KAI Tanggung Penuh Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

- KAI memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka dan pemakaman korban meninggal ditanggung penuh oleh asuransi dan perusahaan, tanpa beban kepada keluarga.
- Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur menewaskan 6 penumpang KRL dan melukai 80 lainnya, yang kini dirawat di delapan rumah sakit.
- Stasiun Bekasi Timur sementara ditutup untuk naik turun penumpang, dan KAI membuka posko informasi di lokasi untuk membantu keluarga korban.
, Bekasi – PT KAI (Persero) memastikan tidak ada satu pun biaya yang dibebankan kepada korban maupun keluarga mereka. Seluruh ongkos pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi yang meninggal dunia ditanggung sepenuhnya melalui asuransi dan KAI.
Pernyataan itu disampaikan menyusul tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam. Dari sisi penumpang KA Argo Bromo Anggrek, sebanyak 240 orang dilaporkan selamat. Namun di pihak penumpang KRL, enam orang meninggal dunia dan 80 lainnya mengalami luka-luka.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).
Para korban yang membutuhkan perawatan medis disebarkan ke delapan fasilitas kesehatan di sekitar Bekasi, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Proses evakuasi berjalan lambat karena sebagian korban masih terjebak di dalam gerbong dalam kondisi hidup, sehingga tim harus bekerja dengan sangat hati-hati. Tim medis, Basarnas, dan petugas KAI terus berjaga di lokasi hingga dini hari.
KAI juga membuka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur khusus bagi keluarga yang mencari kabar penumpang. Sementara untuk operasional, Stasiun Bekasi Timur untuk sementara tidak melayani naik turun penumpang. Perjalanan KRL dialihkan dan hanya dilayani sampai Stasiun Bekasi.
Pernyataan tanggungan biaya dari KAI memang perlu, tapi yang lebih mendesak bagi keluarga korban adalah kepastian, siapa yang masih terjepit, siapa yang sudah ditemukan, dan di mana mereka dibawa. Posko informasi menjadi satu-satunya kanal resmi untuk itu.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: