Puncak Mudik Gilimanuk Diperpanjang Gara-gara Nyepi, Ini Jadwal Penutupan Pelabuhan

- ASDP prediksi puncak mudik nasional H-3 sampai H-1 (mulai 18 Maret 2026), namun Gilimanuk-Ketapang berbeda karena berbarengan Nyepi, puncak mudik diperpanjang hingga penutupan pelabuhan tanggal 19 Maret, puncak arus balik H+4 sampai H+6 (26-28 Maret 2026)
- Jadwal penutupan pelabuhan berdasarkan SKB pemerintah: Gilimanuk tutup 19 Maret pukul 05.00 sampai 20 Maret pukul 06.00, Ketapang tutup 18 Maret pukul 17.00 sampai 20 Maret pukul 06.00
- Corporate Secretary ASDP Windy Andale imbau pemudik perhatikan kesiapan diri dan kendaraan, beli tiket jauh-jauh hari, pantau update Instagram @asdp191 dan contact centre ASDP, antrean Selasa pagi capai 20 kilometer dari Kecamatan Melaya, kondisi membaik setelah ASDP tambah 35 kapal operasional per hari
, Jakarta – Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale mengungkapkan prediksi puncak arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. Informasi ini disampaikan dalam Breaking News KompasTV, Selasa (17/3/2026).
“Jadi kalau secara nasional sebetulnya kami memprediksi peningkatan arus mudik itu akan terjadi di H-3 sampai dengan H-1 atau mulai di besok ya, tanggal 18 Maret (2026). Namun memang case di Ketapang-Gilimanuk ini sedikit berbeda karena kebetulan berbarengan dengan perayaan Hari Raya Nyepi,” ujarnya.
“Jadi memang antisipasi kami peak (puncak) dari traffic (lalu lintas) mudik di Gilimanuk-Ketapang ini kemungkinan sampai dengan tanggal penutupan pelabuhan, yaitu di tanggal 19 Maret untuk di pelabuhan Gilimanuk.”
Untuk puncak arus balik, Windy menyebut pihaknya memprediksi akan terjadi di H+4 sampai H+6 Idulfitri 2026.
“Kemungkinan terjadi di H+4 sampai dengan H+6 atau di tanggal 26 sampai dengan 28 Maret (2026),” sebutnya.
Windy juga menjelaskan jadwal penutupan Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk saat Nyepi yang jatuh pada tanggal 19-20 Maret 2026.
“Jadi, berdasarkan dengan SKB (surat keputusan bersama) yang dikeluarkan oleh pemerintah di periode Angkutan Lebaran tahun 2026 ini, penutupan Pelabuhan Gilimanuk terkait dengan pelaksanaan upacara Nyepi itu akan dilakukan tanggal mulai dari 19 Maret 2026 pukul 5.00 pagi sampai dengan 20 Maret 2026 pukul 6.00 pagi,” ungkapnya.
“Sementara dari sisi Ketapang, penutupan pelabuhan akan dilakukan di tanggal 18 Maret jam 17.00 sore sampai dengan 20 Maret di jam 6.00 pagi.”
Mengingat adanya antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk pada masa arus mudik Idulfitri dan Nyepi, Windy mengimbau pemudik memperhatikan kesiapan diri dan kendaraan.
“Dari kami imbauannya adalah untuk para pemudik bisa memperhatikan kesiapan diri maupun kendaraan dengan optimal dan melakukan perencanaan perjalanan dengan baik pula,” ujarnya.
Ia menyarankan para pemudik mengantisipasi kondisi di pelabuhan maupun antrean sekitar pelabuhan dengan mengikuti update akun Instagram resmi ASDP, @asdp191, maupun contact centre ASDP.
“Harapannya pengguna jasa bisa melakukan perencanaan dengan matang sehingga jika memang masih mengalami antrean, ini bisa terkelola dengan baik,” ucapnya.
Windy mengimbau pemudik yang ingin menyeberang melakukan pembelian tiket jauh-jauh hari atau sebelum tiba di pelabuhan.
“Dan memastikan juga kesesuaian data penumpang, data diri dengan data yang tertera di tiketnya,” katanya.
KompasTV memberitakan, antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali masih terjadi hingga Selasa pagi ini. Menurut laporan jurnalis KompasTV Sintha Prama Dewi yang melaporkan langsung di lapangan, Selasa, antrean kendaraan untuk memasuki area pelabuhan sudah terjadi dari wilayah Kecamatan Melaya, Jembrana, atau berjarak sekitar 20 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.
Kondisi ini disebut jauh lebih baik daripada hari sebelumnya setelah pihak PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) menambah operasional kapal sebanyak 35 kapal per hari.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: