TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Raksasa Tambang Dunia Peringatkan Krisis Pupuk 2035: Kalium Langka, Petani Global Harus Waspada

Poin Penting (3)
  • BHP Group memproyeksikan defisit pasar kalium global terjadi pada 2035, didorong pertumbuhan permintaan pupuk 2-3% per tahun yang tidak diimbangi pasokan baru yang memadai.
  • Proyek tambang kalium Jansen di Saskatchewan, Kanada, dijadwalkan beroperasi pertengahan 2027 dengan kapasitas awal 4,1 juta ton per tahun dan akan meningkat menjadi 8,5 juta ton pada fase kedua, dengan total investasi fase pertama mencapai US$8,4 miliar.
  • BHP menyasar Brasil, Asia Tenggara, China, India, dan AS sebagai pasar utama; Brasil saja diprediksi menyerap sekitar 20% permintaan kalium global.

Resolusi.co, Kanada – Perusahaan pertambangan terbesar di dunia, BHP Group, memperingatkan bahwa pasar kalium global akan menghadapi defisit serius pada 2035. Permintaan pupuk yang terus tumbuh, dipadukan dengan pasokan yang makin terbatas, menciptakan tekanan yang menurut BHP sudah terasa sejak sekarang.

Kepala divisi kalium BHP, Karina Gistelinck, menyampaikan proyeksi ini dalam sebuah wawancara di Brasil pada Selasa (24/3/2026).

“Kami memperkirakan pasar yang ketat, dengan tekanan signifikan pada sisi pasokan,” kata Karina Gistelinck.

Permintaan nutrisi tanaman atau pupuk berbasis kalium tumbuh antara 2% hingga 3% per tahun. Di luar proyek kalium milik BHP sendiri, tambahan pasokan dari sumber lain terhitung terbatas. Situasi ini makin diperparah oleh guncangan rantai pasok akibat perang di Timur Tengah, yang mendorong para petani di berbagai penjuru dunia bergegas mengamankan pupuk untuk musim tanam mereka.

Proyek Jansen di Provinsi Saskatchewan, Kanada, menjadi tumpuan utama strategi BHP di segmen ini. Tambang itu dijadwalkan mulai beroperasi pada pertengahan 2027 dengan kapasitas awal 4,1 juta ton per tahun. Pada fase kedua, yang ditargetkan berjalan di awal dekade berikutnya, produksi akan melonjak menjadi sekitar 8,5 juta ton.

Investasi untuk fase pertama Jansen bukan tanpa catatan pahit. BHP mengakui telah melampaui estimasi biaya awal secara signifikan, dengan total proyeksi investasi membengkak menjadi 8,4 miliar dolar AS.

Gistelinck berada di Brasil bukan tanpa alasan. Negara itu mengimpor hampir seluruh kebutuhan kaliumnya dari luar, dan diprediksi akan menyerap sekitar 20% dari total permintaan kalium global. BHP sedang mengubah perjanjian komersial awal yang sudah ada menjadi kontrak yang mengikat, sebelum Jansen benar-benar beroperasi.

Brasil adalah prioritas, tapi bukan satu-satunya. BHP juga mengincar Asia Tenggara, China, India, dan Amerika Serikat sebagai pasar utama untuk produksi kalium mereka ke depan.

Kalium adalah bahan baku utama pupuk yang tak bisa digantikan begitu saja. Jika proyeksi defisit 2035 itu benar terjadi, dampaknya bukan sekadar kenaikan harga di tingkat pedagang, tapi bisa menyentuh ketahanan pangan di negara-negara yang bergantung pada impor pupuk, termasuk banyak negara berkembang di Asia dan Afrika. Gistelinck sendiri menyebut kalium sebagai “bijih besi masa depan” bagi BHP, penanda betapa seriusnya taruhan perusahaan itu pada komoditas ini.