Prabowo Tetapkan Nuzulul Quran 17 Ramadan Digelar di Istana Negara Jakarta

- Presiden Prabowo memutuskan peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadan digelar di Istana Negara Jakarta, mengesampingkan opsi Masjid Istiqlal dan Istana Garuda IKN.
- Keputusan disampaikan Menag Nasaruddin Umar usai menemui Prabowo di Istana Kepresidenan, Rabu (4/3/2026).
- Prabowo dan seluruh menteri Kabinet Merah Putih juga dijadwalkan membayar zakat kepada Baznas di Istana Negara.
, Jakarta – Perdebatan soal lokasi peringatan Nuzulul Quran tahun ini akhirnya tuntas. Presiden Prabowo Subianto sudah memberi arahan langsung, acara digelar di Istana Negara, Jakarta.
Kepastian itu disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar usai menemui Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Rabu (4/3/2026).
“Saya baru saja menghadap Bapak Presiden untuk membicarakan persiapan Nuzulul Quran. Jadi, insyaallah Nuzulul Quran yang akan dilaksanakan di Jakarta tepatnya di Istana Negara,” kata Nasaruddin Umar.
Sebelumnya, tiga opsi lokasi sempat mengemuka dalam pembahasan internal. Masjid Istiqlal, Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara, dan Istana Negara Jakarta masing-masing pernah dipertimbangkan sebagai kandidat.
“Kami bicarakan juga mengenai teknis karena banyak alternatif apakah di IKN, apakah di Istiqlal, apakah di Istana. Bapak Presiden memberi petunjuk kita lakukan di Istana Negara,” ujar Nasaruddin.
Pilihan Istana Negara sekaligus menegaskan bahwa momentum Ramadan kali ini tetap berpusat di Jakarta, bukan di IKN yang secara politis kerap dijadikan panggung simbolik pemerintahan.
Selain soal Nuzulul Quran, pertemuan itu juga membahas jadwal pembayaran zakat. Nasaruddin memastikan Prabowo beserta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih akan menunaikan zakat melalui Baznas di Istana Negara.
“Kami juga membicarakan tentang pembayaran zakat untuk Bapak Presiden beserta para pejabatnya, itu juga kita akan jadwalkan di Istana Negara,” tambahnya.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: