Mulai Dibayar Hari Ini! Rp10,6 Triliun TKD Didorong ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

- Pemerintah mulai menyalurkan TKD Rp10,6 triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar guna mendukung pemulihan pascabencana banjir dan longsor.
- Alokasi dana mencakup provinsi dan kabupaten/kota di masing‑masing wilayah, disamakan dengan besaran anggaran tahun 2025.
- Mendagri menekankan penggunaan dana harus efektif dan tidak disalahgunakan serta kolaborasi pusat‑daerah harus diperkuat.
, Jakarta — Pemerintah pusat resmi memulai penyaluran Transfer Keuangan Daerah (TKD) senilai total Rp10,6 triliun kepada tiga provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Penyaluran ini dimaksudkan untuk memperkuat pemulihan pascabencana banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Keputusan pengembalian TKD ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga memimpin upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tiga provinsi itu.
“Presiden kemudian sudah memutuskan tadi bahwa seluruh provinsi, kabupaten/kota tiga ini, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, transfer keuangan daerahnya disamakan dengan pada 2025. Dengan kata lain ya ditambahnya angkanya totalnya menjadi Rp10,6 triliun,” ujar Mendagri Tito Karnavian.
Rincian TKD tersebut mencakup alokasi Rp1,6 triliun untuk Provinsi Aceh beserta 23 kabupaten/kota, Rp6,3 triliun untuk Provinsi Sumatera Utara dan 33 kabupaten/kota, serta Rp2,7 triliun untuk Provinsi Sumatera Barat dan 19 kabupaten/kota.
Tito menegaskan penyaluran dana ini akan diawali segera melalui koordinasi antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan agar segera diterima oleh pemerintah daerah masing-masing.
Tito Karnavian juga mengingatkan pentingnya penggunaan dana secara efektif dan transparan untuk penanggulangan dampak bencana. “Ini anggaran bencana. Kalau sampai diselewengkan, mudaratnya berlipat ganda… Itu tidak boleh,” tegasnya.
Selain itu, Mendagri berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah tetap kuat sehingga pemulihan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan perekonomian di tiga provinsi berjalan optimal.
Pemerintah menargetkan proses transfer dana mulai berjalan dalam beberapa hari mendatang setelah finalisasi administrasi dan koordinasi antar lembaga terkait.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: