TODAY'S RECAP
Hisab Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026Menag Nasaruddin Umar Tiba di Hotel Borobudur untuk Pimpin Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 HAngga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Ternyata Laki-lakiPrediksi Monaco vs PSG Leg 1 Playoff Liga Champions: Duel Sesama Prancis di Stade Louis IIHarga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Turun pada Selasa 17 Februari 2026Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan HilalMUI Bicara soal Sahur On The Road dan Kentongan: Ada Batasnya, Ini AturannyaTerseret Ombak, Pelajar 17 Tahun Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Pantai PandeglangPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarHisab Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026Menag Nasaruddin Umar Tiba di Hotel Borobudur untuk Pimpin Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 HAngga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Ternyata Laki-lakiPrediksi Monaco vs PSG Leg 1 Playoff Liga Champions: Duel Sesama Prancis di Stade Louis IIHarga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Turun pada Selasa 17 Februari 2026Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan HilalMUI Bicara soal Sahur On The Road dan Kentongan: Ada Batasnya, Ini AturannyaTerseret Ombak, Pelajar 17 Tahun Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Pantai PandeglangPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarHisab Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026Menag Nasaruddin Umar Tiba di Hotel Borobudur untuk Pimpin Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 HAngga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Ternyata Laki-lakiPrediksi Monaco vs PSG Leg 1 Playoff Liga Champions: Duel Sesama Prancis di Stade Louis IIHarga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Turun pada Selasa 17 Februari 2026Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan HilalMUI Bicara soal Sahur On The Road dan Kentongan: Ada Batasnya, Ini AturannyaTerseret Ombak, Pelajar 17 Tahun Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Pantai PandeglangPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarHisab Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026Menag Nasaruddin Umar Tiba di Hotel Borobudur untuk Pimpin Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 HAngga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Ternyata Laki-lakiPrediksi Monaco vs PSG Leg 1 Playoff Liga Champions: Duel Sesama Prancis di Stade Louis IIHarga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Turun pada Selasa 17 Februari 2026Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan HilalMUI Bicara soal Sahur On The Road dan Kentongan: Ada Batasnya, Ini AturannyaTerseret Ombak, Pelajar 17 Tahun Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Pantai PandeglangPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat Pilar

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

17 Februari 2026

Cari berita

Gubernur Jatim Apresiasi Penggerak Lingkungan: Pembangunan dan Pelestarian Harus Berjalan Beriringan

Poin Penting (3)
  • Gubernur Khofifah serahkan Penghargaan Lingkungan Hidup 2025 di Surabaya pada Senin (29/12) malam kepada desa, kelurahan, sekolah, pesantren, dan individu yang konsisten menjaga lingkungan.
  • Penghargaan mencakup berbagai kategori seperti BERSERI (10 desa/kelurahan), Adiwiyata (280 sekolah), Eco Pesantren (3 pondok), ProKlim (3 RW), dan PFLH untuk individu pegiat lingkungan.
  • Khofifah tekankan pembangunan berkelanjutan harus seimbang antara ikhtiar ekologis, etika, dan spiritual, dengan 115 desa terima reward kendaraan roda tiga plus peresmian Masjid Nurul Hayat DLH Jatim.

Resolusi.co, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi menyerahkan Penghargaan Lingkungan Hidup Tahun 2025 dalam acara yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur di Surabaya pada Senin (29/12/2025) malam. Agenda strategis ini menjadi langkah Gubernur Khofifah untuk memperkuat semangat kolektif dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga berorientasi pada pelestarian lingkungan yang berkeadaban.

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pelestarian lingkungan hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari filosofi pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila dijalankan secara seimbang antara ikhtiar ekologis dengan penguatan nilai etika serta spiritual.

“Pembangunan Jawa Timur harus bertumpu pada keseimbangan antara kepedulian terhadap lingkungan hidup dan pembangunan karakter. Dari sinilah nilai keberlanjutan dan keberadaban itu bertemu,” ujar Khofifah.

Gubernur juga tidak memungkiri bahwa Jawa Timur masih menghadapi tantangan lingkungan yang kompleks. Berbagai permasalahan mulai dari dampak perubahan iklim, pengelolaan sampah, krisis air bersih, degradasi lahan, hingga pencemaran sungai dan laut masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

“Harapan besar justru lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Dari kesadaran individu, tumbuh gerakan bersama untuk menjaga lingkungan hidup,” ungkap Khofifah dengan penuh keyakinan.

Meski demikian, ia tetap optimis melihat banyaknya inovasi lokal dan praktik baik yang muncul dari akar rumput. Kesadaran individu yang tumbuh menjadi gerakan kolektif dinilai menjadi modal penting dalam mengatasi berbagai tantangan lingkungan yang ada.

Penghargaan Lingkungan Hidup Tahun 2025 diberikan kepada berbagai elemen masyarakat yang dinilai memiliki komitmen luar biasa dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penerima penghargaan mencakup tingkat desa dan kelurahan, komunitas, lembaga pendidikan, pesantren, hingga individu pegiat lingkungan.

Khofifah menyampaikan apresiasi atas keteladanan dan kontribusi nyata para penerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan justru menjadi fondasi penting bagi pembangunan jangka panjang.

“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi pengakuan atas komitmen dan konsistensi. Para penerima telah menunjukkan bahwa pembangunan dan kelestarian lingkungan bukan dua hal yang saling meniadakan, melainkan harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Pada Kategori Desa/Kelurahan Bersih dan Lestari Terbaik Tahun 2025, penghargaan diraih oleh sejumlah wilayah di antaranya Desa Sumberdem Kabupaten Malang, Kelurahan Kebonsari Kabupaten Tuban, Kelurahan Babatan Kota Surabaya, Desa Munjungan Kabupaten Trenggalek, dan Kelurahan Rogotrunan Kabupaten Lumajang.

Apresiasi juga diberikan kepada Desa Tertek Kabupaten Kediri, Kelurahan Manukan Kulon Kota Surabaya, Kelurahan Bakalan Kota Pasuruan, Desa Ketanen Kabupaten Gresik, serta Kelurahan Sananwetan Kota Blitar.

Untuk Kategori Program Kampung Iklim Utama, penghargaan diberikan kepada RW 001 Winongo Kota Madiun, RW 04 Sumberrejo Kota Surabaya, serta RW 02 Sukomulyo Kabupaten Gresik yang dinilai konsisten melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat tapak.

Pada Kategori Sekolah Adiwiyata Provinsi, prestasi diraih oleh SMKN 2 Kota Mojokerto, SMPN 2 Taman Kabupaten Sidoarjo, dan SD Negeri Wonorejo 02 Kabupaten Madiun. Jawa Timur mencatatkan capaian membanggakan dengan memperoleh 280 Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025, terdiri dari 186 sekolah kategori Adiwiyata Nasional dan 94 sekolah kategori Adiwiyata Mandiri.

Nuansa religius dalam pelestarian alam juga tampak melalui Kategori Eco Pesantren yang diberikan kepada Pondok Pesantren Refah Islami Gresik, Pondok Pesantren Babussalam Jombang, dan Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Darul Fikri Anggaswangi Sidoarjo yang berhasil mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan praktik pelestarian lingkungan.

Kategori Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup diberikan kepada Kelompok Pecinta Alam Bala Daun Mertasari Pasuruan, Hj. Maftuhah Mustiqowati dari Jombang sebagai Pembina Lingkungan, serta Moh. Rasid dari Probolinggo sebagai Perintis Lingkungan yang telah lama berkontribusi dalam gerakan pelestarian alam.

Sebagai informasi, di bidang Sekolah Adiwiyata, Jawa Timur berhasil memperoleh 94 Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan 186 Penghargaan Adiwiyata Nasional. DLH Provinsi Jawa Timur juga membina Program Desa/Kelurahan Bersih dan Lestari yang telah menetapkan 180 desa, dengan 115 desa di antaranya menerima reward kendaraan roda tiga sebagai insentif pengelolaan lingkungan.

DLH Provinsi Jawa Timur juga menjalankan pembinaan pengelolaan sampah berbasis pesantren melalui program Eco Pesantren. Program inovatif ini mengintegrasikan pendidikan agama dengan kesadaran lingkungan, menciptakan generasi santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga peduli terhadap kelestarian alam.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Nurkholis, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang dibangun secara berkelanjutan sepanjang tahun 2025.

“Penghargaan ini adalah buah dari proses panjang pembinaan dan pendampingan. Sepanjang 2025, kami membina ratusan desa, kelurahan, sekolah, hingga pesantren agar pengelolaan lingkungan menjadi budaya, bukan sekadar program,” ujar Nurkholis.

Selain penyerahan penghargaan, Gubernur Khofifah juga meresmikan dua fasilitas penting di lingkungan kantor DLH Jawa Timur, yakni Masjid Nurul Hayat dan Gedung Utama yang telah selesai direvitalisasi. Masjid yang diberi nama oleh Gubernur Khofifah ini dibangun dalam waktu sembilan bulan sembilan hari dengan luas 225 meter persegi.

Menutup sambutannya, Khofifah mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, meningkatkan pengelolaan sampah, serta aktif memantau perkembangan cuaca sebagai bagian dari mitigasi bencana. Menurutnya, penghargaan lingkungan hidup merupakan pengakuan atas kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam sekaligus keselamatan masyarakat Jawa Timur di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.