Pertamina Pastikan Pasokan BBM ke Aceh Aman di Tengah Bencana

- Pertamina memastikan pasokan BBM ke Aceh tetap aman di tengah banjir dan longsor, dengan total 105 kiloliter BBM didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak seperti Banda Aceh, Sigli, Lhokseumawe, Langsa, Meulaboh, dan Subulussalam.
- Fokus penyaluran diarahkan ke fasilitas publik dan layanan kritis, termasuk sektor kelistrikan dan perbankan, untuk mempercepat pemulihan pelayanan masyarakat.
- Pertamina menyatakan sejumlah SPBU mulai kembali beroperasi dan menyediakan nomor layanan khusus bagi instansi penanganan bencana untuk kebutuhan dukungan energi.
, Jakarta —PT Pertamina (Persero) memastikan suplai bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Aceh tetap terjaga di tengah kondisi darurat banjir dan longsor. Total 105 kiloliter BBM—terdiri dari bensin dan solar—didorong masuk ke sejumlah daerah yang paling terdampak.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut penyaluran difokuskan pada Banda Aceh, Sigli, Lhokseumawe, Langsa, Meulaboh, hingga Subulussalam. Prioritas utama dialokasikan untuk fasilitas publik dan layanan kritis.
“Pertamina mengutamakan pasokan energi bagi fasilitas publik dan layanan esensial. Kami memastikan suplai untuk sektor kelistrikan maupun perbankan tetap aman agar pelayanan masyarakat bisa segera pulih,” tegas Baron dalam keterangan resmi, Sabtu (6/12).
Pertamina juga mengklaim bahwa sejumlah SPBU dan lembaga penyalur mulai kembali beroperasi secara bertahap untuk melayani masyarakat. Selain itu, Pertamina Patra Niaga menyiapkan nomor layanan khusus 0822-7692-9620 yang dapat dihubungi instansi penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terkait kebutuhan dukungan energi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan menjaga keselamatan selama beraktivitas di area terdampak,” tambah Baron.
Di luar kebutuhan harian masyarakat, Pertamina turut memasok BBM ke instalasi kelistrikan dan layanan perbankan yang terdampak paling berat di Aceh. Langkah ini ditempuh untuk mempercepat pemulihan layanan publik di daerah bencana.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: