SMESCO Jadi Rumah Terpadu UMKM, Dorong Naik Kelas dan Perluasan Pasar

- SMESCO Indonesia menyediakan layanan lengkap mulai dari promosi, konsultasi, pelatihan, hingga pendampingan legalitas bagi pengusaha UMKM.
- SMESCO telah melayani 103.199 UMKM, memfasilitasi 18 UMKM menembus ekspor, serta membantu ribuan UMKM memperluas pasar dan mengikuti program inkubasi bisnis.
- SMESCO fokus optimalisasi distribusi, branding, kurasi produk, akses pembiayaan, teknologi digital, ekspor, dan pengembangan SMESCO Hub terintegrasi dengan PLUT di berbagai daerah.
, Jakarta —Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan SMESCO Indonesia sebagai rumah bagi UMKM dengan layanan terpadu yang mendukung pertumbuhan dan daya saing pengusaha.
Direktur Utama SMESCO Indonesia, Doddy Akmadsyah Matondang, menjelaskan, SMESCO berperan sebagai pusat promosi dan pengembangan produk UMKM, baik di tingkat nasional maupun global.
“SMESCO hadir sebagai mitra profesional bagi ekosistem UMKM untuk mengembangkan potensi lokal dan mendorong UMKM naik kelas,” ujar Doddy di Jakarta, Rabu (19/12).
Sejak berdiri pada 2007 di Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan, SMESCO telah melayani 103.199 pengusaha UMKM hingga awal Desember 2025. Dari jumlah tersebut, 2.397 UMKM memasarkan produknya melalui Galeri Nusantara, dengan 1.823 UMKM memperoleh akses pasar lebih luas. Sebanyak 18 UMKM berhasil menembus pasar ekspor, sementara tujuh UMKM lainnya mengalami peningkatan volume usaha.
SMESCO juga menyediakan layanan konsultasi kewirausahaan untuk 3.973 UMKM, pendampingan legalitas bagi 1.268 UMKM, dan program inkubasi bisnis untuk 519 UMKM.
“Kami menyediakan sarana dan prasarana yang bisa dimanfaatkan pemerintah, lembaga pendidikan, asosiasi, serta mendukung puluhan kegiatan sepanjang 2025,” tambah Doddy.
Di bidang pemasaran, SMESCO menawarkan informasi pasar, penguatan jaringan distribusi, pelatihan manajerial, teknik promosi, dan inkubasi pemasaran. Semua layanan dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan mitra swasta.
Ke depan, pada 2026, SMESCO menargetkan penguatan layanan logistik dan distribusi, branding, kurasi dan verifikasi produk, konsultasi, akses pembiayaan, pengembangan teknologi digital, serta fasilitasi ekspor khususnya produk furnitur dan komoditas unggulan. SMESCO juga akan memperluas layanan melalui SMESCO Hub yang terintegrasi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT) di berbagai daerah.
“Harapan kami, SMESCO dapat semakin meningkatkan volume usaha, nilai ekspor, dan memperluas kemitraan bagi para pengusaha UMKM di Indonesia,” pungkas Doddy.
Pengusaha UMKM dapat mengakses berbagai fasilitas SMESCO melalui Pusat Layanan UKM atau langsung ke kantor SMESCO di Pancoran, Jakarta Selatan.
Sumber: Portal Resmi Kementerian UMKM
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: