Biasanya Cerewet, Vicky Prasetyo Tiba-tiba Masuk Mobil Tanpa Sepatah Kata soal Uang Rp 700 Juta

- Vicky Prasetyo memilih bungkam dan langsung masuk mobil saat dikonfirmasi awak media soal tuntutan pengembalian uang Rp 700 juta dari Nunung Lusida terkait janji pencalonan kepala daerah Pilkada 2024 di Kabupaten Bandung Barat.
- Nunung mengaku menyerahkan uang tabungan masa tuanya itu setelah Vicky berjanji akan menggandeng mantan suaminya sebagai calon wakil bupati, dengan jaminan dana dikembalikan dalam tiga hari, janji yang hingga kini tidak dipenuhi.
- Nunung telah menempuh jalur kekeluargaan, melayangkan somasi resmi, dan akhirnya melaporkan Vicky Prasetyo ke Polres Cimahi setelah tidak ada itikad baik dari pihak Vicky untuk mengembalikan uang tersebut.
, JAKARTA – Vicky Prasetyo memilih tutup mulut. Ketika awak media mencoba mengkonfirmasinya soal tuntutan pengembalian uang Rp 700 juta dari Nunung Lusida, pria yang selama ini dikenal nyaris selalu siap bicara di depan kamera itu justru langsung masuk ke dalam mobilnya tanpa sepatah kata pun. Sikap itu terekam dalam tayangan Selebrita Heits, Senin (23/2/2026).
Kasus ini bermula dari janji politik yang tidak terpenuhi. Nunung Lusida, yang kala itu masih berstatus istri dari seorang laki-laki yang dijanjikan Vicky akan digandeng maju ke Pilkada 2024, menyerahkan uang Rp 700 juta sebagai modal pencalonan. Rencananya, suami Nunung akan didampingkan bersama Vicky sebagai calon wakil bupati di Kabupaten Bandung Barat.
“Waktu itu Vicky meminta uang sebesar Rp 700 juta kepada saya. Dengan janji akan menggandengkan suami saya, dijadikan pendamping dirinya sebagai calon Wakil Bupati di Kabupaten Bandung Barat,” ujar Nunung Lusida saat ditemui di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Nunung menuturkan uang itu merupakan tabungan masa tuanya yang ia korbankan setelah percaya pada janji Vicky bahwa dana itu hanya dipinjam selama tiga hari. Tapi tiga hari berlalu, berbulan-bulan berlalu, uang itu tak kunjung kembali.
Berbagai upaya penyelesaian sudah ia coba. Jalur kekeluargaan tak membuahkan hasil. Somasi resmi pun sudah dilayangkan melalui kuasa hukum. Langkah terakhir yang ia ambil adalah melaporkan Vicky Prasetyo ke Polres Cimahi.
“Sampai hari ini, sampai detik ini, tidak ada dipenuhinya uang tersebut untuk dikembalikan ke saya,” kata Nunung.
Dalam rekam jejak politiknya, Vicky Prasetyo memang pernah aktif mencoba peruntungan di ranah elektoral. Pada Pemilu Legislatif 2024, ia maju sebagai calon anggota DPR RI melalui dapil Jawa Barat VI yang mencakup Kota Depok dan Kota Bekasi, diusung Partai Perindo. Ia juga tercatat pernah mencalonkan diri sebagai Bupati Pemalang, Jawa Tengah, berpasangan dengan Muchamad Suwandi di bawah bendera PKB.
Yang membuat kasus ini terasa berat bagi Nunung bukan semata soal nominalnya. Dana sebesar itu bukan uang bisnis biasa, melainkan simpanan yang ia persiapkan untuk masa tuanya. Kehilangan uang itu bukan hanya kerugian finansial, tapi juga kehilangan jaring pengaman yang ia rajut bertahun-tahun.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: