TODAY'S RECAP
Dolar Naik, Harga Obat Ikut Naik, tapi Menkes Pasang Batas, Ini AngkanyaDPRD Pamekasan Desak Pengelola Dapur MBG Daftarkan Karyawan ke JKN dan JamsostekBMKG: Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi Agustus 2026, El Nino Berpotensi Bertahan hingga Awal 2027Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akui MBG Perlu Ditata Ulang, Respons Kritik Mahasiswa UB soal Petani dan RisetBestari Barus Buka Suara: Rasa Sakit PDIP Ditinggal Jokowi “Bertumpuk-tumpuk”Maroko Tahan Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026Pertamax Naik per 10 Juni, Ini Alasan Pemerintah dan Perbandingan Harga dengan Negara TetanggaLangkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader PerempuanGelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis PesantrenSPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua KapalTsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 MeterBukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGNDituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video ItuStok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua PekanMensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi EkonomiKepala BGN Tegaskan Kualitas MBG Lebih Penting dari Kejar Target 82,9 Juta PenerimaBGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG Baru, Fokus Tata Ulang 27 Ribu SPPG yang Sudah BeroperasiSeret Nama Gerindra dalam Isu Korupsi, Akun Facebook “Rachel Rachel” Resmi Dipolisikan di Polres MalangSehari Setelah Dicopot, Eks Kepala BGN Keluar Gedung Kejagung Berbalut Rompi PinkSehari Usai Dicopot, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejaksaan AgungRupiah Melemah Bisa Jadi Angin Segar bagi Pariwisata, Turis ASEAN Berpotensi Pilih IndonesiaBerani Tutup Dapur Nakal, Inilah Sosok Baru yang Kini Pimpin Badan Gizi NasionalKejagung Geledah Kantor BGN Sejak Dini Hari, Karyawan Tak Bisa Masuk Sehari Setelah Pucuk Pimpinan DicopotDasco Bilang Nanik Pilihan Tepat Pimpin BGN, Ini AlasannyaInflasi Mei 2026 Tembus 3,08 Persen Tahunan, Pelemahan Rupiah dan Ancaman El Niño Godzilla Perburuk OutlookSetelah 1,5 Tahun Dimonitor, Dadan Hindayana Akhirnya Dicopot dari Kursi Kepala BGNDPRD Kabupaten Malang Minta Kajian Lengkap Soal Wacana Pemindahan Alun-Alun ke Selatan Stadion KanjuruhanMalam Arafah Tiba Malam Ini, Ini yang Perlu Dilakukan Umat Islam yang Tidak BerhajiJemaah Haji Bergerak ke Arafah Hari Ini, Arab Saudi Ingatkan Suhu Bisa Sampai 47 DerajatWakil Kepala BGN Turun Gunung ke Mabes Polri: Penipuan Dapur MBG Sudah KelewatanDolar Naik, Harga Obat Ikut Naik, tapi Menkes Pasang Batas, Ini AngkanyaDPRD Pamekasan Desak Pengelola Dapur MBG Daftarkan Karyawan ke JKN dan JamsostekBMKG: Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi Agustus 2026, El Nino Berpotensi Bertahan hingga Awal 2027Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akui MBG Perlu Ditata Ulang, Respons Kritik Mahasiswa UB soal Petani dan RisetBestari Barus Buka Suara: Rasa Sakit PDIP Ditinggal Jokowi “Bertumpuk-tumpuk”Maroko Tahan Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026Pertamax Naik per 10 Juni, Ini Alasan Pemerintah dan Perbandingan Harga dengan Negara TetanggaLangkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader PerempuanGelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis PesantrenSPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua KapalTsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 MeterBukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGNDituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video ItuStok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua PekanMensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi EkonomiKepala BGN Tegaskan Kualitas MBG Lebih Penting dari Kejar Target 82,9 Juta PenerimaBGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG Baru, Fokus Tata Ulang 27 Ribu SPPG yang Sudah BeroperasiSeret Nama Gerindra dalam Isu Korupsi, Akun Facebook “Rachel Rachel” Resmi Dipolisikan di Polres MalangSehari Setelah Dicopot, Eks Kepala BGN Keluar Gedung Kejagung Berbalut Rompi PinkSehari Usai Dicopot, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejaksaan AgungRupiah Melemah Bisa Jadi Angin Segar bagi Pariwisata, Turis ASEAN Berpotensi Pilih IndonesiaBerani Tutup Dapur Nakal, Inilah Sosok Baru yang Kini Pimpin Badan Gizi NasionalKejagung Geledah Kantor BGN Sejak Dini Hari, Karyawan Tak Bisa Masuk Sehari Setelah Pucuk Pimpinan DicopotDasco Bilang Nanik Pilihan Tepat Pimpin BGN, Ini AlasannyaInflasi Mei 2026 Tembus 3,08 Persen Tahunan, Pelemahan Rupiah dan Ancaman El Niño Godzilla Perburuk OutlookSetelah 1,5 Tahun Dimonitor, Dadan Hindayana Akhirnya Dicopot dari Kursi Kepala BGNDPRD Kabupaten Malang Minta Kajian Lengkap Soal Wacana Pemindahan Alun-Alun ke Selatan Stadion KanjuruhanMalam Arafah Tiba Malam Ini, Ini yang Perlu Dilakukan Umat Islam yang Tidak BerhajiJemaah Haji Bergerak ke Arafah Hari Ini, Arab Saudi Ingatkan Suhu Bisa Sampai 47 DerajatWakil Kepala BGN Turun Gunung ke Mabes Polri: Penipuan Dapur MBG Sudah KelewatanDolar Naik, Harga Obat Ikut Naik, tapi Menkes Pasang Batas, Ini AngkanyaDPRD Pamekasan Desak Pengelola Dapur MBG Daftarkan Karyawan ke JKN dan JamsostekBMKG: Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi Agustus 2026, El Nino Berpotensi Bertahan hingga Awal 2027Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akui MBG Perlu Ditata Ulang, Respons Kritik Mahasiswa UB soal Petani dan RisetBestari Barus Buka Suara: Rasa Sakit PDIP Ditinggal Jokowi “Bertumpuk-tumpuk”Maroko Tahan Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026Pertamax Naik per 10 Juni, Ini Alasan Pemerintah dan Perbandingan Harga dengan Negara TetanggaLangkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader PerempuanGelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis PesantrenSPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua KapalTsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 MeterBukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGNDituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video ItuStok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua PekanMensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi EkonomiKepala BGN Tegaskan Kualitas MBG Lebih Penting dari Kejar Target 82,9 Juta PenerimaBGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG Baru, Fokus Tata Ulang 27 Ribu SPPG yang Sudah BeroperasiSeret Nama Gerindra dalam Isu Korupsi, Akun Facebook “Rachel Rachel” Resmi Dipolisikan di Polres MalangSehari Setelah Dicopot, Eks Kepala BGN Keluar Gedung Kejagung Berbalut Rompi PinkSehari Usai Dicopot, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejaksaan AgungRupiah Melemah Bisa Jadi Angin Segar bagi Pariwisata, Turis ASEAN Berpotensi Pilih IndonesiaBerani Tutup Dapur Nakal, Inilah Sosok Baru yang Kini Pimpin Badan Gizi NasionalKejagung Geledah Kantor BGN Sejak Dini Hari, Karyawan Tak Bisa Masuk Sehari Setelah Pucuk Pimpinan DicopotDasco Bilang Nanik Pilihan Tepat Pimpin BGN, Ini AlasannyaInflasi Mei 2026 Tembus 3,08 Persen Tahunan, Pelemahan Rupiah dan Ancaman El Niño Godzilla Perburuk OutlookSetelah 1,5 Tahun Dimonitor, Dadan Hindayana Akhirnya Dicopot dari Kursi Kepala BGNDPRD Kabupaten Malang Minta Kajian Lengkap Soal Wacana Pemindahan Alun-Alun ke Selatan Stadion KanjuruhanMalam Arafah Tiba Malam Ini, Ini yang Perlu Dilakukan Umat Islam yang Tidak BerhajiJemaah Haji Bergerak ke Arafah Hari Ini, Arab Saudi Ingatkan Suhu Bisa Sampai 47 DerajatWakil Kepala BGN Turun Gunung ke Mabes Polri: Penipuan Dapur MBG Sudah KelewatanDolar Naik, Harga Obat Ikut Naik, tapi Menkes Pasang Batas, Ini AngkanyaDPRD Pamekasan Desak Pengelola Dapur MBG Daftarkan Karyawan ke JKN dan JamsostekBMKG: Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi Agustus 2026, El Nino Berpotensi Bertahan hingga Awal 2027Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akui MBG Perlu Ditata Ulang, Respons Kritik Mahasiswa UB soal Petani dan RisetBestari Barus Buka Suara: Rasa Sakit PDIP Ditinggal Jokowi “Bertumpuk-tumpuk”Maroko Tahan Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026Pertamax Naik per 10 Juni, Ini Alasan Pemerintah dan Perbandingan Harga dengan Negara TetanggaLangkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader PerempuanGelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis PesantrenSPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua KapalTsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 MeterBukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGNDituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video ItuStok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua PekanMensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi EkonomiKepala BGN Tegaskan Kualitas MBG Lebih Penting dari Kejar Target 82,9 Juta PenerimaBGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG Baru, Fokus Tata Ulang 27 Ribu SPPG yang Sudah BeroperasiSeret Nama Gerindra dalam Isu Korupsi, Akun Facebook “Rachel Rachel” Resmi Dipolisikan di Polres MalangSehari Setelah Dicopot, Eks Kepala BGN Keluar Gedung Kejagung Berbalut Rompi PinkSehari Usai Dicopot, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejaksaan AgungRupiah Melemah Bisa Jadi Angin Segar bagi Pariwisata, Turis ASEAN Berpotensi Pilih IndonesiaBerani Tutup Dapur Nakal, Inilah Sosok Baru yang Kini Pimpin Badan Gizi NasionalKejagung Geledah Kantor BGN Sejak Dini Hari, Karyawan Tak Bisa Masuk Sehari Setelah Pucuk Pimpinan DicopotDasco Bilang Nanik Pilihan Tepat Pimpin BGN, Ini AlasannyaInflasi Mei 2026 Tembus 3,08 Persen Tahunan, Pelemahan Rupiah dan Ancaman El Niño Godzilla Perburuk OutlookSetelah 1,5 Tahun Dimonitor, Dadan Hindayana Akhirnya Dicopot dari Kursi Kepala BGNDPRD Kabupaten Malang Minta Kajian Lengkap Soal Wacana Pemindahan Alun-Alun ke Selatan Stadion KanjuruhanMalam Arafah Tiba Malam Ini, Ini yang Perlu Dilakukan Umat Islam yang Tidak BerhajiJemaah Haji Bergerak ke Arafah Hari Ini, Arab Saudi Ingatkan Suhu Bisa Sampai 47 DerajatWakil Kepala BGN Turun Gunung ke Mabes Polri: Penipuan Dapur MBG Sudah Kelewatan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

17 Juni 2026

Cari berita

Impian Jadi Orangtua Hancur: Israel Bombardir Klinik Fertilitas Gaza, PBB Sebut Genosida

Poin Penting (3)
  • Israel menghancurkan 90% klinik kesuburan di Gaza termasuk ribuan embrio, PBB menyimpulkan ini sebagai tindakan genosida untuk mencegah kelahiran warga Palestina
  • Angka kelahiran di Gaza turun 41% pada paruh pertama 2025, sementara 545.000 perempuan usia reproduksi terdampak serangan terhadap fasilitas kesehatan
  • Embrio yang tersisa masih terancam akibat kekurangan bahan bakar dan nitrogen cair untuk penyimpanan meski gencatan senjata telah diberlakukan

Resolusi.co, Jakarta-Maysera al-Kafarna, seorang perempuan Palestina di Gaza, merapikan pakaian bayi berwarna biru yang telah disiapkan untuk anak yang seharusnya ia miliki. Namun harapan menjadi seorang ibu kini sirna akibat perang Israel yang menghancurkan sistem kesehatan reproduksi di wilayah kantong tersebut.

Setelah bertahun-tahun berusaha memiliki keturunan, al-Kafarna dan suaminya memutuskan menjalani program bayi tabung atau in-vitro fertilisation (IVF). Embrio mereka dibekukan di sebuah klinik kesuburan, menunggu perang berakhir, tetapi klinik tersebut diserang oleh pasukan Israel.

“Kami memiliki empat embrio yang tersimpan di sana pada bulan-bulan awal perang. Kami sangat terkejut mengetahui semuanya hancur ketika klinik itu diserang,” kata al-Kafarna kepada Al Jazeera.

“Rasanya sangat menyakitkan. Kami merasa seperti kehilangan bagian dari diri kami sendiri. Kami menunggu kesempatan untuk memiliki bayi kami,” tambahnya.

Pejabat medis di Gaza menyatakan Israel telah menghancurkan sembilan dari sepuluh klinik kesuburan yang ada di wilayah tersebut. Selain itu, embrio yang tersisa masih dalam bahaya meski gencatan senjata telah diberlakukan, akibat kekurangan bahan bakar dan nitrogen cair untuk menjaga suhu penyimpanan yang diperlukan.

Para aktivis hak asasi manusia menyebut serangan Israel terhadap fasilitas kesehatan reproduksi di Gaza merupakan implementasi klasik dari kebijakan genosida sebagaimana didefinisikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Tahun lalu, investigator PBB menyimpulkan bahwa serangan Israel terhadap klinik kesuburan dan bangsal bersalin merupakan bagian dari upaya untuk menghancurkan rakyat Palestina. Konvensi PBB tahun 1948 mencantumkan “memaksakan langkah-langkah yang dimaksudkan untuk mencegah kelahiran dalam kelompok” sebagai salah satu dari lima tindakan yang diklasifikasikan sebagai genosida.

Pada September 2024, Komisi Penyelidikan PBB menemukan bahwa Israel telah terlibat dalam empat dari lima tindakan tersebut selama perangnya di Gaza, termasuk upaya mencegah kelahiran.

“Serangan terhadap fasilitas kesehatan, termasuk yang menawarkan layanan kesehatan seksual dan reproduksi, telah memengaruhi sekitar 545.000 perempuan dan anak perempuan yang berada dalam usia reproduksi di Gaza,” tulis para investigator PBB dalam laporan mereka.

Mereka secara khusus meninjau serangan Israel terhadap klinik IVF Al-Basma di Kota Gaza pada Desember 2023 yang menghancurkan ribuan embrio, sampel sperma, dan materi reproduksi lainnya.

“Komisi menemukan bahwa otoritas Israel mengetahui bahwa pusat medis tersebut adalah klinik kesuburan dan mereka bermaksud menghancurkannya,” kata penyelidikan PBB tersebut.

“Oleh karena itu, Komisi menyimpulkan bahwa penghancuran klinik IVF Al-Basma merupakan tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah kelahiran di antara warga Palestina di Gaza,” lanjutnya.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan penurunan 41 persen angka kelahiran di Gaza pada paruh pertama tahun 2025 dibandingkan dengan tiga tahun sebelumnya.

Selain serangan langsung terhadap fasilitas kesehatan reproduksi, blokade Israel terhadap pasokan medis dan makanan semakin memperburuk kondisi bayi yang baru lahir serta angka kelahiran. Ketidakmampuan mengakses perawatan medis dan nutrisi yang tepat telah merusak kapasitas reproduksi dengan menyebabkan infertilitas, keguguran, komplikasi kehamilan, dan kematian ibu.

“Ketidakmampuan mengakses perawatan medis dan nutrisi yang tepat merusak kapasitas reproduksi dengan menyebabkan infertilitas, keguguran, komplikasi, dan kematian ibu bagi perempuan, serta hasil kesehatan yang buruk bagi bayi yang baru lahir,” demikian studi oleh Physicians for Human Rights.

Meskipun kondisi yang memprihatinkan masih berlanjut, dokter kesuburan Abdel Nasser al-Kalhout mengatakan ia berharap dapat melanjutkan pekerjaannya segera setelah kondisi memungkinkan.

“Kami berharap setelah perang berakhir, kami bisa memulai lagi, mengembalikan harapan bagi orang-orang yang kehilangan embrio mereka dan bagi pasangan yang perawatannya dimulai tetapi tidak bisa dilanjutkan karena perang,” kata al-Kalhout kepada Al Jazeera.