data yang diungkapkan Dony cukup mencolok: dari 1.046 entitas BUMN yang ada, 97 persen dividen yang disetor ke negara hanya bersumber dari delapan perusahaan. Angka itu memperlihatkan betapa besar inefisiensi yang tersembunyi di balik struktur konglomerasi negara yang membengkak selama ini.

Dengan target 228 perusahaan yang tersisa setelah konsolidasi, Danantara berharap setiap entitas memiliki model bisnis yang layak, sumber pendapatan yang terukur, dan dikelola secara transparan. Konsolidasi ini, dalam visi Prabowo, bukan sekadar perampingan administratif, melainkan reformasi struktural yang akan menentukan seberapa efektif kekayaan negara bekerja untuk kepentingan bangsa.