Plafon Gate 7 Terminal 3 Soekarno-Hatta Jebol saat Hujan Deras, 12 Penerbangan Dialihkan ke Bandara Lain

- Atap boarding lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, jebol akibat hujan deras pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 13.40 WIB, memicu kepanikan penumpang yang berlarian di area keberangkatan internasional.
- Pihak pengelola menyebut gangguan hanya berlangsung sekitar lima menit di satu titik dan langsung ditangani, serta memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
- Hujan deras disertai windshear turut mengganggu operasional penerbangan, dengan 12 penerbangan dialihkan, 14 melakukan holding, dan 13 lainnya batal mendarat atau go-around.
, TANGERANG – Insiden tak terduga terjadi di area keberangkatan internasional Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2026) siang. Atap boarding lounge di Gate 7 jebol di tengah guyuran hujan deras, memaksa ratusan penumpang yang tengah menunggu keberangkatan berlarian menyelamatkan diri.
Kejadian bermula sekitar pukul 13.40 WIB. Salah satu saksi mata yang saat itu hendak terbang ke Singapura, pemilik akun Threads @r.grnda_, menuturkan bahwa kebocoran tidak langsung parah. Air hanya menetes perlahan dari plafon sebelum rembesan itu melebar dan semakin deras.
“Hujan gede barusan. Terus bocor alus yang makin lama makin lebar,” kata saksi itu saat dikonfirmasi.
Tidak lama berselang, bagian atap tak lagi sanggup menahan beban air yang terus menumpuk. Plafon pun jebol dan air tumpah seketika. Penumpang yang berada di sekitar area Gate 7 langsung berhamburan.
“Lumayan banyak kak, alhamdulillah masih sempet pada lari,” tambahnya.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun rekaman kejadian menyebar dengan cepat di media sosial, terutama melalui unggahan akun Instagram @jakarta.terkini, dan membuat publik mempertanyakan kondisi infrastruktur terminal yang selama ini diklaim sebagai wajah utama penerbangan internasional Indonesia.
Assistant Deputy Communication and Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, membenarkan insiden itu terjadi. Ia menyebut gangguan hanya berlangsung singkat dan di satu titik saja.
“Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan,” kata Yudistiawan.
Ia menambahkan, hujan turun begitu tiba-tiba dengan intensitas yang tidak terprediksi. Lokasi kejadian berada di area antara Gate 7 menuju Gate 8, yang merupakan zona keberangkatan internasional.
“Jadi hujannya tidak terprediksi karena turun deras banget. Namun, sepertinya tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Cuaca buruk hari itu bukan hanya menghantam bangunan terminal. Di sisi udara, hujan berintensitas tinggi yang disertai potensi windshear langsung memukul jadwal penerbangan, terutama pada fase pendaratan. Berdasarkan data Airport Operation Control Center (AOCC), sebanyak 12 penerbangan terpaksa dialihkan ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding atau melayang di udara sambil menunggu, 13 penerbangan melakukan go-around atau batal mendarat dan kembali mengudara, serta satu penerbangan kembali ke apron.
Meski demikian, Yudistiawan memastikan fasilitas sisi udara seperti landasan pacu, jalur taksi, dan apron tetap aman dan tidak tergenang.
“Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional,” tegasnya.
PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola menyatakan koordinasi intensif terus dijalankan bersama AirNav Indonesia, maskapai, dan seluruh pemangku kepentingan. Personel bandara juga disebut bersiaga penuh selama 24 jam, dengan kewenangan mensterilkan area tertentu dari penumpang begitu ada potensi gangguan terdeteksi.
Pihak bandara mengimbau penumpang untuk memantau jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai dan datang lebih awal, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi mengganggu operasional dalam waktu dekat.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: