Semeru Erupsi Pagi Ini, Abu Vulkanik Mencapai Ketinggian 1.000 Meter

- Gunung Semeru erupsi Jumat pagi pukul 07.42 WIB dengan kolom abu setinggi 1.000 meter mengarah ke utara dan timur laut
- Warga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah dan 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan
- Sepanjang 2026, Semeru sudah meletus 300 kali dengan status masih di level Siaga (Level III)
, Lumajang – Gunung Semeru di Lumajang kembali memuntahkan material vulkanik pada Jumat pagi, 13 Februari 2026, tepat pukul 07.42 WIB. Kolom abu teramati menjulang hingga 1.000 meter dari puncak, atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat warna abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah semburan mengarah ke utara dan timur laut.
Letusan pagi ini terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter. Durasi gempa tercatat 133 detik.
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak,” kata Sigit Rian, petugas Pos Pantau Gunung Semeru.
Sigit juga memperingatkan warga dan wisatawan untuk tidak beraktivitas di radius 5 kilometer dari kawah. Zona ini dinilai rawan terhadap lontaran batu pijar.
Warga diminta waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sejumlah aliran sungai yang berhulu di puncak. Sungai-sungai kritis yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Larangan aktivitas juga diberlakukan di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.
Catatan PVMBG menunjukkan Semeru sudah meletus 300 kali sepanjang 2026. Artinya, rata-rata terjadi lebih dari enam kali letusan setiap hari.
Hingga pukul 07.59 WIB tadi, status Semeru masih ditetapkan Siaga atau Level III.
Data pemantauan periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB mencatat 24 kali gempa letusan dengan amplitudo 15 hingga 22 milimeter. Lama gempa berkisar 50 sampai 153 detik.
Selain itu, tercatat tiga kali gempa guguran dengan amplitudo 2 hingga 15 milimeter dan durasi 48 sampai 82 detik.
Semeru adalah gunung api paling aktif di Jawa Timur dan terus menunjukkan perilaku vulkanik yang tinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: