TODAY'S RECAP

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

19 Mei 2026
TODAY'S RECAP
Timwas DPR Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Jemaah Reguler Kini Bisa Menginap di Hotel Bintang Lima Madinah MPR Gelar Sarasehan Nasional Obligasi Daerah di Palembang, Dorong Kemandirian Fiskal Pemda Belanja di Koperasi Desa Merah Putih Blitar, Harganya Ternyata Sama Persis dengan Minimarket Rapat Nasional Majelis Salakan I Resmi Digelar di Surabaya, Lima Ratus Warga Annuqayah Berkumpul dari Penjuru Negeri Pertemuan Trump dan Xi Berakhir Hampa, Rupiah Langsung Rontok di Awal Pekan Emas Antam Makin Murah Sepekan Ini, Ini Harga Terbarunya Hari Ini Kementerian PU: Konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II Serap 59.541 Tenaga Kerja, Target Selesai 20 Juni 2026 Trump Pergi, Putin Langsung Masuk ke Beijing: Apa yang Sedang Dibicarakan Raksasa-raksasa Dunia di China? Timwas DPR Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Jemaah Reguler Kini Bisa Menginap di Hotel Bintang Lima Madinah MPR Gelar Sarasehan Nasional Obligasi Daerah di Palembang, Dorong Kemandirian Fiskal Pemda Belanja di Koperasi Desa Merah Putih Blitar, Harganya Ternyata Sama Persis dengan Minimarket Rapat Nasional Majelis Salakan I Resmi Digelar di Surabaya, Lima Ratus Warga Annuqayah Berkumpul dari Penjuru Negeri Pertemuan Trump dan Xi Berakhir Hampa, Rupiah Langsung Rontok di Awal Pekan Emas Antam Makin Murah Sepekan Ini, Ini Harga Terbarunya Hari Ini Kementerian PU: Konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II Serap 59.541 Tenaga Kerja, Target Selesai 20 Juni 2026 Trump Pergi, Putin Langsung Masuk ke Beijing: Apa yang Sedang Dibicarakan Raksasa-raksasa Dunia di China?

Cari berita

Tabrakan KA Jarak Jauh dan KRL di Bekasi Timur: 5 Tewas, 3 Korban Masih Terjepit

Poin Penting (3)
  • Tabrakan antara KA jarak jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur menewaskan 5 orang dan melukai puluhan lainnya, dengan 3 korban masih terjepit hingga pagi hari.
  • Kondisi gerbong KRL hancur parah, kepala kereta jarak jauh menancap menembus badan gerbong, dan proses evakuasi berlangsung lebih dari sembilan jam.
  • Sebanyak 79 korban dirawat di sembilan rumah sakit berbeda, menurut keterangan Dirut KAI Bobby Rasyidin di lokasi kejadian.

Resolusi.co, Bekasi – Gerbong KRL Commuter Line ringsek parah. Kepala kereta api jarak jauh masih menancap menembus badan gerbong, pecahan kaca berserakan di mana-mana. Itulah pemandangan yang tersisa di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi, sekitar sembilan jam setelah tabrakan hebat terjadi malam sebelumnya.

Ambulans masih hilir mudik. Sejumlah petugas kepolisian tetap berjaga di sekitar lokasi, sementara tim gabungan bekerja di antara reruntuhan gerbong yang sudah tidak berbentuk untuk mengevakuasi korban yang belum berhasil dikeluarkan.

Lima orang dipastikan meninggal dunia dalam insiden ini. Tiga di antaranya sudah teridentifikasi, yakni Nuryati (62 tahun), Enggar Retno K (35 tahun), dan Nurlaela (30 tahun). Ketiganya perempuan.

“Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu 5. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar 3,” ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin kepada wartawan di lokasi kejadian.

“Dan yang sudah observasi di rumah sakit itu berjumlah 79. Rumah sakitnya ada sembilan RS,” tambahnya.

Selain korban jiwa, puluhan orang mengalami luka-luka dan dirawat di berbagai rumah sakit di sekitar Bekasi. Sebagian telah dipulangkan, sebagian lagi masih menjalani perawatan, termasuk beberapa yang dirujuk ke RS Mitra Plumbon dan RS Siloam karena kondisi yang lebih serius.

Kecelakaan semacam ini selalu meninggalkan pertanyaan yang sama, di mana titik gagalnya sistem? Jawaban atas pertanyaan itu belum datang, sementara proses evakuasi masih berjalan dan keluarga korban menunggu kabar di luar pita pengaman.