Bus ALS Tabrak Truk Tangki BBM di Lintas Sumatera, 16 Tewas Terbakar Termasuk Sopir dan Awak Truk

- Bus ALS menabrak truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara, Rabu (6/5/2026), memicu kebakaran yang menewaskan 16 orang termasuk sopir bus, 13 penumpang, serta sopir dan kernet truk tangki.
- Polisi menduga sopir bus mencoba menghindari lubang jalan sebelum oleng ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk, sementara hasil resmi masih menunggu olah TKP gabungan yang sudah diturunkan ke lokasi.
- Tiga korban luka berat dirawat di ICU RSUD Rupit dengan luka bakar 80 hingga 99 persen di seluruh tubuh, sementara posko identifikasi korban dibuka di RSUD Lubuk Linggau untuk proses pengambilan jenazah.
, Jakarta – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) sekitar tengah hari. Bus ALS yang tengah melaju dari Lubuklinggau menuju Jambi menghantam truk tangki pengangkut BBM dari arah berlawanan. Tabrakan itu memicu kobaran api yang merenggut 16 nyawa.
Di antara korban tewas, 13 orang adalah penumpang bus, satu orang sopir bus, serta sopir dan kernet truk tangki yang ikut terperangkap api. Kernet bus selamat karena terlempar keluar saat benturan terjadi.
“Untuk dari bus ada korban 14 terbakar, satu sopir bus, kemudian 13 penumpang. Untuk kernet mengalami luka ringan karena pada saat kecelakaan terlempar keluar,” kata Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama.
Pemicu awal insiden diduga berasal dari manuver sopir bus yang mencoba menghindari lubang di jalan, sehingga kendaraan berbelok ke kanan dan berpapasan langsung dengan truk tangki yang datang dari arah sebaliknya.
“Sementara dugaan mobil ALS menghindari lubang dan membelokkan mobil ke kanan dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi sehingga menabrak mobil tangki dari arah Jambi,” kata Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya. Ia menambahkan tim gabungan dari Ditlantas, laboratorium forensik, dan Jasa Raharja sudah turun ke lokasi untuk olah TKP.
Tiga korban luka berat saat ini dirawat intensif di ruang ICU RSUD Rupit. Kondisi ketiganya sangat serius, dengan luka bakar yang mencapai 80 hingga 99 persen permukaan tubuh.
“Untuk yang dua korban itu hampir 80 persen, yang satu korban 99 persen,” kata Kasi Pelayanan Medis RSUD Rupit, Riska Dwi Julianti. Satu pasien sudah menggunakan ventilator, sementara dua lainnya dijadwalkan menjalani tindakan operasi setelah kondisi stabil.
Untuk proses identifikasi, Polda Sumsel membuka posko DVI di RSUD Lubuk Linggau. Tim dokkes diberangkatkan melalui jalur darat, sementara kernet bus yang selamat sudah dimintai keterangan sebagai saksi kunci. Polisi juga masih menunggu hasil lengkap olah TKP sebelum menetapkan penyebab resmi kecelakaan.
Lubang jalan di jalur lintas Sumatera yang menjadi dugaan pemicu awalnya bukan cerita baru. Jalan nasional yang menjadi urat nadi logistik Sumatera itu dikenal memiliki kondisi yang tidak merata, dan kini kembali menjadi latar dari sebuah tragedi.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: