Gerindra Turunkan Bendera Partai Usai HUT ke-18, Patuhi Arahan Prabowo

- Partai Gerindra copot bendera dan spanduk usai HUT ke-18 sejak Sabtu malam untuk menjaga kebersihan lingkungan sesuai arahan pimpinan pusat
- Kebijakan ini sejalan dengan gerakan ASRI yang digagas Prabowo Subianto untuk ciptakan lingkungan aman, sehat, resik, dan indah
- Sekjen Gerindra Sugiono minta maaf atas atribut yang berpotensi ganggu kenyamanan pengguna jalan dan perintahkan pencopotan segera
, Jakarta – Partai Gerindra mulai menurunkan bendera dan spanduk yang dipasang di sejumlah ruas jalan usai perayaan HUT ke-18. Pencopotan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan.
Ahmad Riza Patria, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, membenarkan kabar tersebut. Dia bilang pencopotan sudah dimulai sejak Sabtu malam.
“Ya betul, sudah mulai dicopot sejak malam ini bendera dan spanduk Partai Gerindra yang dipasang untuk memperingati ulang tahun Gerindra ke-18,” ujar Riza, Minggu kemarin.
Pencopotan atribut ini dilakukan sesuai arahan pimpinan pusat partai. Riza menjelaskan kebijakan itu sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto menciptakan lingkungan bersih dan tertata.
“Diminta Sekjen Gerindra untuk dicopot karena acaranya sudah selesai, agar lingkungan kita bersih dan rapi. Terlebih Bapak Prabowo menggagas gerakan ASRI, yaitu aman, sehat, resik, dan indah,” katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono sudah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait banyaknya atribut partai yang terpasang di jalan menjelang perayaan HUT.
Sugiono mengakui keberadaan bendera dan spanduk berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
“Hari ini kami merayakan ulang tahun ke-18. Kami mohon maaf jika ada yang merasa terganggu dengan atribut dan bendera-bendera. Malam ini kami perintahkan kepada seluruh jajaran untuk membersihkan,” ujar Sugiono, Jumat lalu.
Dia bilang pemasangan atribut merupakan bentuk semangat dan kegembiraan para kader Gerindra yang sudah lama berjuang memenangkan Prabowo Subianto. Tapi partai tetap memerintahkan seluruh jajaran segera membersihkan atribut itu.
Gerakan ASRI yang digagas Prabowo menjadi landasan kebijakan pencopotan bendera ini. Gerakan tersebut mengacu pada prinsip aman, sehat, resik, dan indah untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Langkah Gerindra ini cukup cepat. Biasanya atribut partai bisa terpasang berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu setelah perayaan.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: