Kapolri Apresiasi Ojol dan Buruh sebagai Sabuk Kamtibmas, Minta Jadi Mitra Strategis

- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ucapkan terima kasih kepada ojol dan buruh yang senantiasa membersamai Polri jaga kamtibmas kondusif saat pimpin apel di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang (8/3/2026), minta keduanya terus jadi "sabuk kamtibmas" yang jadi pelopor dan teladan jaga ketertiban dan keamanan
- Kapolri minta ojol dan buruh jadikan Polri sebagai sahabat dan mitra strategis jaga stabilitas kamtibmas untuk dukung visi Indonesia Emas 2045, sambil tekankan peran penting keduanya jaga stabilitas ekonomi nasional di mana buruh jadi penggerak roda produksi dan ojol jadi penghubung UMKM-konsumen dorong perputaran ekonomi sektor menengah ke bawah
- Pemerintah sesuaikan UMP 2026, perkuat program jaminan kehilangan pekerjaan dan jaminan kecelakaan kerja, Polri sediakan akses RS Bhayangkara untuk layanan kesehatan ojol dan buruh, dan kembangkan Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda/Polres wilayah padat industri dengan kemampuan setara pusat untuk selesaikan masalah hubungan industrial dengan cepat dan tepat
, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengemudi ojek online dan buruh yang selalu bersama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolri berharap ojol dan buruh terus menjadi sabuk kamtibmas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan buruh dan pengemudi ojek online yang senantiasa membersamai Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Teruslah menjadi ‘sabuk kamtibmas’ yang mampu menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga ketertiban serta keamanan, sehingga situasi yang nyaman dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” kata Kapolri saat memimpin apel ojol dan buruh kamtibmas di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Minggu 8 Maret 2026.
Kapolri meminta ojol dan buruh untuk menjadikan Polri sebagai mitra strategis. Kolaborasi itu dilakukan semata-mata untuk mendukung visi Indonesia 2045.
“Jadikan Polri sebagai sahabat dan mitra strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas tetap kondusif, sehingga dapat mendukung tercapainya visi ‘Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045’,” ujar Kapolri.
Kapolri dalam kesempatan itu menekankan mengenai peran penting buruh dan ojol dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Buruh dinilai menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.
“Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” kata Kapolri.
Kapolri menyampaikan pemerintah juga telah melakukan penyesuaian UMP 2026 guna meningkatkan kesejahteraan buruh. Selain itu, kata dia, pemerintah juga memperkuat program jaminan kehilangan pekerjaan dan manfaat jaminan kecelakaan kerja.
“Apabila diperlukan, Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun rekan-rekan ojek online,” imbuh Kapolri.
Sejalan dengan komitmen itu, Kapolri juga mengatakan pihaknya telah mengembangkan Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda maupun Polres, terutama di wilayah padat industri. Langkah ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan di berbagai daerah Indonesia.
“Desk ini memiliki kemampuan setara tingkat pusat, sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” kata Kapolri.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: