TODAY'S RECAP
Terungkap Usai Korban Cari Perlindungan, Ayah di Sumenep Ini Diduga Aniaya Anak Sendiri Bertahun-tahunAksi Mesum Sejoli di Taman Merjosari Malang Resahkan WargaSemeru Kembali Erupsi Saat Karhutla Masih Membara, Warga Diminta WaspadaHarga Emas Perhiasan Turun, Selasa 1 September 2026Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik per 1 SeptemberTerungkap Usai Korban Cari Perlindungan, Ayah di Sumenep Ini Diduga Aniaya Anak Sendiri Bertahun-tahunAksi Mesum Sejoli di Taman Merjosari Malang Resahkan WargaSemeru Kembali Erupsi Saat Karhutla Masih Membara, Warga Diminta WaspadaHarga Emas Perhiasan Turun, Selasa 1 September 2026Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik per 1 SeptemberTerungkap Usai Korban Cari Perlindungan, Ayah di Sumenep Ini Diduga Aniaya Anak Sendiri Bertahun-tahunAksi Mesum Sejoli di Taman Merjosari Malang Resahkan WargaSemeru Kembali Erupsi Saat Karhutla Masih Membara, Warga Diminta WaspadaHarga Emas Perhiasan Turun, Selasa 1 September 2026Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik per 1 SeptemberTerungkap Usai Korban Cari Perlindungan, Ayah di Sumenep Ini Diduga Aniaya Anak Sendiri Bertahun-tahunAksi Mesum Sejoli di Taman Merjosari Malang Resahkan WargaSemeru Kembali Erupsi Saat Karhutla Masih Membara, Warga Diminta WaspadaHarga Emas Perhiasan Turun, Selasa 1 September 2026Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik per 1 September

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

1 September 2026

Cari berita

Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026

Poin Penting (3)
  • Bahlil pastikan harga Pertalite tak naik hingga Desember 2026 meski konsumsi berpotensi over kuota.
  • Lonjakan Pertalite dipicu peralihan pengguna RON 92 saat harga minyak dunia naik.
  • BPH Migas catat konsumsi harian Pertalite naik 12,92 persen sepanjang Juli 2026.

Resolusi.co, Jakarta – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM bersubsidi, termasuk Pertalite, tidak akan naik hingga Desember 2026. Kepastian ini disampaikan di tengah potensi konsumsi yang berisiko melampaui kuota tahun ini.

Pemerintah saat ini masih menghitung seberapa besar kelebihan konsumsi yang terjadi. Lonjakan itu dipicu perpindahan sebagian pengguna BBM nonsubsidi RON 92 ke Pertalite ketika harga minyak dunia sempat naik.

“Kita lagi tetap menghitung potensi kelebihannya berapa. Memang kan ketika terjadi kenaikan harga BBM dunia, ada sebagian yang pengguna RON 92 masuk untuk mengisi ke RON 90, sehingga terjadi kenaikan,” kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Ia menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menahan harga BBM bersubsidi meski ada tekanan kuota dan fluktuasi harga minyak global.

“Apapun yang terjadi, saya menyampaikan bahwa harga minyak atau harga BBM subsidi, khususnya subsidi, itu tidak akan kita naikkan sampai dengan Desember 2026, sambil kita melihat perkembangan global,” ujarnya.

Berbeda dengan BBM subsidi, harga BBM nonsubsidi tetap mengikuti pergerakan pasar dunia dan akan terus disesuaikan secara periodik.

“Tetapi kalau untuk harga BBM non-subsidi, kita akan serahkan kepada harga pasar,” tutur Bahlil.

Angka dari BPH Migas menunjukkan sisi lain dari pernyataan Bahlil. Rata-rata penyaluran harian Pertalite yang semula 75.795 kiloliter naik 9,19 persen pada periode 10 Juni hingga 1 Juli, lalu melonjak lagi hingga 12,92 persen sepanjang Juli, menembus 84.368 kiloliter per hari. Jaminan harga tak naik jadi kurang berarti kalau kuotanya sendiri yang lebih dulu terancam habis.