Tasya Tangerang Selatan Juara Dangdut Academy 7, Raup 406 Juta Virtual Gift Kalahkan Valen Pamekasan

- Tasya Tangerang Selatan dinobatkan juara DA7 dengan total 406 juta Virtual Gift, mengungguli Valen Pamekasan (353 juta) setelah persaingan tiga malam grand final yang dramatis.
- Kemenangan diraih setelah Tasya membalikkan keadaan di Grand Final 2, dimana Valen sempat unggul di Grand Final 1, dengan penampilan duet bersama Putri Ariani dan Lesti Kejora yang memukau juri.
- Tasya bawa pulang hadiah Rp300 juta plus piala, apartemen gratis setahun, kontrak manajemen, dan beasiswa IMDE, sambil mendonasikan sebagian Virtual Gift untuk korban bencana Sumatra.
, JAKARTA – Perhelatan akbar Dangdut Academy 7 Indosiar resmi berakhir pada Sabtu dini hari (27/12/2025) dengan menobatkan Anastasya Febrianti Susilo Allesia, yang akrab disapa Tasya asal Tangerang Selatan, sebagai juara pertama. Kemenangan ini diraih setelah persaingan sengit melawan Valen dari Pamekasan, Jawa Timur, sepanjang tiga malam konser grand final yang berlangsung dramatis.
Penentuan juara dilakukan berdasarkan akumulasi perolehan Virtual Gift dari pemirsa yang dihitung sejak Grand Final 1, Grand Final 2 (Mini Konser), hingga Grand Final 3 atau Konser Kemenangan. Dalam hasil akhir, Tasya berhasil mengumpulkan total 406 juta Virtual Gift, mengungguli Valen yang meraih 353 juta Virtual Gift dengan selisih signifikan.
Babak Grand Final Dangdut Academy 7 diselenggarakan dalam tiga malam penuh drama dan persaingan ketat. Dimulai pada Jumat (19/12/2025) dengan Grand Final 1 yang mengusung tema “Duet With Putri Ariani”. Pada malam pembuka tersebut, Valen sempat memimpin perolehan Virtual Gift, menunjukkan dukungan kuat dari basis penggemarnya.
Kedua finalis mendapat kesempatan berharga tampil berkolaborasi dengan musisi kenamaan, Putri Ariani, juara America’s Got Talent. Momen duet ini menjadi salah satu daya tarik utama, memadukan genre dangdut dengan sentuhan vokal pop modern yang khas dari Putri Ariani. Penampilan keduanya berhasil meraih standing ovation dari seluruh juri.
Persaingan semakin memanas pada Grand Final 2 atau “Mini Konser” yang digelar pada Rabu (24/12/2025). Dalam babak ini, Tasya berhasil membalikkan keadaan dan unggul dalam perolehan Virtual Gift, terutama berkat dominasi dalam kategori D’Sultan yang memiliki bobot nilai lebih besar.
Penampilan dikemas layaknya konser tunggal, menuntut kematangan musikal dan penguasaan panggung yang prima. Valen tampil membawakan tiga lagu berturut-turut yakni “Jangan Tunggu Lama-Lama”, “Nurjanah”, dan “Derita”, sementara Tasya memukau dengan lagu “Bunga Pengantin” karya Rita Sugiarto, dilanjutkan “Mandi” dan “Ada di Mana-mana”.
Malam penentuan, Grand Final 3 atau Konser Kemenangan, berlangsung pada Jumat (26/12/2025) di Studio Indosiar, Jakarta. Sistem penentuan juara murni didasarkan pada akumulasi Virtual Gift yang dikirimkan pemirsa sejak Grand Final 1 hingga malam puncak.
Konser Kemenangan berlangsung meriah dan penuh emosi. Tasya dan Valen tampil membawakan lagu kemenangan resmi musim ini berjudul “Teman Jadi Nyaman” dalam versi masing-masing, yang sukses mendapatkan standing ovation dari seluruh juri.
Selain itu, kedua finalis juga berkesempatan berduet dengan juara Dangdut Academy 1, Lesti Kejora. Valen tampil membawakan lagu “Mimpi Terindah” milik Elvy Sukaesih bersama Lesti, sementara Tasya berduet dengan Lesti untuk lagu “Terkesima” karya Rhoma Irama feat Noer Halimah.
Jajaran juri yang hadir pada malam-malam grand final termasuk nama-nama besar seperti Soimah, Lesti Kejora, Dewi Perssik, Wika Salim, Elvy Sukaesih, Iyeth Bustami, dan Rita Sugiarto, yang memberikan penilaian dan masukan berharga bagi para finalis.
Ketegangan kian terasa saat Rina Nose mulai memandu detik-detik pengumuman hasil perolehan poin akhir. Suasana studio yang semula riuh seketika menjadi hening saat proses hitung mundur dimulai untuk menentukan siapa yang layak menyandang gelar juara tahun ini.
“Siapakah yang akan menyandang gelar juara Dangdut Academy 7. Poin siapakah yang tertinggi di antara mereka Indosiar bersiap, kami akan memulai hitungan mundur,” ujar Rina Nose dari panggung Grand Final DA7.
Akhirnya, pengumuman yang dinanti-nantikan itu pun dibacakan oleh Ramzi di tengah suasana yang sangat emosional.
“Juara dangdut academy 7, selamat untuk Tasya. Dan Valen sebagai juara kedua,” sahut Ramzi.
Begitu namanya disebut sebagai pemenang, Tasya langsung tersungkur melakukan sujud syukur di atas panggung sebagai bentuk rasa terima kasihnya kepada Tuhan. Sorak-sorai penonton pun pecah memenuhi ruangan menyambut kemenangan tersebut.
Sambil berlinang air mata, Tasya menyampaikan rasa terima kasih terdalamnya untuk kedua orang tuanya yang selalu setia memberi dukungan dan kekuatan selama kompetisi berlangsung.
“Tasya mengucapkan terimakasih banyak untuk semua yang sudah mendukung buat mama papa pastinya. Makasih banyak karena sudah selalu support Tasya, selalu memberi wejangan, selalu memberi kekuatan di saat banyak orang yang meremehkan Tasya. Tapi mama papa selalu memberi kekuatan sehingga Tasya selalu memiliki keinginan jadi lebih baik lagi,” ucap Tasya.
Tasya, dengan nama lengkap Anastasya Febrianti Susilo Allesia, adalah penyanyi muda berusia 15 tahun dari Tangerang Selatan. Ia dikenal memiliki karakter vokal yang kuat dan fleksibel, mampu membawakan berbagai genre dangdut dengan stabil. Sepanjang kompetisi, Tasya konsisten meraih dukungan Virtual Gift tinggi, meski sempat diterpa pro dan kontra terkait dominasi dukungan digital.
Sebelum sukses di DA7, Tasya juga memiliki pengalaman di ajang pencarian bakat Idola Cilik 6 RCTI pada tahun 2022. Selama kompetisi DA7, ia berada di bawah bimbingan D’Coach Melly Lee.
Sebagai juara pertama Dangdut Academy 7, Tasya berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp300 juta, piala kemenangan, dan lagu single kemenangan. Selain itu, ia juga akan mendapatkan fasilitas apartemen gratis selama satu tahun, kontrak manajemen artis dan label selama satu tahun, serta beasiswa penuh di Institut Media Digital Emtek.
Valen Pamekasan, sebagai juara kedua, menerima hadiah uang tunai Rp200 juta, medali juara kedua, kontrak manajemen artis dan label selama satu tahun, serta beasiswa penuh di Institut Media Digital Emtek.
Menjelang pengumuman pemenang, Tasya dan Valen menunjukkan jiwa sosial dengan mendonorkan sebagian hasil Virtual Gift mereka untuk membantu korban bencana alam di Sumatra. Komitmen tersebut mereka sampaikan langsung di atas panggung sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.
Sebagai penutup dari kemenangannya, Tasya mengucapkan terima kasih kepada pihak Indosiar dan dewan juri atas kesempatan serta ilmu yang diberikan.
“Terima kasih Indosiar telah memberikan kesempatan hingga Tasya berada di titik ini. Para dewan juri terima kasih banyak atas masukannya. Tasya berjanji akan terus belajar dan terus mengeksplore kemampuan Tasya,” tutup Tasya.
Dengan kemenangan ini, Tasya melanjutkan estafet para legenda dangdut yang lahir dari Dangdut Academy, sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan kariernya sebagai bintang dangdut nasional.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: