PKB DIY Gelar Konsolidasi Akbar, Bidik 8 Kursi DPRD Provinsi pada Pemilu 2029

- DPW PKB DIY menggelar konsolidasi akbar di Yogyakarta untuk menyatukan pengurus dari tingkat wilayah hingga anak cabang dalam rangka persiapan Pemilu 2029.
- PKB DIY menargetkan perolehan 8 kursi DPRD Provinsi, dengan strategi menyasar pemilih perempuan dan anak muda, didukung komposisi pengurus yang 53 persen perempuan.
- Pengurus DPP PKB menegaskan struktur partai harus aktif bergerak hingga akar rumput dan hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan masyarakat.
, YOGYAKARTA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DIY menggelar konsolidasi akbar bertajuk “Perkenalan (Ta’aruf) Pengurus, Penguatan Ideologi, dan Sosialisasi Musyawarah Cabang (Muscab)” di Hotel Fortuna Suites Malioboro, Minggu (1/3/2026).
Acara ini menjadi momentum krusial bagi pengurus DPW, DPC, hingga DPAC se-DIY untuk menyatukan barisan menuju kemenangan pada Pemilu 2029.
Hadir mewakili Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A., Ketua DPP PKB Bidang Kesehatan dan Inklusi Disabilitas, memberikan arahan tegas bahwa PKB harus menjadi kekuatan politik yang nyata dalam menentukan arah perubahan bangsa.
“Kalau struktur kita lengkap tapi tidak bergerak, itu bukan organisasi, itu hanya sekadar katalog semata. PKB menang kalau struktur hidup sampai tingkat bawah dan hadir di tengah persoalan rakyat untuk menjadi solusi,” tegas Nihayatul Wafiroh saat membacakan amanat Ketua Umum.

Ia juga secara resmi mendeklarasikan dimulainya langkah politik jangka panjang. “Mulai hari ini kita nyatakan: Pemilu 2029 telah dimulai. Kita tata organisasi dari atas sampai bawah untuk memenangkan kepercayaan rakyat.”
Sementara itu, Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, S.Ag., memaparkan target ambisius menambah perolehan kursi legislatif di tingkat provinsi. Dengan penguatan mesin partai, PKB DIY optimis mampu menambah keterwakilan di DPRD Provinsi DIY.
“Untuk DPRD Provinsi, kita targetkan minimal bertambah dua kursi menjadi 8 kursi. Fokus kita adalah memperebutkan suara perempuan dan anak muda, yang tercermin dari komposisi pengurus kita yang kini 53 persen di antaranya adalah perempuan,” papar Umaruddin.
Ia juga menegaskan pentingnya loyalitas dan kinerja kader. Pengurus yang tidak produktif akan dievaluasi secara ketat setiap bulan, karena pengabdian di PKB harus diniatkan sebagai ibadah.
Mengambil filosofi pohon kelapa, Umaruddin berpesan agar seluruh potensi kader dirangkul karena setiap bagian memiliki manfaat bagi organisasi.
Konsolidasi dilanjutkan dengan sesi penguatan ideologi dan sosialisasi Muscab, guna memastikan setiap langkah politik kader di DIY tetap berlandaskan nilai-nilai perjuangan partai.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: