Purbaya Lantik 40 Pejabat Ditjen Pajak dalam Rangka Pembenahan Organisasi

- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 43 pejabat, dengan 40 dari Ditjen Pajak dan tiga dari Ditjen Anggaran, sebagai bagian dari strategi pembenahan organisasi dan penempatan orang terbaik di posisi strategis.
- Rotasi mencakup posisi eselon II seperti Sekretaris Ditjen (Nurbaeti Munawaroh), Direktur Pemeriksaan dan Penagihan (Irawan), serta Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan (Eureka Putra), hingga kepala kantor wilayah di seluruh Indonesia.
- Purbaya menegaskan rotasi akan terus berjalan di DJP dan DJBC sebagai hal lumrah, dengan jaminan pejabat yang berkinerja baik akan dipromosikan ke tempat lebih baik guna mengamankan kinerja penerimaan perpajakan.
, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 43 pejabat dari dua unit eselon I Kementerian Keuangan pada Jumat, 6 Februari. Sebanyak 40 pejabat berasal dari Direktorat Jenderal Pajak, sementara tiga sisanya dari Direktorat Jenderal Anggaran.
Purbaya menegaskan pelantikan ini bagian dari strategi pembenahan organisasi dengan menempatkan orang-orang terbaik di posisi strategis pada waktu yang tepat.
“Ini adalah bagian dari strategi pembenahan organisasi dengan menempatkan orang-orang terbaik di tempat strategis dan di saat yang tepat,” kata Purbaya dalam pidatonya.
Ia menambahkan rotasi pejabat akan terus berjalan di Ditjen Pajak. Ditjen Bea dan Cukai juga akan menjalani hal yang sama.
“Ini akan terus terjadi. Rotasi di DJP dan DJBC adalah hal yang lumrah. Ketika Anda menunjukkan kinerja yang baik, pasti akan dipromosikan di tempat yang lebih baik lagi. Jadi jangan takut, jangan putus asa. Ini adalah hal biasa,” ujar Purbaya.
Di lingkungan Ditjen Pajak, 40 pejabat yang dilantik tersebar di berbagai posisi strategis. Nurbaeti Munawaroh menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal, sementara Irawan diangkat sebagai Direktur Pemeriksaan dan Penagihan.
Eureka Putra dipercaya memimpin Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan. Ihsan Priyawibawa mengisi posisi Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus. Heru Narwanta ditunjuk sebagai Direktur Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur.
Sejumlah posisi kepala kantor wilayah juga mengalami pergantian. Eka Sila Kusna Jaya memimpin Kanwil DJP Jakarta Timur, Hestu Yoga Saksama untuk Jawa Barat II, Arif Yanuar di Jawa Tengah I, dan Sekti Widihartanto untuk Papua, Papua Barat, dan Maluku.
Posisi direktorat lainnya diisi oleh Rosmauli sebagai Direktur Peraturan Perpajakan I, Samingun di Direktorat Penegakan Hukum, Inge Diana Rismawanti memimpin Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat.
Eddi Wahyudi ditunjuk sebagai Direktur Data dan Informasi Perpajakan, Mukhammad Faisal Artjan memimpin Direktorat Transformasi Proses Bisnis, dan Dwi Astuti mengisi posisi Direktur Perpajakan Internasional.
Tiga tenaga pengkaji bidang juga ditetapkan. Kurniawan Nizar untuk pelayanan perpajakan, Samon Jaya untuk ekstensifikasi dan intensifikasi pajak, serta Syamsinar untuk pembinaan dan penertiban SDM.
R. Dasto Ledyanto diangkat sebagai Kepala Kanwil DJP Wajib Pajak Besar. Arif Mahmudin Zuhri memimpin Jakarta Selatan I, Imam Arifin untuk Jakarta Selatan II.
Kepala kanwil wilayah luar Jawa juga mengalami rotasi. Ahmad Djamhari memimpin Aceh, Belis Siswanto untuk Sumatera Utara I, Dionysius Lucas Hendrawan di Sumatera Utara II. YFR. Hermiyana mengisi posisi Kepala Kanwil Riau, Mekar Satria Utama di Kepulauan Riau.
Tarmizi memimpin Sumatera Barat dan Jambi, Retno Sri Sulistyani untuk Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, Sigit Danang Joyo di Bengkulu dan Lampung.
Kindy Rinaldy Syahrir diangkat sebagai Kepala Kanwil Jakarta Pusat. Yunirwansyah memimpin Jawa Barat I, Max Darmawan untuk Jawa Timur I, Arridel Mindra di Jawa Timur II, dan Lindawaty untuk Jawa Timur III.
Wilayah Kalimantan diisi oleh Dudi Efendi Karnawidjaya untuk Kalimantan Barat, Anton Budhi Setiawan memimpin Kalimantan Selatan dan Tengah, Paryan di Kalimantan Timur dan Utara.
Imanul Hakim dipercaya memimpin Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara. Ardiyanto Basuki mengisi posisi Kepala Kanwil Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara. Judiana Manihuruk ditunjuk untuk Nusa Tenggara.
Sementara di Ditjen Anggaran, tiga pejabat yang dilantik adalah Riko Amir sebagai Direktur Anggaran Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan dan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara.
Didik Kusnaini menjabat Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Kurnia Chairi dipercaya memimpin Direktorat Harmonisasi Peraturan Penganggaran.
Pekan lalu, Purbaya juga telah melantik 31 pejabat di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai. Menurut menteri keuangan, rotasi di lingkungan DJP dan DJBC bertujuan untuk mengamankan kinerja penerimaan perpajakan.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: