Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sabah Dini Hari, Nunukan dan Tarakan Ikut Bergetar

- Gempa M 7,1 mengguncang utara Sabah, Malaysia, pada Senin pukul 01.57 WITA, dengan episenter di laut sekitar 109 km timur laut Kota Kinabalu dan kedalaman 628 km.
- Guncangan dirasakan hingga Nunukan (III MMI) dan Tarakan (II MMI) di Kalimantan Utara, namun tidak menyebabkan kerusakan yang dilaporkan.
- BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Kalimantan Utara.
, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah utara Sabah, Malaysia, pada Senin dini hari, pukul 01.57 WITA. Meski pusatnya berada di negeri tetangga, getarannya terasa hingga sejumlah kota di Kalimantan Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di koordinat 6,94 derajat Lintang Utara dan 116,26 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 109 kilometer timur laut Kota Kinabalu. Gempa ini tergolong dalam karena hiposenternya berada di kedalaman sekitar 628 kilometer.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini dipicu oleh deformasi di dalam lempeng laut Filipina, dengan mekanisme pergerakan sesar geser naik atau oblique thrust-fault. Jenis gempa seperti ini umumnya tak menghasilkan pergerakan lantai laut yang cukup untuk memicu tsunami.
Di Nunukan, getaran dirasakan cukup jelas dengan skala intensitas III MMI. Warga merasakan lantai dan dinding rumah bergetar, seperti ada truk besar yang melintas.
Sementara itu, Tarakan mengalami guncangan yang lebih ringan pada skala II MMI. Hanya sebagian orang yang merasakan getaran, dan beberapa benda ringan yang tergantung tampak bergoyang.
Kedalaman gempa yang melampaui 600 kilometer menjadi faktor penting yang mereduksi dampaknya di permukaan. Energi yang merambat dari bawah begitu jauh cenderung tersebar dan melemah sebelum sampai ke atas.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata BMKG dalam keterangannya.
Pernyataan itu memberi kepastian bagi warga pesisir di Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan perairan Laut Sulawesi dan Selat Makassar.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: