Sule Keluarkan Bukti Mengejutkan, Singgung Safety Box yang Hilang Dokumennya

- Sule meminta Teddy Pardiyana mengembalikan dokumen aset anak-anaknya yang tercantum dalam surat pernyataan almarhum Lina Jubaedah, termasuk tanah, ruko, dan kos-kosan 32 pintu.
- Sule mengungkap beberapa dokumen penting hilang dari safety box setelah ada yang membukanya dua hari sebelum Putri Delina, termasuk surat kepemilikan kos-kosan yang kemudian muncul di tangan Teddy.
- Dana Rp5 miliar milik Rizky Febian dari almarhum Lina telah dibelikan aset properti termasuk rumah, kos-kosan, dan tanah yang kini dokumennya diminta Sule untuk dikembalikan.
, Jakarta – Sule kembali mengingatkan Teddy Pardiyana soal aset anak-anaknya yang belum dikembalikan. Ayah Rizky Febian itu meminta Teddy mengembalikan dokumen kepemilikan aset sebelum sibuk mengurus penetapan ahli waris mendiang Lina Jubaedah.
Melalui channel YouTube DIARY SULE FAMILY, Sule memperlihatkan surat pernyataan di atas materai dari kuasa hukum Lina. Dalam surat itu, Lina menyatakan seluruh harta bawaannya dari pernikahan dengan Sule diperuntukkan sepenuhnya untuk anak-anak mereka.
Aset yang dimaksud meliputi tanah dan ruko di Panyawangan untuk Putri Delina. Ada juga dana Rp5 miliar milik Rizky Febian di rekening Lina yang sudah dibelikan rumah di Villa Bandung Indah, rumah kos 32 pintu, dan tanah di Banjaran 99 tumbak serta di Cikoneng Ciamis 10 tumbak.
Sule juga mengingatkan surat pernyataan yang muncul tujuh hari setelah Lina meninggal. Dalam surat tersebut, Teddy menyatakan tidak akan menghaki aset yang tercantum dalam dokumen bermaterai itu.
Saat menjadi bintang tamu Rumpi: No Secret, Sule mengulangi peringatannya kepada Teddy.
“Bukan perjanjian, itu surat pernyataan dari almarhumah melalui lawyernya. Sudah ada kesepakatan bahwa saudara Teddy tidak akan menghaki di depan anak saya, di depan lawyer, tidak akan menghaki dan menyerahkan safety box karena itu kan di bank,” kata Sule
Safety box memang diserahkan. Tapi ada yang janggal.
Ketika Putri hendak membuka safety box tersebut, pihak bank menyampaikan sudah ada orang yang datang dua hari sebelumnya.
“Itu ada beberapa surat yang tidak ada. Surat kos-kosan, rumah di Panyawangan, sama ruko. Betul, tidak ada,” tegas Sule.
“Di pernyataan ini ada titipan dari almarhumah, uang Iky sebesar Rp5 miliar. Nah, yang Rp5 miliar itu dari surat pernyataan, Rp2 miliar dibelikan kos-kosan, selebihnya tanah dan juga rumah di Bandung Villa Indah. Uang Iky mutlak,” jelasnya.
Sule mengingatkan Teddy sendiri yang akhirnya keluar di depan media dengan membawa surat kos-kosan 32 pintu. Sekitar 2022, Teddy mengklaim punya hak atas kos-kosan tersebut.
Teddy keluar membawa sertifikat serta kertas yang dia sebut sebagai bukti transfer pembelian kosan Rp2 miliar.
“Surat (bukti pembelian kos-kosan yang hilang dari safety box) dipegang sama dia, karena kan di media dia memperlihatkan bahwa itu punya dia,” ucap Sule menyentil Teddy.
Menghadapi Teddy yang sibuk mengurus penetapan ahli waris Lina, Sule meminta untuk mengembalikan dulu surat-surat aset milik anak-anaknya.
“Balikin surat rumah di Panyawangan, surat ruko. Ya, kita mau menuduh ke siapa?” ungkap Sule.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: