Angka Kematian DBD Indonesia Turun Jadi 0,4 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

- Indonesia mencatatkan CFR DBD terendah sepanjang sejarah di angka 0,4 persen pada 2025, turun dari 0,9 persen di 2021.
- Keberhasilan ini didukung oleh program Jumantik dan respons cepat layanan kesehatan pasca lonjakan kasus akibat El Nino di 2024.
- Pemerintah menargetkan nol kematian DBD pada 2030 setelah melampaui target nasional CFR 0,5 persen.
, Jakarta – Kementerian Kesehatan mencatat Indonesia berhasil menekan angka kematian akibat demam berdarah dengue ke titik paling rendah. Case fatality rate (CFR) DBD pada 2025 tercatat 0,4 persen, turun drastis dari 0,9 persen di tahun 2021.
Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPBK) Asnawi Abdullah menyebut capaian ini membuktikan sistem kesehatan Indonesia semakin tangguh menghadapi wabah DBD.
“Meskipun dengue masih menyebar di komunitas kita, semakin sedikit orang yang meninggal karenanya,” ujar Asnawi dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).
Penurunan CFR terjadi setelah Indonesia menghadapi lonjakan kasus DBD pada 2024 akibat dampak El Nino. Namun pemulihan berlangsung cepat di tahun berikutnya berkat respons layanan kesehatan yang lebih terkoordinasi.
Asnawi menggarisbawahi peran krusial program Jumantik dalam menekan angka kematian. Relawan pemantau jentik yang bergerak dari rumah ke rumah dinilai efektif memutus rantai penularan sejak dini.
“Dahsyatnya aksi komunitas, terutama melalui program Jumantik yang bekerja dari pintu ke pintu untuk menghentikan dengue langsung dari sumbernya,” jelasnya.
CFR 0,4 persen ini sudah melampaui target nasional yang ditetapkan pemerintah, yakni 0,5 persen. Dengan pencapaian tersebut, Indonesia kini lebih percaya diri mengejar target nol kematian DBD pada 2030.
Namun tantangan tetap ada. Dengue masih mengintai di berbagai wilayah, dan upaya pencegahan harus terus digalakkan agar momentum penurunan CFR tidak berbalik arah.
Asnawi menegaskan komitmen Kemenkes untuk menjaga angka kematian tetap rendah dalam lima tahun ke depan.
“Dengan menjaga tingkat fatalitas tetap jauh di bawah target nasional, Indonesia kini mantap melangkah untuk mencapai tujuan utama kita: Nol Kematian Dengue pada tahun 2030,” tambahnya.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: