Tinjau Sumbar, Presiden Prabowo Pastikan Huntara Rampung Sebulan dan Hunian Tetap 70 Meter Persegi Dibangun

- Presiden Prabowo meninjau pembangunan hunian sementara di Agam, Sumbar, dan memastikan rampung dalam sebulan agar warga tak lagi tinggal di tenda.
- Pemerintah akan membangun hunian tetap seluas 70 meter persegi bagi warga yang rumahnya rusak berat.
- Menteri Maruarar Sirait melaporkan 2.600 unit hunian tetap siap dibangun dengan pembiayaan non-APBN di sekitar 30 titik wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.
, Jakarta —Pemerintah mulai membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Salah satunya berada di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang langsung ditinjau Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo mengaku senang melihat pembangunan huntara sudah berjalan dan menargetkan prosesnya selesai dalam waktu satu bulan. Dengan begitu, warga tak perlu lagi berlama-lama tinggal di tenda.
“Saya gembira melihat rumah hunian sementara sudah mulai dibangun. Bisa selesai sebulan agar bapak-ibu tidak perlu tinggal di tenda,” ujar Prabowo dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (18/12/2025).
Setelah huntara rampung, pemerintah akan langsung membangun hunian tetap bagi warga yang rumahnya tidak lagi bisa ditempati. Presiden menyebut hunian tetap yang disiapkan pemerintah akan memiliki luas sekitar 70 meter persegi.
“Segera setelah itu kita bangun hunian tetap. Kualitasnya cukup bagus, luasnya 70 meter persegi,” tegas Prabowo.
Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Paripurna, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait melaporkan bahwa sekitar 2.600 unit hunian tetap siap dibangun pada tahap awal untuk korban bencana. Menariknya, pembangunan hunian tersebut dibiayai dari sumber non-APBN.
“Saya laporkan, 2.000 unit sudah siap hunian tetap dibiayai non-APBN. Tadi malam bertambah 500, pagi ini 100, jadi total 2.600 unit,” kata Maruarar dalam sidang di Istana Negara, Senin (15/12).
Saat ini, pemerintah menyiapkan sekitar 30 titik lahan untuk pembangunan hunian bagi korban bencana yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: