Tiga Makna di Balik Pembacaan Surat Yasin pada Malam Nisfu Syaban

- Membaca Surat Yasin 3 kali pada malam Nisfu Syaban memiliki tiga makna: panjang umur, perlindungan dari bala, dan kelapangan rezeki halal berkah
- Pembacaan dilakukan setelah salat Magrib dengan sungguh-sungguh dan yakin kepada Allah, diikuti doa khusus malam Nisfu Syaban
- Amalan lain di bulan Syaban termasuk puasa sunnah, memperbanyak zikir, dan bersalawat, karena semua amal diserahkan kepada Allah di bulan ini
, Jakarta – Pada bulan Syaban, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, terutama saat pertengahan bulan atau Nisfu Syaban. Salah satu amalan yang kerap dilakukan adalah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali.
Dalam beberapa rujukan, membaca Surat Yasin menjadi bentuk ibadah yang sering diamalkan pada malam Nisfu Syaban. Ada makna khusus di balik pembacaan Yasin tiga kali tersebut.
Anjuran memperbanyak ibadah ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan An Nasa’i.
“Banyak manusia yang lalai di bulan Syaban. Pada bulan itu semua amal diserahkan kepada Allah SWT. Dan aku suka ketika amalku diserahkan kepada Allah, aku dalam keadaan puasa,” ujar Rasulullah dalam hadis tersebut.
Menurut laman NU Online, setidaknya ada tiga makna yang terkandung saat umat Muslim membaca Surat Yasin pada malam Nisfu Syaban.
Bacaan Yasin pertama diniatkan agar Allah memberikan panjang umur, senantiasa dalam lindungan-Nya, dan tetap patuh kepada-Nya.
Bacaan Yasin kedua diniatkan untuk meminta perlindungan dari segala macam marabahaya, penyakit, musibah, serta keteguhan iman Islam.
Bacaan Yasin ketiga dimaksudkan untuk memohon kepada Ar Razaq agar memberikan kelapangan rezeki yang halal dan berkah.
Surat Yasin ini dibaca tepat pada malam Nisfu Syaban atau setelah salat Magrib dan dilakukan sebanyak tiga kali. Agar mendapatkan manfaat dari membaca Yasin pada malam Nisfu Syaban, umat Muslim harus membacanya dengan sungguh-sungguh dan yakin kepada Allah.
Setelah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali, umat Muslim dianjurkan membaca doa malam Nisfu Syaban. Doa tersebut dimulai dengan kalimat “Allahumma ya dzal manni wa la yumannu ‘alaik” yang artinya “Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi.”
Doa ini memohon agar Allah menghapus kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezeki, serta mencatatkan sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufik untuk berbuat kebaikan.
Selain membaca Yasin, ibadah lain yang bisa dilakukan pada bulan Syaban adalah menjalankan puasa sunnah, memperbanyak zikir, dan bersalawat kepada Rasulullah SAW.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: