Detik-Detik Teror Penembakan di Rumah Anggota DPRD, Pelaku Tutup Plat Motor dengan Plastik

- Pria berjaket hitam naik motor Vario hitam dengan plat tertutup plastik putih melepaskan tembakan di halaman rumah anggota Komisi A DPRD Jateng, Nur Fatwah, di Kedungwuni Timur, Pekalongan, Sabtu malam pukul 21.10 WIB
- Tembakan diarahkan ke suami korban, Amat Muzakhim alias Boim, yang sedang duduk di teras rumah namun meleset, pelaku langsung kabur ke arah utara setelah melepas satu tembakan dari jarak sekitar 10 meter
- Polisi mengamankan proyektil logam perak sepanjang 1 sentimeter di area garasi, memeriksa saksi, dan mengumpulkan rekaman CCTV untuk mengungkap motif dan identitas pelaku penembakan
, Pekalongan – Rumah anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Nur Fatwah, menjadi lokasi penembakan oleh pria tak dikenal. Peristiwa terjadi di Dukuh Capgawen, Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, Sabtu malam.
Suami Nur Fatwah, Amat Muzakhim alias Boim, menjadi saksi mata kejadian yang terjadi sekitar pukul 21.10 WIB itu. Saat itu, ia sedang duduk di teras rumah bersama rekannya.
Pelaku datang mengendarai sepeda motor Vario hitam dengan plat nomor yang ditutup plastik putih. Motor itu kemudian berputar balik di depan rumah.
“Dia putar balik di depan rumah, lalu nengok ke arah saya sambil menembak sekali,” kata Boim saat ditemui di rumahnya, Senin (16/2/2026).
Tembakan diarahkan ke Boim namun meleset. Jarak antara pelaku dengan korban diperkirakan hanya sekitar 10 meter.
Setelah melepaskan satu tembakan, pelaku langsung kabur dan memacu motornya ke arah utara. Boim sempat berniat mengejar namun mengurungkan niat karena tidak bersenjata.
“Saya tadinya mau ngejar, tapi mengingat saya tangan kosong, penembak kan bawa pistol, jadi urung niat saya,” ungkap Boim.
Polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim forensik menemukan satu proyektil logam berwarna perak sepanjang sekitar 1 sentimeter di area garasi rumah.
Dari hasil olah TKP, titik tembak berjarak sekitar 9,5 meter dari posisi korban duduk. Ini mengonfirmasi keterangan Boim tentang jarak pelaku saat melepas tembakan.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Barang bukti proyektil juga telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Polisi kini tengah mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Rekaman tersebut diduga merekam pergerakan pelaku sebelum dan sesudah aksi penembakan.
Motif penembakan masih dalam penyelidikan. Belum ada keterangan resmi apakah aksi ini terkait dengan aktivitas politik Nur Fatwah sebagai anggota DPRD Jateng atau ada motif lain di baliknya.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: