TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Terungkap, Aturan Tak Tertulis Ini Bikin Asuransi dan Dapen Takut Masuk Pasar Modal

Poin Penting (3)
  • Menkeu Purbaya sebut ada aturan tidak tertulis yang hambat perusahaan asuransi dan dana pensiun berinvestasi di saham, meski tidak merinci bentuknya
  • Pemerintah akan naikkan limit investasi dana pensiun dan asuransi di saham hingga 20 persen, tapi hanya untuk saham LQ45 yang tidak terindikasi gorengan
  • OJK akan perkuat pengawasan dan penegakan hukum secara masif untuk berantas praktik manipulasi pasar dan saham gorengan bersama aparat berwenang

Resolusi.co, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal hambatan yang selama ini membuat perusahaan asuransi dan dana pensiun enggan meningkatkan investasi di pasar modal. Purbaya menyebut ada aturan tidak tertulis yang membuat pelaku industri khawatir.

Meski begitu, Purbaya tidak merinci apa bentuk aturan tidak tertulis itu. Dia cuma menilai, regulasi formal yang ada sebenarnya sudah memberi ruang cukup untuk investasi di Surat Berharga Negara.

“Mungkin saya salah baca, tetapi mungkin mereka takut investasi saham akan ada perintah enggak tertulis. Saya akan cek dengan mereka kenapa, atau bisa enggak mereka tingkatkan ke bursa saham,” kata Purbaya, Sabtu (31/1/2026).

Purbaya meyakinkan pelaku industri bahwa tata kelola Bursa Efek Indonesia akan jauh lebih baik ke depan. Pemerintah, katanya, berkomitmen melakukan reformasi pasar saham untuk perkuat akuntabilitas dan kepercayaan investor.

Soal batas maksimal investasi di saham yang akan dinaikkan, perusahaan asuransi dan dana pensiun tidak perlu cemas. Sebab upaya pemberantasan saham gorengan akan jalan bersamaan.

“Harusnya saham goreng-gorengan enggak jelas akan semakin berkurang di bursa,” ujarnya.

Friderica Widyasari Dewi, Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, menegaskan otoritas akan perkuat pengawasan dan penegakan hukum di bursa. Penyelidikan terhadap saham-saham gorengan langsung dimulai.

“Penguatan pengawasan dan penegakan hukum dengan segera memulai penyelidikan goreng menggoreng saham atau memanipulasi pasar, tadi yang disampaikan oleh Pak Menko [Perekonomian Airlangga Hartarto], secara masif,” kata Friderica dalam konferensi pers, Sabtu (31/1/2026).

OJK akan berkolaborasi dengan aparat berwenang untuk tegakkan hukum yang memberikan efek jera. Selain itu, pengawasan terhadap perilaku pasar, termasuk influencer yang sering mempromosikan saham, juga akan diperkuat.

“Kami, OJK bersinergi dengan pemerintah dan stakeholders, akan mempercepat reformasi pasar modal, melalui pendekatan yang lebih holistik, mulai dari perbaikan kualitas emiten, dan saham yang diperdagangkan, peningkatan literasi dan perlindungan terhadap investor, terutama investor ritel, serta penegakan hukum yang tegas dan konsisten,” ujar Kiki, sapaan akrab Friderica.

Kebijakan ini tidak lepas dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Setelah pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang bikin IHSG anjlok dan memicu rentetan trading halt, pemerintah bergerak cepat.

Purbaya mengungkap, limit investasi dana pensiun dan asuransi di instrumen saham akan dinaikkan sampai 20 persen. Tapi kenaikan porsi investasi ini cuma untuk saham berkapitalisasi besar yang masuk LQ45 dalam 12 bulan terakhir.

“Kami akan bebaskan lagi ke 20%, tetapi di saham-saham yang tidak goreng-gorengan. Mungkin untuk pertama kita batasi di LQ45,” ujarnya.

Langkah menambah “bahan bakar” ini diharapkan bisa perbaiki kondisi pasar saham. Sejalan dengan itu, pemerintah dan otoritas akan terus bersihkan bursa dari praktik manipulasi harga dan spekulasi yang merugikan investor ritel.