TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Dua Menteri Siap Bertemu Terkait Isu Pembatasan Alfamart dan Indomaret, Apa Faktanya?

Poin Penting (3)
  • Dua menteri dijadwalkan bertemu untuk mengklarifikasi wacana pembatasan ekspansi minimarket Alfamart dan Indomaret di wilayah pedesaan.
  • Pemerintah menegaskan aturan ekspansi ritel modern sudah ada dan menilai keberadaan minimarket tidak menggangu koperasi lokal.
  • DPR menolak narasi dukungan penutupan minimarket modern yang beredar, menyebutnya hoaks.

Resolusi.co, Jakarta — Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan pertemuan antara dua menteri untuk membahas wacana pembatasan ekspansi jaringan minimarket modern seperti Alfamart dan Indomaret. Inisiatif ini mencuat di tengah dorongan penguatan ekonomi lokal di desa melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan akan melakukan pertemuan tatap muka dengan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto guna mendapatkan penjelasan langsung. Tujuan utama pertemuan ini adalah memahami maksud di balik wacana pembatasan ekspansi tersebut.

“Saya rencananya ketemu Pak Mendes. Saya belum tahu maksudnya seperti apa (pembatasan ekspansi).” ujar Budi Santoso.

Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan, aturan mengenai ekspansi ritel modern sebenarnya sudah diatur dalam peraturan pemerintah dan undang-undang yang berlaku. Pemerintah daerah juga memiliki peran dalam pengaturan zonasi ekspansi ritel modern.

Iqbal menilai ekspansi ritel modern tidak akan mengganggu keberadaan Kopdes karena minimarket berjejaring cenderung berkembang di wilayah perkotaan. Sebaliknya, koperasi desa fokus pada kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.

Menurutnya, segmentasi pasar kedua pelaku usaha ini berbeda. Produk yang dijual di koperasi desa umumnya berasal dari usaha mikro dan kecil lokal, sedangkan minimarket modern lebih banyak menyediakan barang hasil pabrikan.

Isu ini juga memicu pernyataan dari pihak legislatif yang menolak narasi penutupan swalayan modern secara luas. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan bahwa DPR tidak pernah mengusulkan penutupan Alfamart dan Indomaret.

Lasarus mengatakan tudingan bahwa DPR mendukung penutupan minimarket tersebut sebagai hoaks karena tak tercantum dalam rekaman rapat resmi.

Diskusi antara berbagai pihak ini mencerminkan ketegangan antara kebijakan ekonomi desa dan pertumbuhan jaringan ritel modern yang selama ini telah tumbuh pesat di Indonesia.