TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Pakai Talent DNA, Khofifah Rotasi Besar-besaran Pejabat Tinggi di Jatim

Poin Penting (3)
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama hasil rotasi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
  • Rotasi menggunakan metode Talent DNA dan uji kompetensi untuk penerapan sistem merit agar penempatan pejabat sesuai potensi dan kompetensi.
  • Gubernur meminta pejabat fokus pada program prioritas daerah dan menyelaraskannya dengan proyek strategis nasional, termasuk menjaga posisi Jatim sebagai lumbung pangan nasional.

Resolusi.co, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memutuskan rotasi tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Langkah ini diambil untuk menguatkan penerapan sistem merit sekaligus menyelaraskan program prioritas daerah dengan agenda nasional.

Rotasi mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 800.1.3.3/362/204/2026 tertanggal 29 Januari 2026. Tujuh pejabat yang mendapat penempatan baru adalah M. Yasin sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Nurkholis sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Dydik Rudy Prasetya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi.

Imam Hidayat dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jatim. Sementara Sufi Agustini menempati posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan.

Dua posisi lain diisi Tri Wahyu Liswati sebagai Kepala Bakorwil Bojonegoro, dan Agung Subagyo sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim.

“Pelayanan terbaik menjadi kunci terwujudnya kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Rotasi kali ini menjadi yang pertama menggunakan pemetaan Talent DNA yang dikombinasikan dengan uji kompetensi oleh tim panitia seleksi. Khofifah meyakini pendekatan tersebut memperkuat sistem merit agar penempatan pejabat sesuai dengan kompetensi dan potensi mereka.

“Mapping Talent DNA yang dikuatkan uji kompetensi diharapkan membuat pejabat yang dilantik mampu bekerja maksimal,” jelasnya.

Gubernur meminta seluruh pejabat mengoptimalkan program prioritas daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pelaksanaan program, baik yang bersifat pokok maupun penunjang, terutama program yang berdampak langsung pada masyarakat.

Penyelarasan program daerah dengan proyek strategis nasional juga menjadi fokus utama. Khofifah mencontohkan capaian Jawa Timur dalam penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 2025 yang mencatat surplus 5,97 persen, tertinggi di Pulau Jawa.

“Kebijakan harus disusun secara hati-hati dengan melibatkan kajian para pakar, praktisi, dan tokoh,” katanya.

Dalam penutupan pelantikan, Khofifah berpesan agar pejabat yang dilantik menjaga capaian Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional sekaligus memperkuat kontribusi daerah pada pembangunan nasional.

“Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” pungkas Khofifah.