TODAY'S RECAP
Prediksi Monaco vs PSG Leg 1 Playoff Liga Champions: Duel Sesama Prancis di Stade Louis IIHarga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Turun pada Selasa 17 Februari 2026Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan HilalMUI Bicara soal Sahur On The Road dan Kentongan: Ada Batasnya, Ini AturannyaTerseret Ombak, Pelajar 17 Tahun Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Pantai PandeglangPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarPrediksi Monaco vs PSG Leg 1 Playoff Liga Champions: Duel Sesama Prancis di Stade Louis IIHarga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Turun pada Selasa 17 Februari 2026Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan HilalMUI Bicara soal Sahur On The Road dan Kentongan: Ada Batasnya, Ini AturannyaTerseret Ombak, Pelajar 17 Tahun Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Pantai PandeglangPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarPrediksi Monaco vs PSG Leg 1 Playoff Liga Champions: Duel Sesama Prancis di Stade Louis IIHarga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Turun pada Selasa 17 Februari 2026Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan HilalMUI Bicara soal Sahur On The Road dan Kentongan: Ada Batasnya, Ini AturannyaTerseret Ombak, Pelajar 17 Tahun Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Pantai PandeglangPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarPrediksi Monaco vs PSG Leg 1 Playoff Liga Champions: Duel Sesama Prancis di Stade Louis IIHarga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Turun pada Selasa 17 Februari 2026Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan HilalMUI Bicara soal Sahur On The Road dan Kentongan: Ada Batasnya, Ini AturannyaTerseret Ombak, Pelajar 17 Tahun Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Pantai PandeglangPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat Pilar

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

17 Februari 2026

Cari berita

BEM Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Gelar Seminar Menggali Potensi Pemuda dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional

Poin Penting (3)
  • BEM FP USU bersama Pemuda Inspirasi Nusantara gelar seminar ketahanan pangan, menghadirkan empat narasumber dari akademisi, aktivis, dan organisasi pemuda.
  • Isu utama yang disorot: rendahnya minat pemuda menjadi petani, pentingnya regenerasi, inovasi, dan edukasi pertanian berkelanjutan.
  • Para pemateri menekankan aksi nyata pemuda, literasi pangan, pemanfaatan teknologi, serta pentingnya pendataan pupuk subsidi agar tepat sasaran.

Resolusi.co, Medan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Pemuda Inspirasi Nusantara menyelenggarakan seminar ketahanan pangan bertema ‘Menggali Potensi Pemuda dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional’ di Aula Soeratman, FP USU, Senin (24/11/2025) lalu.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari USU, yaitu Kepala Program Studi Agribisnis FP USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., dan Mantan Ketua BEM FP USU Periode 2023/2024, M. Rofiqul Firdaus Siregar, S.Agr.

Kemudian perwakilan Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia, Gregorius Saragih, S.Agr,. dan Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia Periode 2025/2026, Muzammil Ihsan.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BITRA Indonesia, Gregorius, menyoroti rendahnya minat pemuda terhadap profesi petani sebagaimana tercatat dalam Sensus Pertanian 2023.

“Hanya sekitar 21% petani di Indonesia berasal dari kalangan pemuda. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikan anak muda terhadap profesi petani masih sangat rendah,” katanya.

Padahal, dengan populasi pemuda yang lebih besar dibandingkan kelompok usia lanjut, generasi muda memegang peran krusial dalam proses regenerasi pelaku pertanian melalui inovasi dan teknologi guna mendukung ketahanan pangan.

Ia menekankan bahwa persoalan ini dipengaruhi oleh berbagai tantangan, seperti kurangnya edukasi pertanian dan adanya mispersepsi mengenai pekerjaan di sektor tersebut.

“Profesi petani itu mulia. Mereka yang menyediakan makanan bagi kita semua. Namun, kembali lagi, tantangannya adalah edukasi dan persepsi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mendorong praktik berkelanjutan dalam sektor pertanian.

“Pemuda harus dapat mendorong pertanian berkelanjutan dengan menggunakan pupuk, serta praktik yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Kepala Program Studi Agribisnis FP USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., turut menambahkan bahwa dalam sektor pertanian, pemuda kerap lebih banyak meminta atau mengharapkan fasilitas, padahal yang dibutuhkan adalah aksi nyata dalam menggerakkan arah ketahanan pangan bangsa.

“Pemuda harus turun langsung membantu masyarakat serta menghadirkan inovasi yang menjawab persoalan di lapangan,” katanya dalam rilis media, Rabu (26/11/2025) di Medan.

Ia mencontohkan sosok Kasim Arifin, tokoh pengabdian masyarakat asal Aceh yang dikenal atas dedikasinya dalam rehabilitasi hutan, pemberdayaan petani, dan pengembangan praktik pertanian berkelanjutan; serta William Kamkwamba, inovator muda dari Malawi yang membangun kincir angin sederhana untuk menyediakan listrik dan pompa air bagi desanya sehingga membantu menggerakkan aktivitas pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan
lokal.

“Kedua tokoh tersebut mengajarkan satu pesan penting: kegigihan, fokus pada solusi, dan empati yang kuat. Itulah ciri pemuda yang sesungguhnya pemuda yang menjadi agen solusi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menciptakan ekosistem kolaborasi untuk mendukung inovasi pertanian.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para mahasiswa, dosen, dan seluruh unsur pendukung dapat meningkatkan inovasi, terutama dalam rangka meningkatkan produktivitas hasil pertanian,” tambahnya.

Mantan Ketua BEM FP USU Periode 2023/2024, M. Rofiqul Firdaus Siregar, juga menyerukan pentingnya peran pemuda dalam mewujudkan ketahanan pangan, salah satunya melalui peningkatan literasi pangan dengan memanfaatkan media sosial. “Pemuda memiliki banyak peluang di dunia pangan. Saat ini banyak petani milenial yang menjadi pengaruh positif bagi adik-adik di FP untuk melakukan terobosan di bidang pertanian,” ujarnya.

Ia turut menyoroti masih minimnya pengetahuan sebagian kelompok tani terkait program pemerintah. “Banyak kelompok tani yang belum mengetahui adanya bantuan pemerintah, seperti diskon pupuk subsidi sebesar 20%,” imbuhnya.

Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia Periode 2025/2026, Muzammil Ihsan, juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Hari ini kita sangat mengapresiasi pemerintah melalui Pupuk Indonesia karena telah meningkatkan alokasi pupuk subsidi dari sekitar 4,5 juta ton menjadi sekitar 9,5 juta ton,” tutupnya.

Ia sekaligus mengingatkan pentingnya pendataan yang akurat. “Memastikan pupuk subsidi tepat sasaran sangat penting. Karena itu, para petani perlu mendaftarkan diri dalam sistem eRDKK agar dapat menjadi penerima manfaat,” tambahnya. (red)