TODAY'S RECAP
Prinsip Pengelompokan Desil Sudah Tepat, Chusni Mubarok: Yang Perlu Dibenahi Adalah Akurasi dan Kecepatan KoreksinyaMenjernihkan Makna Monopoli dalam Tata Kelola HajiGMPK DKI Dorong Penguatan Keamanan Pangan MBG dari HuluMasuk Napi Keluar Santri, 63 Warga Binaan Lapas Pasuruan DiwisudaTiga Tahun Absen Beli Tembakau, HKTI Probolinggo Sampai Usul Gudang DitutupKomentar Nyinyir Berujung Panjang, Suami Dokter di Malang Ikut Kena GetahnyaBaru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank IndonesiaLebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi BetinaGMPK DKI Desak Tutup Dapur MBG Sidoarjo, Minta BGN Sediakan Alat TesTerungkap Usai Korban Cari Perlindungan, Ayah di Sumenep Ini Diduga Aniaya Anak Sendiri Bertahun-tahunAksi Mesum Sejoli di Taman Merjosari Malang Resahkan WargaSemeru Kembali Erupsi Saat Karhutla Masih Membara, Warga Diminta WaspadaHarga Emas Perhiasan Turun, Selasa 1 September 2026Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik per 1 SeptemberGMPK DKI Jakarta Apresiasi Gus Kikin, Sosok Tepat Nahkodai PBNUKeberanian Dasco dan Janji 15 DesemberGMPK DKI Kritik Tajam Budi Arie Soal Percepatan Politik.Aliansi BEM Persatuan Indonesia Tolak Aksi Anarkis pada Demonstrasi 27 Agustus.Diskusi Buku “Masalembu”: Menggugat Stereotip KepulauanDukung Program Bedah Rumah Penerima MBG, Chusni Mubarok Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat dan DaerahGMPN Demo di Bea Cukai dan KPK, Desak Pengusutan Mafia Rokok Ilegal di Sumenep.Bung AIR Apresiasi DPR dan Pemerintah Finalisasi Penataan Status Guru PPPK.Mendorong Kepemimpinan Perempuan Muda, DPP GMPK Kawal Indonesia Emas 2045DPD GMPK DKI Apresiasi Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Bung AIR: Hadirkan Wajah IndonesiaPengurus Forum TBM Sumenep Periode 2026-2031 Resmi DilantikBPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Kategori Sangat Memuaskan.Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, BangkalanBansos PKH Triwulan III Sudah Cair ke 7 Juta KPM, Sembako ke 12 Juta KPMSehari Dibuka, War Tiket Upacara HUT RI Diserbu Lebih dari 128 Ribu PendaftarPrinsip Pengelompokan Desil Sudah Tepat, Chusni Mubarok: Yang Perlu Dibenahi Adalah Akurasi dan Kecepatan KoreksinyaMenjernihkan Makna Monopoli dalam Tata Kelola HajiGMPK DKI Dorong Penguatan Keamanan Pangan MBG dari HuluMasuk Napi Keluar Santri, 63 Warga Binaan Lapas Pasuruan DiwisudaTiga Tahun Absen Beli Tembakau, HKTI Probolinggo Sampai Usul Gudang DitutupKomentar Nyinyir Berujung Panjang, Suami Dokter di Malang Ikut Kena GetahnyaBaru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank IndonesiaLebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi BetinaGMPK DKI Desak Tutup Dapur MBG Sidoarjo, Minta BGN Sediakan Alat TesTerungkap Usai Korban Cari Perlindungan, Ayah di Sumenep Ini Diduga Aniaya Anak Sendiri Bertahun-tahunAksi Mesum Sejoli di Taman Merjosari Malang Resahkan WargaSemeru Kembali Erupsi Saat Karhutla Masih Membara, Warga Diminta WaspadaHarga Emas Perhiasan Turun, Selasa 1 September 2026Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik per 1 SeptemberGMPK DKI Jakarta Apresiasi Gus Kikin, Sosok Tepat Nahkodai PBNUKeberanian Dasco dan Janji 15 DesemberGMPK DKI Kritik Tajam Budi Arie Soal Percepatan Politik.Aliansi BEM Persatuan Indonesia Tolak Aksi Anarkis pada Demonstrasi 27 Agustus.Diskusi Buku “Masalembu”: Menggugat Stereotip KepulauanDukung Program Bedah Rumah Penerima MBG, Chusni Mubarok Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat dan DaerahGMPN Demo di Bea Cukai dan KPK, Desak Pengusutan Mafia Rokok Ilegal di Sumenep.Bung AIR Apresiasi DPR dan Pemerintah Finalisasi Penataan Status Guru PPPK.Mendorong Kepemimpinan Perempuan Muda, DPP GMPK Kawal Indonesia Emas 2045DPD GMPK DKI Apresiasi Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Bung AIR: Hadirkan Wajah IndonesiaPengurus Forum TBM Sumenep Periode 2026-2031 Resmi DilantikBPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Kategori Sangat Memuaskan.Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, BangkalanBansos PKH Triwulan III Sudah Cair ke 7 Juta KPM, Sembako ke 12 Juta KPMSehari Dibuka, War Tiket Upacara HUT RI Diserbu Lebih dari 128 Ribu PendaftarPrinsip Pengelompokan Desil Sudah Tepat, Chusni Mubarok: Yang Perlu Dibenahi Adalah Akurasi dan Kecepatan KoreksinyaMenjernihkan Makna Monopoli dalam Tata Kelola HajiGMPK DKI Dorong Penguatan Keamanan Pangan MBG dari HuluMasuk Napi Keluar Santri, 63 Warga Binaan Lapas Pasuruan DiwisudaTiga Tahun Absen Beli Tembakau, HKTI Probolinggo Sampai Usul Gudang DitutupKomentar Nyinyir Berujung Panjang, Suami Dokter di Malang Ikut Kena GetahnyaBaru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank IndonesiaLebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi BetinaGMPK DKI Desak Tutup Dapur MBG Sidoarjo, Minta BGN Sediakan Alat TesTerungkap Usai Korban Cari Perlindungan, Ayah di Sumenep Ini Diduga Aniaya Anak Sendiri Bertahun-tahunAksi Mesum Sejoli di Taman Merjosari Malang Resahkan WargaSemeru Kembali Erupsi Saat Karhutla Masih Membara, Warga Diminta WaspadaHarga Emas Perhiasan Turun, Selasa 1 September 2026Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik per 1 SeptemberGMPK DKI Jakarta Apresiasi Gus Kikin, Sosok Tepat Nahkodai PBNUKeberanian Dasco dan Janji 15 DesemberGMPK DKI Kritik Tajam Budi Arie Soal Percepatan Politik.Aliansi BEM Persatuan Indonesia Tolak Aksi Anarkis pada Demonstrasi 27 Agustus.Diskusi Buku “Masalembu”: Menggugat Stereotip KepulauanDukung Program Bedah Rumah Penerima MBG, Chusni Mubarok Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat dan DaerahGMPN Demo di Bea Cukai dan KPK, Desak Pengusutan Mafia Rokok Ilegal di Sumenep.Bung AIR Apresiasi DPR dan Pemerintah Finalisasi Penataan Status Guru PPPK.Mendorong Kepemimpinan Perempuan Muda, DPP GMPK Kawal Indonesia Emas 2045DPD GMPK DKI Apresiasi Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Bung AIR: Hadirkan Wajah IndonesiaPengurus Forum TBM Sumenep Periode 2026-2031 Resmi DilantikBPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Kategori Sangat Memuaskan.Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, BangkalanBansos PKH Triwulan III Sudah Cair ke 7 Juta KPM, Sembako ke 12 Juta KPMSehari Dibuka, War Tiket Upacara HUT RI Diserbu Lebih dari 128 Ribu PendaftarPrinsip Pengelompokan Desil Sudah Tepat, Chusni Mubarok: Yang Perlu Dibenahi Adalah Akurasi dan Kecepatan KoreksinyaMenjernihkan Makna Monopoli dalam Tata Kelola HajiGMPK DKI Dorong Penguatan Keamanan Pangan MBG dari HuluMasuk Napi Keluar Santri, 63 Warga Binaan Lapas Pasuruan DiwisudaTiga Tahun Absen Beli Tembakau, HKTI Probolinggo Sampai Usul Gudang DitutupKomentar Nyinyir Berujung Panjang, Suami Dokter di Malang Ikut Kena GetahnyaBaru Sehari Dilantik, Destry Sudah Bongkar Cara Bagi Tugas di Bank IndonesiaLebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi BetinaGMPK DKI Desak Tutup Dapur MBG Sidoarjo, Minta BGN Sediakan Alat TesTerungkap Usai Korban Cari Perlindungan, Ayah di Sumenep Ini Diduga Aniaya Anak Sendiri Bertahun-tahunAksi Mesum Sejoli di Taman Merjosari Malang Resahkan WargaSemeru Kembali Erupsi Saat Karhutla Masih Membara, Warga Diminta WaspadaHarga Emas Perhiasan Turun, Selasa 1 September 2026Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Desember 2026Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik per 1 SeptemberGMPK DKI Jakarta Apresiasi Gus Kikin, Sosok Tepat Nahkodai PBNUKeberanian Dasco dan Janji 15 DesemberGMPK DKI Kritik Tajam Budi Arie Soal Percepatan Politik.Aliansi BEM Persatuan Indonesia Tolak Aksi Anarkis pada Demonstrasi 27 Agustus.Diskusi Buku “Masalembu”: Menggugat Stereotip KepulauanDukung Program Bedah Rumah Penerima MBG, Chusni Mubarok Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat dan DaerahGMPN Demo di Bea Cukai dan KPK, Desak Pengusutan Mafia Rokok Ilegal di Sumenep.Bung AIR Apresiasi DPR dan Pemerintah Finalisasi Penataan Status Guru PPPK.Mendorong Kepemimpinan Perempuan Muda, DPP GMPK Kawal Indonesia Emas 2045DPD GMPK DKI Apresiasi Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Bung AIR: Hadirkan Wajah IndonesiaPengurus Forum TBM Sumenep Periode 2026-2031 Resmi DilantikBPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Kategori Sangat Memuaskan.Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, BangkalanBansos PKH Triwulan III Sudah Cair ke 7 Juta KPM, Sembako ke 12 Juta KPMSehari Dibuka, War Tiket Upacara HUT RI Diserbu Lebih dari 128 Ribu Pendaftar

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

10 September 2026

Cari berita

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung di Maros, Alat Pemancar Sinyal ELT Hancur Persulit Pencarian

Poin Penting (3)
  • Pesawat ATR 42-500 dari Yogyakarta-Makassar diduga tabrak gunung di Maros pada Sabtu 17 Januari 2026, alat pemancar sinyal darurat ELT hancur total sehingga tidak bisa memancarkan lokasi
  • KNKT fokus bantu SAR mencari 10 orang (7 kru dan 3 penumpang pegawai KKP) serta blackbox untuk investigasi, serpihan pesawat sudah ditemukan pendaki di Gunung Bulusaraung
  • Tim SAR gabungan hadapi medan ekstrem di kawasan pegunungan karst Leang-leang, helikopter Caracal TNI AU temukan titik api diduga lokasi jatuhnya pesawat

Resolusi.co, Makasar – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, diduga kuat telah menabrak gunung. Akibat benturan keras tersebut, alat pemancar sinyal darurat Emergency Locator Transmitter ikut hancur dan tidak berfungsi.

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi Soerjanto Tjahjono menjelaskan bahwa alat ELT yang seharusnya memancarkan sinyal darurat saat terjadi kecelakaan, diduga rusak total akibat tumbukan dengan gunung. Kondisi ini mempersulit tim SAR dalam melacak posisi pasti pesawat yang membawa 10 orang tersebut.

“Ada namanya ELT, Emergency Locator Transmitter, tapi dengan kejadian kalau dia nabrak gunung, kalau bener dia nabrak gunung, itu biasanya ELT-nya tidak bekerja karena hancur juga,” ujar Soerjanto kepada wartawan, Sabtu, 17 Januari 2026 malam.

ELT merupakan perangkat vital yang dirancang untuk mengirimkan sinyal darurat secara otomatis ketika pesawat mengalami kecelakaan. Alat ini sangat membantu tim SAR dalam menemukan lokasi kejadian dengan cepat dan akurat. Namun dalam kasus pesawat ATR yang hilang di Maros, perangkat tersebut diduga telah rusak parah.

“Jadi tidak bisa memancarkan sinyal,” jelas Soerjanto.

Dengan tidak berfungsinya ELT, tim SAR kini harus mengandalkan metode pencarian manual untuk menemukan lokasi jatuhnya pesawat. Pencarian dilakukan di medan yang sangat menantang, yakni kawasan pegunungan karst di Kecamatan Leang-leang, Kabupaten Maros.

Soerjanto menyatakan harapan besar agar lokasi pesawat segera ditemukan sehingga tim SAR dapat melakukan evakuasi terhadap korban. Selain itu, KNKT juga sangat berharap dapat menemukan kotak hitam atau blackbox pesawat yang berisi rekaman penerbangan dan data teknis penting.

“Kalau bisa menemukan blackbox saat mengevakuasi korban, kami sangat berharap juga ditemukan blackbox-nya,” ujarnya.

Blackbox menjadi kunci utama dalam investigasi kecelakaan pesawat karena menyimpan seluruh data penerbangan dan komunikasi kokpit. Perangkat ini akan mengungkap penyebab pasti mengapa pesawat ATR 42-500 tersebut mengalami kecelakaan.

Meski demikian, Soerjanto menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah membantu proses evakuasi korban. Investigasi mendalam terkait penyebab kecelakaan akan dilakukan setelah operasi kemanusiaan selesai.

“Kami akan membantu Basarnas dulu, setelah operasi kemanusiaan selesai baru KNKT akan takeover (mengambil alih). Tapi yang pertama adalah memang operasi dari SAR dulu,” tegas Soerjanto.

Pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT ini dinyatakan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026 siang. Pesawat yang diproduksi tahun 2000 dengan nomor seri 611 tersebut sedang melaksanakan penerbangan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar telah memperbarui data manifes penumpang pesawat. Awalnya dilaporkan ada 11 orang di dalam pesawat, namun setelah konfirmasi ulang ternyata jumlah sebenarnya adalah 10 orang.

“Kami sampaikan ada perubahan POB (person on board) yang tadinya 11 menjadi 10 orang. Setelah dikonfirmasi itu dari kru tadinya 8 menjadi 7 dan passenger-nya itu tetap 3 orang,” ucap Muhammad Arif Anwar kepada wartawan, Sabtu, 17 Januari 2026.

Dari tujuh awak pesawat, terdiri dari kapten pilot dan wakil pilot atau First Officer. Selain itu ada satu orang Flight Operation Officer, dua orang Engineer on Board atau teknisi pesawat, serta dua orang Flight Attendant atau pramugari.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Basarnas, identitas tujuh kru dan tiga penumpang pesawat ATR 42-500 adalah sebagai berikut. Untuk kru pesawat: Captain Andi Dahananto sebagai pilot, co-pilot Farhan Gunawan, Flight Operation Officer Hariadi, dua Engineer on Board bernama Resti Ad dan Dwi Murdiono, serta dua Flight Attendant yaitu Florencia Lolita dan Esther Aprilita.

Sementara tiga penumpang pesawat masing-masing bernama Deden, Ferry, dan Yoga. Ketiga penumpang tersebut diketahui merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sedang melaksanakan tugas patroli maritim.

Sejumlah serpihan dan puing diduga milik pesawat ATR 42-500 telah ditemukan oleh pendaki di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Barang bukti tersebut kini telah diamankan di Mapolres Pangkep untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut guna memastikan kesesuaiannya dengan pesawat yang hilang.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Basarnas, dan berbagai instansi terkait terus melakukan pencarian intensif di kawasan pegunungan. Posko pencarian telah didirikan di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Pangkep untuk mempercepat mobilisasi tim ke lokasi dugaan jatuhnya pesawat.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Bangun Nawoko menyampaikan bahwa tim juga mendapat informasi dari warga setempat yang mendengar suara ledakan. Helikopter Caracal TNI AU telah dikerahkan untuk melakukan observasi udara dan menemukan indikasi adanya titik api di daerah Gunung Lapihao, Kecamatan Leang-leang.

Operasi pencarian terus berlanjut meski dihadapkan pada tantangan medan yang sangat berat berupa kawasan karst dengan tebing-tebing curam. Seluruh pihak terkait berharap lokasi pasti pesawat segera ditemukan sehingga proses evakuasi korban dapat segera dilakukan.