TODAY'S RECAP
Tiga Tahun Absen Beli Tembakau, HKTI Probolinggo Sampai Usul Gudang DitutupKomentar Nyinyir Berujung Panjang, Suami Dokter di Malang Ikut Kena GetahnyaBaru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank IndonesiaLebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi BetinaGMPK DKI Desak Tutup Dapur MBG Sidoarjo, Minta BGN Sediakan Alat TesTiga Tahun Absen Beli Tembakau, HKTI Probolinggo Sampai Usul Gudang DitutupKomentar Nyinyir Berujung Panjang, Suami Dokter di Malang Ikut Kena GetahnyaBaru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank IndonesiaLebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi BetinaGMPK DKI Desak Tutup Dapur MBG Sidoarjo, Minta BGN Sediakan Alat TesTiga Tahun Absen Beli Tembakau, HKTI Probolinggo Sampai Usul Gudang DitutupKomentar Nyinyir Berujung Panjang, Suami Dokter di Malang Ikut Kena GetahnyaBaru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank IndonesiaLebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi BetinaGMPK DKI Desak Tutup Dapur MBG Sidoarjo, Minta BGN Sediakan Alat TesTiga Tahun Absen Beli Tembakau, HKTI Probolinggo Sampai Usul Gudang DitutupKomentar Nyinyir Berujung Panjang, Suami Dokter di Malang Ikut Kena GetahnyaBaru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank IndonesiaLebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi BetinaGMPK DKI Desak Tutup Dapur MBG Sidoarjo, Minta BGN Sediakan Alat Tes

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

2 September 2026

Cari berita

Baru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank Indonesia

Poin Penting (3)
  • Destry Damayanti resmi dilantik jadi Gubernur BI periode 2026-2031 dan menekankan prinsip 3I plus S dalam menjalankan tugas.
  • Pembagian bidang di antara enam ADG BI bersifat fluid dan bisa dirotasi, berbeda dari sistem di OJK atau LPS.
  • Langkah awal Destry adalah mengumpulkan seluruh ADG untuk menyusun ulang fokus pembidangan tugas.

Resolusi.co, Jakarta – Destry Damayanti resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2031. Ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI atas kepercayaan yang diberikan.

Destry menyebut akan berpegang pada prinsip 3I plus S dalam menjalankan tugas barunya, yaitu impactful, inklusif, dan integratif, yang dijalankan lewat sinergi Merah Putih untuk mendukung Indonesia maju. Ia menempatkan stabilitas ekonomi sebagai prioritas utama di tengah kondisi global yang masih dibayangi suku bunga tinggi berkepanjangan.

“Kita akan mengupayakan stabilitas, dan tentunya untuk mencapai stabilitas kita bisa bekerja sama, jadi tidak dengan Bank Indonesia sendiri, kita bisa mengajak tentunya bersama dengan sinergi Merah Putih itu,” ujar Destry dalam konferensi pers di Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

Soal pembagian tugas di internal BI, Destry menjelaskan bahwa lembaganya punya pola yang tidak sama dengan OJK atau LPS. Di dua lembaga itu, kepala eksekutif biasanya memegang bidang yang sangat spesifik dan tetap.

BI punya enam Anggota Dewan Gubernur yang masing-masing membawahi satuan kerja tertentu. Meski begitu, keputusan akhir tetap ada di forum Rapat Dewan Gubernur, bukan di tangan satu ADG saja.

“Jadi, siapapun pembidangan ini kita biasanya akan bahas lagi, karena kita itu biasanya suka putar,” beber Destry.

Ia mencontohkan, bidang ekonomi syariah yang saat ini ia pegang bisa saja suatu waktu berpindah ke Solikin M. Juhro atau Aida S. Budiman, tergantung kebutuhan ke depan.

Rotasi semacam ini sebetulnya lazim di lembaga kolegial seperti BI, tempat keputusan besar memang dirancang untuk tidak bergantung pada satu figur. Tapi cara Destry membicarakannya, blak-blakan dan tanpa berputar-putar, terasa berbeda dari gaya pejabat yang baru sehari dilantik pada umumnya.

Sebelum resmi dilantik, Destry sempat menyampaikan bahwa langkah pertamanya adalah mengumpulkan seluruh ADG untuk membahas fokus pembidangan.

“Kita kan harus duduk bersama dulu, semua ADG lengkap kita. Kita pembagian bidang dulu nih, karena kalau di Bank Indonesia kan masing-masing ADG punya bidang-bidang yang akan dibawahi,” kata Destry usai rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (1/9/2026).

Struktur pembidangan itu penting agar tugas dan fungsi pengawasan BI bisa langsung jalan. Namun pembagian ini sifatnya tidak permanen dan bisa disesuaikan kapan saja.

“Itu sifatnya nggak statis. Karena nanti kita bisa akan tukar, berapa tahun sekali mungkin kita tukar,” jelasnya, menyebut contoh kebijakan moneter, makroprudensial, hingga pendalaman pasar keuangan sebagai bidang yang bisa berpindah tangan antar-ADG.