TODAY'S RECAP
Haul Ke-93 RKH Abd Hamid Itsbat Banyuanyar Dihadiri Puluhan Ribu Alumni dan PejabatPerang Iran Hantam Rupiah! Harga Minyak Diprediksi Tembus US$200, Defisit APBN MengancamGara-Gara Perang Iran, Harga Minyak Dunia Lampaui US$100, APBN Indonesia Ikut TerguncangRupiah Tembus Rp17.000! Melampaui Krisis Moneter 1998 dan Pandemi Covid-19Mojtaba Khamenei Ditunjuk Pimpin Iran, Para Analis Nilai Operasi Militer AS-Israel Gagal Ubah RezimNetanyahu Ancam Iran: Kami Punya Banyak Kejutan untuk Menggoyahkan Rezim Anda!Haul Ke-93 RKH Abd Hamid Itsbat Banyuanyar Dihadiri Puluhan Ribu Alumni dan PejabatPerang Iran Hantam Rupiah! Harga Minyak Diprediksi Tembus US$200, Defisit APBN MengancamGara-Gara Perang Iran, Harga Minyak Dunia Lampaui US$100, APBN Indonesia Ikut TerguncangRupiah Tembus Rp17.000! Melampaui Krisis Moneter 1998 dan Pandemi Covid-19Mojtaba Khamenei Ditunjuk Pimpin Iran, Para Analis Nilai Operasi Militer AS-Israel Gagal Ubah RezimNetanyahu Ancam Iran: Kami Punya Banyak Kejutan untuk Menggoyahkan Rezim Anda!Haul Ke-93 RKH Abd Hamid Itsbat Banyuanyar Dihadiri Puluhan Ribu Alumni dan PejabatPerang Iran Hantam Rupiah! Harga Minyak Diprediksi Tembus US$200, Defisit APBN MengancamGara-Gara Perang Iran, Harga Minyak Dunia Lampaui US$100, APBN Indonesia Ikut TerguncangRupiah Tembus Rp17.000! Melampaui Krisis Moneter 1998 dan Pandemi Covid-19Mojtaba Khamenei Ditunjuk Pimpin Iran, Para Analis Nilai Operasi Militer AS-Israel Gagal Ubah RezimNetanyahu Ancam Iran: Kami Punya Banyak Kejutan untuk Menggoyahkan Rezim Anda!Haul Ke-93 RKH Abd Hamid Itsbat Banyuanyar Dihadiri Puluhan Ribu Alumni dan PejabatPerang Iran Hantam Rupiah! Harga Minyak Diprediksi Tembus US$200, Defisit APBN MengancamGara-Gara Perang Iran, Harga Minyak Dunia Lampaui US$100, APBN Indonesia Ikut TerguncangRupiah Tembus Rp17.000! Melampaui Krisis Moneter 1998 dan Pandemi Covid-19Mojtaba Khamenei Ditunjuk Pimpin Iran, Para Analis Nilai Operasi Militer AS-Israel Gagal Ubah RezimNetanyahu Ancam Iran: Kami Punya Banyak Kejutan untuk Menggoyahkan Rezim Anda!

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

10 Maret 2026

Cari berita

China Bor Kerak Bumi 10 Km di Xinjiang, Proyek Ambisius Ungkap Rahasia Geologi

Poin Penting (3)
  • China memulai proyek pengeboran ultra-dalam Shendi Take 1 di Gurun Taklimakan, Xinjiang, dengan target kedalaman lebih dari 10 kilometer.
  • Proyek ini bertujuan mengumpulkan data penting tentang struktur kerak benua, dinamika gempa, pergerakan lempeng, hingga potensi energi bawah tanah.
  • Dipimpin akademisi CAE Sun Jinsheng, proyek ini disebut sebagai lompatan teknologi besar, sekaligus melanjutkan tradisi pengeboran terdalam setelah Kola Superdeep Borehole di Rusia.

Resolusi.co, Jakarta — China kembali unjuk ambisi besar di bidang sains dan teknologi bawah permukaan Bumi. Negeri Tirai Bambu itu memulai proyek pengeboran ultra-dalam untuk menembus kerak Bumi hingga lebih dari enam mil atau sekitar 10 kilometer.

Proyek yang dikutip dari Earth, Minggu (21/12/2025), ini diberi nama Shendi Take 1 dan berlokasi di Gurun Taklimakan, Cekungan Tarim, Xinjiang. Lubang bor berdiameter sempit itu dirancang menembus lebih dari sepuluh lapisan batuan benua, termasuk batuan kuno dari periode Kapur yang diyakini menyimpan jejak sejarah geologi penting Bumi.

Pengeboran dipimpin oleh akademisi Chinese Academy of Engineering (CAE), Sun Jinsheng. Ia menyebut proyek tersebut sebagai tonggak baru teknologi pengeboran dalam dan eksplorasi geosains di daratan China.

“Kesulitannya dapat disamakan seperti mengendalikan truk besar yang berjalan di atas dua kabel baja tipis,” ujar Sun menggambarkan ekstremnya tantangan teknis di lapangan.

Tujuan proyek ini bukan sekadar mengejar rekor kedalaman. China menargetkan pengumpulan data geologi vital terkait kerak benua—lapisan yang menyimpan panas, fluida, serta tegangan yang berkaitan dengan gempa bumi, pembentukan pegunungan, dan dinamika pergerakan lempeng tektonik. Data tersebut diyakini akan melengkapi pemahaman ilmiah yang selama ini hanya diperoleh melalui survei seismik dan gravitasi.

Selain kepentingan ilmiah, pengeboran ultra-dalam ini juga diharapkan memberi gambaran baru mengenai perilaku hidrokarbon pada tekanan ekstrem. Temuan itu berpotensi memengaruhi strategi eksplorasi energi di masa depan.

Proyek Shendi Take 1 sekaligus melanjutkan tradisi pengeboran terdalam dunia, setelah sebelumnya Rusia mencatatkan sejarah melalui Kola Superdeep Borehole. Namun langkah China kali ini dinilai mencerminkan lompatan teknologi baru sekaligus ambisi besar menggali lebih jauh rahasia yang tersimpan di kedalaman kerak Bumi.

Dengan target kedalaman lebih dari enam mil, proyek ini diproyeksikan menjadi “laboratorium” raksasa di bawah tanah untuk menguak misteri geologi yang selama ini tersembunyi jauh di bawah permukaan.