TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Investor Berburu INDS! Saham Indospring Terbang 145%, Ada Apa?

Poin Penting (3)
  • Saham INDS melonjak 145,58% YtD menjadi Rp555 per saham, didorong antisipasi pembagian dividen semester I/2026
  • Efisiensi operasional diperkuat melalui akuisisi aset dari anak usaha senilai Rp3,01 miliar dan kontrak sewa kantor dengan induk perusahaan
  • Rekam jejak dividen positif dengan pembagian Rp52,49 miliar atau Rp8 per saham tahun lalu menjadi daya tarik investor

Resolusi.co, JAKARTA – Saham PT Indospring Tbk. (INDS), produsen komponen otomotif, mencatat lonjakan signifikan di tengah ekspektasi pasar terhadap pembagian dividen pada paruh pertama 2026.

Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham INDS per hari ini berada di level Rp555 per lembar. Angka tersebut menunjukkan kenaikan tajam sebesar 145,58% sejak awal tahun atau year to date (YtD).

Kenaikan nilai saham ini sejalan dengan upaya perusahaan meningkatkan efisiensi operasional. Pada Desember 2025, INDS mengumumkan pembelian aset dari anak usahanya, PT Indobaja Primamurni (IBPM).

Transaksi afiliasi tersebut meliputi delapan mesin dan empat komputer bekas senilai Rp3,01 miliar (belum termasuk PPN) untuk mendukung kegiatan produksi. Tahun ini, INDS juga mengamankan kontrak sewa kantor dengan induk perusahaannya, PT Indoprima Investama (IIV), yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.

Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi menilai pergerakan harga saham INDS bukan semata-mata didorong oleh pengalihan aset. Menurut dia, lonjakan tersebut lebih mencerminkan antisipasi pasar terhadap kemungkinan pembagian dividen dan penyesuaian valuasi ulang.

“Investor cenderung mengantisipasi pembagian dividen dan re-rating valuasi saham, mengingat pada semester pertama 2026 terdapat beberapa sentimen positif seperti rilis laporan keuangan, dividen, dan pemulihan sektor otomotif,” ujar Wafi, Kamis (15/1/2026).

Respons positif pasar juga didukung oleh rekam jejak perseroan dalam membagi keuntungan kepada pemegang saham. Tahun lalu, INDS membagikan dividen tunai sebesar Rp52,49 miliar atau setara Rp8 per saham.

Selain itu, manajemen perusahaan juga mengalokasikan cadangan wajib senilai Rp1,5 miliar dan mencatat saldo laba sebesar Rp15,59 miliar.