TODAY'S RECAP
Lolos Uji Kelayakan Tahap I, Calon Ketua DPC PKB se-DIY Teken Kontrak KomitmenKuasa Hukum Richard Lee Siapkan Laporan Pidana terhadap Doktif atas Tudingan Mualaf PalsuTrump Peringatkan Iran Soal Kesepakatan Nuklir, Tegaskan Teheran Tak Mampu Urus Diri SendiriHarga Emas Antam Turun Rp30.000 dan Perak Anjlok Rp1.700 per Gram pada Rabu 29 April 2026Buntut Kasus Little Aresha, Sultan HB X Instruksikan 31 Daycare Tanpa Izin di Kota Jogja Ditutup SementaraAsal Muasal Tragedi Kereta Bekasi: Palang Pintu Buatan Warga, Taksi Mogok Karena KorsletingEmpat Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana di Pengadilan MiliterLolos Uji Kelayakan Tahap I, Calon Ketua DPC PKB se-DIY Teken Kontrak KomitmenKuasa Hukum Richard Lee Siapkan Laporan Pidana terhadap Doktif atas Tudingan Mualaf PalsuTrump Peringatkan Iran Soal Kesepakatan Nuklir, Tegaskan Teheran Tak Mampu Urus Diri SendiriHarga Emas Antam Turun Rp30.000 dan Perak Anjlok Rp1.700 per Gram pada Rabu 29 April 2026Buntut Kasus Little Aresha, Sultan HB X Instruksikan 31 Daycare Tanpa Izin di Kota Jogja Ditutup SementaraAsal Muasal Tragedi Kereta Bekasi: Palang Pintu Buatan Warga, Taksi Mogok Karena KorsletingEmpat Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana di Pengadilan MiliterLolos Uji Kelayakan Tahap I, Calon Ketua DPC PKB se-DIY Teken Kontrak KomitmenKuasa Hukum Richard Lee Siapkan Laporan Pidana terhadap Doktif atas Tudingan Mualaf PalsuTrump Peringatkan Iran Soal Kesepakatan Nuklir, Tegaskan Teheran Tak Mampu Urus Diri SendiriHarga Emas Antam Turun Rp30.000 dan Perak Anjlok Rp1.700 per Gram pada Rabu 29 April 2026Buntut Kasus Little Aresha, Sultan HB X Instruksikan 31 Daycare Tanpa Izin di Kota Jogja Ditutup SementaraAsal Muasal Tragedi Kereta Bekasi: Palang Pintu Buatan Warga, Taksi Mogok Karena KorsletingEmpat Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana di Pengadilan MiliterLolos Uji Kelayakan Tahap I, Calon Ketua DPC PKB se-DIY Teken Kontrak KomitmenKuasa Hukum Richard Lee Siapkan Laporan Pidana terhadap Doktif atas Tudingan Mualaf PalsuTrump Peringatkan Iran Soal Kesepakatan Nuklir, Tegaskan Teheran Tak Mampu Urus Diri SendiriHarga Emas Antam Turun Rp30.000 dan Perak Anjlok Rp1.700 per Gram pada Rabu 29 April 2026Buntut Kasus Little Aresha, Sultan HB X Instruksikan 31 Daycare Tanpa Izin di Kota Jogja Ditutup SementaraAsal Muasal Tragedi Kereta Bekasi: Palang Pintu Buatan Warga, Taksi Mogok Karena KorsletingEmpat Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Militer

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

30 April 2026
TODAY'S RECAP
Lolos Uji Kelayakan Tahap I, Calon Ketua DPC PKB se-DIY Teken Kontrak Komitmen Kuasa Hukum Richard Lee Siapkan Laporan Pidana terhadap Doktif atas Tudingan Mualaf Palsu Trump Peringatkan Iran Soal Kesepakatan Nuklir, Tegaskan Teheran Tak Mampu Urus Diri Sendiri Harga Emas Antam Turun Rp30.000 dan Perak Anjlok Rp1.700 per Gram pada Rabu 29 April 2026 Buntut Kasus Little Aresha, Sultan HB X Instruksikan 31 Daycare Tanpa Izin di Kota Jogja Ditutup Sementara Asal Muasal Tragedi Kereta Bekasi: Palang Pintu Buatan Warga, Taksi Mogok Karena Korsleting Empat Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Militer Tak Ada Palang Otomatis di Perlintasan Pemicu Tabrakan Maut Bekasi Timur Lolos Uji Kelayakan Tahap I, Calon Ketua DPC PKB se-DIY Teken Kontrak Komitmen Kuasa Hukum Richard Lee Siapkan Laporan Pidana terhadap Doktif atas Tudingan Mualaf Palsu Trump Peringatkan Iran Soal Kesepakatan Nuklir, Tegaskan Teheran Tak Mampu Urus Diri Sendiri Harga Emas Antam Turun Rp30.000 dan Perak Anjlok Rp1.700 per Gram pada Rabu 29 April 2026 Buntut Kasus Little Aresha, Sultan HB X Instruksikan 31 Daycare Tanpa Izin di Kota Jogja Ditutup Sementara Asal Muasal Tragedi Kereta Bekasi: Palang Pintu Buatan Warga, Taksi Mogok Karena Korsleting Empat Terdakwa Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Militer Tak Ada Palang Otomatis di Perlintasan Pemicu Tabrakan Maut Bekasi Timur

Cari berita

Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur: 6 Tewas, 80 Luka, 240 Penumpang Selamat

Poin Penting (3)
  • Tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) menewaskan enam penumpang KRL dan melukai 80 lainnya, sementara 240 penumpang Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.
  • Seluruh biaya pengobatan dan pemakaman korban ditanggung oleh asuransi dan KAI, dengan korban luka ditangani di delapan rumah sakit di sekitar Bekasi.
  • Direktur Utama KAI menyebut sebuah taksi hijau diduga menjadi pemicu awal insiden, meski penyelidikan masih berlangsung dan pihak taksi Green SM telah memberikan klarifikasi.

Resolusi.co, Bekasi – Enam orang penumpang KRL Commuter Line tewas dan 80 lainnya mengalami luka-luka akibat tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling serius dalam beberapa tahun terakhir.

PT Kereta Api Indonesia mengumumkan data korban tersebut pada Selasa pagi. Sementara seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang dinyatakan selamat.

“Penumpang KRL tercatat enam orang meninggal dunia dan 80 orang mengalami luka-luka yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam pernyataan resminya.

Para korban luka tersebar di delapan rumah sakit di sekitar Bekasi, mulai dari RSUD Bekasi, RS Bella, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, hingga RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat. KAI memastikan seluruh biaya perawatan korban luka dan pemakaman korban meninggal ditanggung penuh oleh asuransi dan perusahaan.

Proses evakuasi berlangsung lambat dan penuh kehati-hatian. Sebab, sejumlah korban masih dalam kondisi hidup saat terjebak di reruntuhan gerbong dan memerlukan penanganan khusus agar tidak memperparah kondisi mereka.

“Tim medis, Basarnas, serta tim KAI terus berupaya maksimal untuk memberikan pertolongan terbaik kepada seluruh korban,” ujar Anne.

Direktur Utama KAI sebelumnya menyebut bahwa pemicu awal insiden ini diduga sebuah taksi hijau yang menerobos atau terhenti di jalur kereta. Dugaan itu memicu KRL melakukan pengereman mendadak, yang kemudian berujung pada tabrakan dengan rangkaian Argo Bromo Anggrek dari arah berlawanan. Pihak taksi Green SM sudah memberikan klarifikasi, meski penyelidikan resmi masih terus berjalan.

KAI membuka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban memperoleh data dan keterangan terkait kondisi penumpang. Anne menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapat penanganan terbaik.

Kecelakaan ini terjadi persis satu hari sebelum libur panjang akhir April, ketika volume penumpang kereta di sejumlah rute biasanya jauh di atas rata-rata. Waktu dan lokasi kejadian menambah beban penanganan di lapangan.