TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Subulussalam Rugi Rp52,9 Miliar Akibat Banjir, Dua Sekolah Terpaksa Direlokasi

Poin Penting (3)
  • Banjir di Subulussalam menelan satu korban jiwa dan merusak dua sekolah dasar, sehingga keduanya harus direlokasi karena mengalami kerusakan parah.
  • Sejumlah infrastruktur vital rusak berat, termasuk tanggul penahan banjir, dua ruas jalan utama, serta lima jembatan gantung yang menjadi akses penghubung antardesa dan antarwilayah.
  • Total kerugian ditaksir mencapai Rp52,9 miliar, dengan pemerintah daerah tengah mengupayakan penanganan dan rehabilitasi untuk memulihkan akses dan mobilitas warga.

Resolusi.co, Banda Aceh —Bencana banjir yang melanda Kota Subulussalam beberapa hari terakhir menyisakan kerusakan berat pada berbagai infrastruktur vital. Selain menelan satu korban jiwa, banjir juga memporak-porandakan fasilitas pendidikan, jalan, hingga jembatan di sejumlah titik.

Wali Kota Subulussalam, M. Rasyid Bancin, mengungkapkan bahwa dua sekolah dasar mengalami rusak parah dan dipastikan harus direlokasi. Masing-masing berada di Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat, serta SDN Muara Batu-Batu di Kecamatan Rundeng.

“Kerugiannya mencapai puluhan miliar rupiah. Banyak sekali infrastruktur terdampak bencana hidrometeorologi ini, termasuk korban jiwa,” ujar Rasyid, Senin (1/12/2025).

Salah satu kerusakan signifikan terjadi pada tanggul penahan banjir di Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat. Dibangun pada 2012, struktur tersebut kini ambruk sebagian dan membutuhkan anggaran sekitar Rp9 miliar untuk perbaikan.

Tak berhenti di situ, dua ruas jalan juga dilaporkan mengalami kerusakan berat. Ruas Subulussalam–Runding di Desa Sikalondang rusak sepanjang 300 meter, sementara ruas jalan menuju makam Sultan Daulat mengalami kerusakan sepanjang 50 meter.

Kerusakan juga menjalar pada lima jembatan gantung di berbagai wilayah, antara lain jembatan Namo Kongker di Desa Tangga Besi (60 meter), jembatan Nantampuk di Desa Lae Mbersih (50 meter), serta jembatan Pegayo di Kecamatan Simpang Kiri sepanjang 70 meter. Beberapa penghubung vital menuju wilayah Krueng Luas, Trumon Timur, Aceh Selatan—seperti Tanah Tumbuh, Tualang, Lae Mate, dan Mendilam—juga ikut terdampak.

“Jembatan Sikalondang sepanjang 60 meter rusak berat dengan kerugian sekitar Rp500 juta. Jembatan di Dusun Mulia Desa Penanggalan Timur dan jembatan Suka Makmur juga mengalami kerusakan berat,” jelasnya.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Subulussalam mencatat total estimasi kerusakan infrastruktur mencapai Rp52,9 miliar. Pemerintah daerah kini tengah mengajukan dukungan penanganan dan rehabilitasi agar akses masyarakat segera kembali pulih.