Konferda PDIP Jateng Tetapkan Dolfie Jadi Ketua, Hadirkan Wajah Senior–Muda dalam Struktur Baru

- Dolfie OFP resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, didampingi Sumanto sebagai Sekretaris dan Kaisar Kiasa Kasih Said Putra sebagai Bendahara.
- Megawati menekankan loyalitas kader dan kepedulian terhadap rakyat, termasuk kesiapsiagaan bencana serta pentingnya merawat bumi dan memperkuat kerja politik partai.
- Struktur kepengurusan memadukan figur senior dan muda, dengan masuknya Pinka Haprani dan Kaisar sebagai representasi regenerasi tanpa “karpet merah”, serta kehadiran elite partai seperti Puan Maharani dan Andika Perkasa di forum Konferda–Konfercab.
, Jawa Tengah — Menjelang penghujung tahun, PDI Perjuangan Jawa Tengah menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) serentak untuk menetapkan kepengurusan baru sekaligus mendengar pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya. Agenda strategis partai berlambang banteng itu digelar di tengah penekanan penting Ketua Umum Megawati Soekarnoputeri terhadap kesiapsiagaan kader menghadapi isu rakyat, termasuk persoalan kebencanaan.
Dalam arahannya, Megawati mengingatkan kader agar hadir di tengah masyarakat, menjaga bumi, serta meneguhkan loyalitas dan kerja politik yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Ia menegaskan, struktur baru harus menjadi mesin penggerak organisasi yang lebih solid, responsif, dan efektif.
Melalui keputusan DPP, Dolfie OFP ditetapkan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Ia didampingi Sumanto sebagai Sekretaris yang melanjutkan periode sebelumnya, serta Kaisar Kiasa Kasih Said Putra sebagai Bendahara.
Kaisar, yang dikenal sebagai kader muda, saat ini merupakan anggota DPR RI terpilih periode 2024–2029 dari Dapil Jawa Tengah VIII sekaligus Bendahara DPP Banteng Muda Indonesia. Selain Kaisar, figur muda lain yang menguat dalam struktur adalah Pinka Haprani, anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah IV. Pinka bukan sosok instan; ia telah menjadi kader sejak 1996 dan mengawali karier politiknya dari DPRD Karanganyar pada 2004.
“Komposisi kepengurusan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah terpilih menunjukkan representasi wilayah, sekaligus keseimbangan antara senior dan junior,” ujar Megawati dalam keterangannya, Sabtu (27/12/2025).
Dolfie sendiri bukan nama baru di tubuh PDIP Jawa Tengah. Ia telah lama berkecimpung di struktur partai, pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009–2014, kini menjabat Wakil Sekjen DPP PDIP, Sekretaris Fraksi PDIP di DPR, sekaligus Wakil Ketua Komisi XI DPR RI.
Masuknya Pinka dan Kaisar dinilai memperkuat napas regenerasi. Meski demikian, status Pinka sebagai putri Puan Maharani dan cucu Megawati tidak membuatnya mendapat jalur istimewa. Dalam rapat formatur yang dipimpin Dolfie dan Puan Maharani sebagai unsur DPP, Pinka ditempatkan sebagai salah satu wakil ketua. Megawati menegaskan, cucunya harus meniti jalan politik dari bawah sebagaimana ia dulu menempa Puan.
Konferda dan Konfercab ini juga dihadiri para elite partai. Di antaranya Puan Maharani, jajaran pengurus DPP, hingga Jenderal (Purn) Andika Perkasa yang sebelumnya sempat diusung sebagai calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2024.
Struktur baru PDIP Jawa Tengah ini dinilai menjadi penanda keseimbangan pengalaman politik senior dengan energi politik generasi muda, sekaligus menguji konsistensi pesan Megawati: politik harus kembali berpijak pada kepentingan rakyat.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: