TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Banjir dan Longsor Terjang Sumatra, Ribuan Korban Jiwa Berjatuhan

Poin Penting (3)
  • BNPB mencatat 1.016 korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra hingga 14 Desember 2025.
  • Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi provinsi dengan dampak terparah, dengan ratusan korban jiwa dan ratusan lainnya masih hilang.
  • Pemerintah terus mengintensifkan pencarian korban, penyaluran bantuan, dan penanganan pengungsi yang jumlahnya mencapai ratusan ribu jiwa.

Resolusi.co, Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra mencapai 1.016 jiwa. Data tersebut dihimpun hingga Minggu, 14 Desember 2025, seiring berlanjutnya proses pencarian korban oleh tim gabungan di lapangan.

BNPB menjelaskan, Provinsi Aceh menjadi daerah dengan korban meninggal terbanyak, yakni 424 jiwa. Sementara itu, Sumatra Utara mencatat 349 korban meninggal, disusul Sumatra Barat dengan 243 korban jiwa. Bencana hidrometeorologi ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan banjir besar dan longsor di sejumlah kabupaten dan kota.

Dalam sepekan terakhir, jumlah korban meninggal dunia terus bertambah. BNPB melaporkan adanya penambahan 66 korban jiwa sejak 8 hingga 13 Desember 2025, terutama dari wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang masih terdampak parah.

Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat 212 orang masih dinyatakan hilang. Rinciannya, 32 orang di Aceh, 90 orang di Sumatra Utara, dan 90 orang di Sumatra Barat. Tim SAR gabungan masih mengintensifkan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keamanan lokasi terdampak.

Jumlah warga terdampak bencana yang mengungsi mencapai 624.670 jiwa. Meski sebagian pengungsi memilih berpindah ke rumah keluarga atau kerabat, BNPB menegaskan mereka tetap tercatat sebagai pengungsi dan berhak menerima bantuan logistik serta layanan dasar.

Pemerintah pusat bersama kementerian, lembaga terkait, dan pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi penanganan darurat, percepatan distribusi bantuan, serta upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatra.