Dapur MBG Tercatat di Sistem tapi Tak Ada Bangunannya, Tim Investigasi Temukan Lokasinya di Kuburan

- Tim investigasi menemukan 100 titik SPPG di Cilacap yang terdaftar dalam sistem ternyata tidak memiliki bangunan nyata, dengan koordinat mengarah ke hutan, sawah, hingga area kuburan.
- Plt Bupati Cilacap mengonfirmasi adanya praktik jual beli titik pendirian SPPG yang mencederai program MBG, dan menegaskan hal itu harus segera dibenahi.
- Pendaftaran titik SPPG baru di Cilacap ditutup sementara, 100 titik fiktif akan dihapus dari database, dan paguyuban mitra MBG dibentuk untuk memperketat pengawasan.
, Cilacap – Ratusan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang seharusnya menjadi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terungkap tidak benar-benar ada. Sebanyak 100 titik terindikasi fiktif setelah tim investigasi turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi data yang tercatat dalam sistem.
Pelaksana Tugas Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, membenarkan temuan itu. Di dalam sistem, titik-titik tersebut tercatat memiliki bangunan dapur. Kenyataannya, tidak ada satu pun fasilitas yang berdiri di lokasi-lokasi itu.
Yang lebih mengejutkan adalah letak koordinat yang didaftarkan. Alih-alih berada di dekat permukiman atau sekolah, sejumlah titik justru mengarah ke tengah hutan, hamparan sawah aktif, bahkan area pemakaman.
“Jadi bahwa isu jual beli titik, kemudian titik fiktif itu benar adanya. Ini yang harus kita benahi,” kata Ammy Amalia Fatma Surya.
Pernyataan itu sekaligus mengonfirmasi rumor yang sudah beredar ada praktik jual beli titik pendirian SPPG demi meraup keuntungan dari program nasional yang didesain untuk memberi makan anak-anak sekolah. Ini bukan sekadar kelalaian administratif.
Merespons temuan tersebut, pemerintah daerah bersama tim koordinator wilayah langsung menutup sementara akses pendaftaran online pembukaan titik SPPG baru di Cilacap. Seluruh 100 titik fiktif itu akan dihapus dari basis data sebelum program kembali berjalan.
Sebagai langkah pengawasan jangka panjang, dibentuk paguyuban mitra MBG yang bertugas memperketat kontrol berlapis, mulai dari kepatuhan SOP operasional hingga pemantauan mutu gizi makanan yang sampai ke tangan penerima manfaat.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: