TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Kesal Digoda Terus, Pekerja Dapur MBG Ini Cekik Rekan Kerja Sampai Mati

Poin Penting (3)
  • Pegawai dapur MBG berinisial WL (50) tewas dicekik rekan kerjanya AN (38) di Palembang, mayat dibuang di bekas kebun nanas Muara Enim dengan sepeda motor korban ditinggalkan di Lembak
  • Motif pembunuhan karena pelaku kesal sering digoda korban meski sudah mengingatkan bahwa dirinya telah beristri, pelaku mengikat leher korban dengan jilbab hingga tewas
  • Pelaku menyerahkan diri sepekan setelah kejadian karena merasa hidupnya tidak tenang, datang ke rumah anggota polisi dan diantar ke Polsek Ilir Barat II Palembang

Resolusi.co, Palembang – Kasus penemuan mayat perempuan dalam kondisi membusuk di bekas kebun nanas Muara Enim, Sumatera Selatan, akhirnya terkuak. Korban adalah pegawai dapur Makan Bergizi Gratis yang tewas dibunuh rekan kerjanya sendiri.

Korban berinisial WL (50), pegawai dapur MBG di kawasan Plaju Palembang. Sementara pelaku adalah pria inisial AN (38), yang merupakan rekan kerja korban di tempat yang sama.

Kapolsek Ilir Barat II Palembang Kompol Fauzi Saleh mengungkap motif pembunuhan tersebut. Pelaku mengaku kesal karena sering diganggu korban.

“Pelaku mengakui sudah membunuh korban karena kesal sering diganggu korban,” ungkap Fauzi, Rabu (28/1/2026).

Fauzi menyebut tersangka sehari-hari bekerja sebagai office boy di SPPG Plaju Palembang. Sementara korban bertugas mencuci ompreng di dapur tersebut.

Pembunuhan berawal dari ajakan korban kepada pelaku untuk jalan-jalan sehari sebelum kejadian. Namun pelaku menolak karena ingin mengantar terpal yang dipinjam ke pamannya di Gaung Asam, Muara Enim, menggunakan mobil travel.

Korban memaksa ikut ke sana. Pelaku yang kesal kemudian gelap mata. Pelaku mengikat leher korban dengan jilbab hingga tewas di tempat. Mayat korban lalu dibuang ke semak-semak bekas kebun nanas di Muara Enim.

Untuk menghilangkan barang bukti, pelaku meninggalkan sepeda motor korban di perkebunan di Lembak, Muara Enim. Kunci kontak motor dibuang. Dia jalan kaki ke jalan raya dan menumpangi mobil travel menuju Palembang.

Selama sepekan usai kejadian, pelaku merasa hidupnya tidak tenang. Beban psikologis akibat perbuatannya membuat pelaku akhirnya memutuskan menyerahkan diri.

Alhasil, dia datang ke rumah anggota polisi dan selanjutnya diantar ke Polsek Ilir Barat II Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Selasa (27/1) malam.

Motif pelaku adalah karena kesal kerap digoda korban. Pelaku mengklaim ia sudah mengingatkan korban bahwa dirinya telah memiliki istri. Namun korban tetap saja menggoda pelaku.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa lingkungan kerja yang tidak sehat bisa berujung tragis. Meski ada masalah dengan rekan kerja, penyelesaiannya tidak boleh dengan kekerasan apalagi pembunuhan.

Saat ini pelaku telah ditahan dan akan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara.