Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Malang, Khofifah Jamin Mujahadah Kubro NU Sukses

- Dukungan Penuh Pemprov Jatim: Gubernur Khofifah menegaskan dukungan untuk Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang pada 8 Februari 2026 sebagai momentum spiritual mendoakan keselamatan bangsa
- Koordinasi Lintas Instansi Krusial: Khofifah menekankan koordinasi intensif panitia dengan Forkopimda terkait pengamanan, lalu lintas, dan mitigasi risiko mengingat puluhan ribu jemaah akan hadir dari berbagai daerah
- Pengalaman Jatim Tuan Rumah: Jawa Timur memiliki pengalaman sukses menyelenggarakan peringatan Harlah 1 Abad NU (Hijriah) 2023 di GOR Delta Sidoarjo yang akan jadi referensi pelaksanaan Mujahadah Kubro 2026
, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap penyelenggaraan Mujahadah Kubro 1 Abad NU (Masehi) yang akan digelar PWNU Jawa Timur di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 8 Februari 2026 mendatang. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi momentum spiritual bersama untuk mendoakan keselamatan bangsa khususnya Jawa Timur.
Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat menerima silaturahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (20/1).
Dalam pertemuan itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi sebagai kunci sukses penyelenggaraan acara yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah.
“Insya Allah kami, Pemprov Jatim siap mendukung kegiatan tersebut agar seluruh rangkaian acara berjalan dengan khidmat, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Kepada Ketua PWNU Jawa Timur KH. Abdul Hakim Mahfudz, Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya koordinasi intensif seluruh panitia pelaksana dengan jajaran Forkopimda, baik di tingkat provinsi maupun wilayah Malang Raya. Koordinasi tersebut meliputi aspek pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga mitigasi risiko di kawasan stadion yang menjadi pusat kegiatan.
“Saya sampaikan untuk koordinasi benar-benar dengan Forkopimda. Karena kunci kesuksesan acara dengan massa yang besar terletak pada komunikasi yang solid antara panitia dengan aparat Kepolisian, TNI, serta pemerintah kota setempat,” ujarnya.
Gubernur yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU ini pun mendorong agar pertemuan teknis dengan Forkopimda segera dilaksanakan untuk mematangkan seluruh persiapan.
“Alangkah baik bisa segera dilakukan pertemuan untuk koordinasi lebih intens dengan Forkopimda,” imbuh Khofifah.
Khofifah menambahkan, Jawa Timur memiliki pengalaman panjang sebagai tuan rumah berbagai agenda nasional berskala besar, termasuk peringatan Harlah 1 Abad NU (Hijriah) pada 2023 lalu di GOR Delta Sidoarjo. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dan pedoman dalam pelaksanaan Mujahadah Kubro tahun 2026.
Di akhir pertemuan, Gubernur Khofifah menyatakan kesiapan untuk mendukung kegiatan tersebut serta turut hadir dan menyukseskan perhelatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di tahun 2026 ini.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: