Terduga Pembobol Toko di Gili Iyang Diamankan, Warga Minta Kasus Pencurian Lama Ikut Diusut

- Polsek Dungkek mengamankan seorang pria berinisial MM yang diduga terlibat dalam kasus pembobolan toko di Desa Bancamara, Pulau Gili Iyang, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan.
- Penyidik mengidentifikasi terduga pelaku melalui hasil olah TKP, keterangan saksi, serta petunjuk dari rekaman CCTV yang masih dapat diakses meski kamera mengalami kerusakan.
- Warga berharap penyidikan dikembangkan untuk mengungkap kasus-kasus pencurian serupa yang pernah terjadi di Pulau Gili Iyang agar memberikan kepastian hukum dan meningkatkan rasa aman masyarakat.
, SUMENEP – Penanganan kasus pembobolan toko di Desa Bancamara, Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, memasuki babak baru. Jajaran Polsek Dungkek mengamankan seorang pria berinisial MM yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Pengamanan dilakukan setelah polisi menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan serangkaian penyelidikan. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, serta petunjuk yang berhasil dikumpulkan, penyidik mengidentifikasi sosok yang diduga sebagai pelaku.
Saat ini MM masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Dungkek. Penyidik terus mendalami keterangan yang bersangkutan untuk mengungkap kronologi kejadian, motif, serta kemungkinan keterkaitannya dengan perkara lain.
Peristiwa pembobolan itu terjadi pada Rabu malam (22/7/2026). Dari hasil olah TKP, pelaku diduga masuk ke dalam bangunan dengan cara merusak bagian dinding menggunakan benda keras. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sebuah palu tumbuk yang diduga digunakan saat melancarkan aksinya.
Korban mengatakan kamera pengawas (CCTV) di tokonya mengalami kerusakan ketika peristiwa berlangsung. Meski demikian, berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyidik, sebagian rekaman yang masih dapat diakses menjadi salah satu petunjuk penting hingga mengarah pada identitas terduga pelaku.
Saat ditemui pada Senin (27/7/2026), korban mengaku bersyukur karena kasus yang dilaporkannya mulai menunjukkan perkembangan. Ia berharap penyidikan dapat dilakukan secara menyeluruh dan tidak berhenti pada satu perkara saja.
“Alhamdulillah akhirnya ada perkembangan. Harapan kami, penyidik tidak berhenti sampai di sini. Kami ingin kasus-kasus yang pernah terjadi juga dapat diungkap sehingga semuanya menjadi terang,” ujar korban.
Korban menuturkan toko miliknya telah menjadi sasaran pencurian sebanyak enam kali dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, sejumlah kasus sebelumnya belum berhasil diungkap karena pada saat itu belum tersedia kamera pengawas yang dapat membantu proses penyelidikan.
Perkembangan penanganan perkara ini juga menjadi perhatian masyarakat Desa Bancamara dan Pulau Gili Iyang. Warga berharap aparat kepolisian mengusut kasus tersebut secara profesional, objektif, dan transparan agar memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.
Selain itu, masyarakat berharap penyidik mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara kasus yang sedang ditangani dengan sejumlah peristiwa pencurian lain yang memiliki pola serupa. Apabila dalam proses penyidikan ditemukan dugaan keterlibatan pihak lain, warga berharap penanganannya dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Respons cepat Polsek Dungkek dalam menindaklanjuti laporan korban mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka berharap pengungkapan perkara ini menjadi langkah awal untuk membuka tabir kasus-kasus pembobolan dan pencurian lain yang selama ini belum terungkap di Pulau Gili Iyang.
Hingga berita ini ditulis, penyidik Polsek Dungkek masih melakukan pemeriksaan terhadap MM. Status hukum yang bersangkutan akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan proses hukum yang berlaku.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: