Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Lebih dari 100 Ribu Jemaah Memadati Stadion

- Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (8/2/2026) pagi dan disambut lebih dari 100 ribu jemaah.
- Prabowo tiba pukul 06.47 WIB dengan Maung Limousine Garuda RI-1, disambut Rais 'Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Sekjen PBNU Gus Ipul.
- Kehadiran presiden didampingi sejumlah pejabat tinggi dan dinilai sebagai simbol sinergi pemerintah dengan ulama untuk menjaga stabilitas sosial dan kemajuan bangsa.
, Malang – Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026) pagi. Kedatangan kepala negara disambut lebih dari 100 ribu jemaah yang memadati lapangan hingga tribun stadion.
Prabowo tiba pada pukul 06.47 WIB mengenakan baju koko putih dan peci hitam. Mobil kepresidenan Maung Limousine Garuda RI-1 membawa Prabowo langsung menuju titik acara.
Rais ‘Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyambut langsung kedatangan presiden. Ribuan jemaah yang duduk bershaf di lapangan dan tribun kompak melantunkan salawat dengan antusias.
Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara. Di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Sejumlah menteri juga sudah lebih dulu hadir di lokasi. Mereka adalah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menag Nasaruddin Umar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Wagub Jatim Emil Dardak.
Menurut keterangan Biro Pers Istana, acara Mujahadah Kubro ini menjadi simbol kekuatan dan refleksi NU sebagai kekuatan sosial keagamaan bangsa. Kehadiran Prabowo dinilai sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong kemajuan bangsa.
Peringatan satu abad NU menjadi momentum penting bagi organisasi Islam terbesar di Indonesia untuk merefleksikan peran mereka di tengah tantangan global. Acara yang digelar di pagi hari ini menunjukkan kuatnya ikatan antara negara dan kelompok keagamaan dalam menjaga persatuan nasional.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: