Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, Bangkalan

- Sejumlah pabrik China dari Guangdong akan direlokasi ke Kawasan Industri Madura di Bangkalan lewat skema Two Countries Twin Park.
- Sektor yang disasar meliputi polyester, cokelat, matras, dan benang, tergolong industri padat karya.
- Kawasan ini akan jadi kawasan industri pertama di Pulau Madura, sementara nilai investasi masih dalam proses pendataan.
- Bangkalan – Bangkalan bersiap kedatangan investor baru. Sejumlah pabrik asal China berencana direlokasi ke Kawasan Industri Madura, menyusul penandatanganan nota kesepahaman antara kawasan industri di Guangdong dan Wiraraja Madura Industrial Park.
, Kerja sama ini masuk dalam skema Two Countries Twin Park, program kolaborasi industri antara Indonesia dan China yang sebelumnya sudah berjalan di Batang dan Semarang.
Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia Akhmad Ma’ruf Maulana menyebut proses perizinan sedang dipercepat. Kawasan industri di Bangkalan pun ditargetkan segera mulai dibangun.
Pabrik yang dipindahkan bukan sembarang pabrik. Menurut Ma’ruf, klaster industri tersebut sudah tak lagi diizinkan beroperasi di wilayah asalnya di China, sehingga satu klaster penuh dialihkan ke Madura.
Nilai investasi belum bisa dipastikan karena perusahaan yang akan direlokasi masih dalam tahap pendataan. Namun sektor yang sudah dipastikan masuk cukup beragam, mulai dari polyester, cokelat, matras atau spring bed, hingga benang.
Ada alasan tersendiri mengapa klaster ini memilih hengkang. Di China, banyak pabrik sudah beralih menggunakan teknologi AI, dan Ma’ruf mengaku baru mengetahui hal itu saat berdiskusi dengan mitra dari sana.
Justru di titik ini letak peluangnya bagi Bangkalan. Sebagian besar industri yang direlokasi tergolong padat karya, artinya lebih mengandalkan tenaga manusia ketimbang otomasi, sesuatu yang belakangan makin jarang ditemukan di negara asalnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut memberi sinyal positif atas kerja sama ini. Ia menyebut kawasan industri di Bangkalan akan menjadi yang pertama berdiri di Pulau Madura.
Airlangga berharap industrialisasi tidak lagi berpusat di daratan Jawa Timur saja, melainkan mulai merambah Madura yang selama ini kerap tertinggal dari sisi pembangunan kawasan industri.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: