TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

IHSG Melemah 0,58% ke Posisi 8.884 Meski Transaksi Harian Saham Capai Rp 40 Triliun

Poin Penting (3)
  • IHSG ditutup melemah 0,58% ke posisi 8.884,72 pada Senin (12/1/2026) setelah sempat menyentuh level tertinggi 9.000,96 dan terendah 8.715,41, dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 40,1 triliun.
  • Pelemahan dipicu aksi ambil untung agresif setelah IHSG tembus level psikologis 9.000 serta koreksi tajam pada saham energi sekitar 2% dan saham berisiko tinggi seperti BUMI dan DEWA.
  • Mayoritas sektor saham melemah dipimpin infrastruktur (-2,37%), teknologi (-1,68%), dan energi (-1,39%), sementara bursa Asia Pasifik menguat dengan Kospi Korea Selatan cetak rekor tertinggi sepanjang masa naik 0,84%.

Resolusi.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan saham Senin (12/1/2026). Koreksi terjadi di tengah nilai transaksi harian saham yang menembus Rp 40 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 0,58% ke posisi 8.884,72. Indeks saham LQ45 turun 0,17% ke posisi 866,55. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak bervariasi.

Pada awal pekan ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 9.000,96. Namun pada sesi kedua, indeks berbalik arah melemah dan menyentuh level terendah 8.715,41.

IHSG sempat turun ke level terendah 8.715, dan berupaya berbalik arah menghijau. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai upaya penguatan IHSG wajar setelah indeks terkoreksi cukup dalam.

“Diperkirakan para investor mengambil peluang pada saat tersebut,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG yang sempat turun dalam dibebani oleh emiten-emiten energi yang sempat terkoreksi kurang lebih 2%. Hal itu diperkirakan ada kemungkinan aksi ambil untung setelah beberapa emiten energi menguat signifikan.

“Saat ini nampak IHSG kembali rebound meskipun masih berada di teritori negatif,” tambahnya.

Sementara itu, pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, pelemahan IHSG sekitar 2% dipicu oleh aksi ambil untung yang cukup agresif setelah indeks sempat menyentuh level psikologis 9.000.

“Di level tersebut, pasar membutuhkan katalis yang lebih kuat dan berkelanjutan agar penguatan bisa berlanjut dan bertahan di atas 9.000,” ujar dia.

Ia juga mengatakan, tekanan terhadap indeks juga semakin terasa akibat koreksi tajam pada saham-saham berisiko tinggi seperti BUMI dan DEWA yang cenderung lebih sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.

“Koreksi seperti ini masih tergolong wajar dan belum mengubah arah tren pasar secara keseluruhan,” lanjutnya.

Sebanyak 435 saham merosot sehingga membebani IHSG. Sebanyak 279 saham menguat dan 97 saham stagnan di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 5.972.586 kali dengan volume perdagangan saham 74,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 40,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.840.

Mayoritas sektor saham melemah. Sektor saham infrastruktur melemah 2,37%, dan catat koreksi terbesar. Sementara itu, sektor saham teknologi turun 1,68%, sektor saham energi terpangkas 1,39%, dan sektor saham keuangan terperosok 1,04%.

Lalu sektor saham consumer nonsiklikal merosot 0,58%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,35%. Di sisi lain, sektor saham industri dan consumer siklikal masing-masing naik 2,22%. Sektor saham basic bertambah 0,74%, sektor saham properti melesat 0,49% dan sektor saham transportasi melejit 0,75%.

Pada awal pekan ini, harga saham BBRI ditutup naik 0,54% ke posisi Rp 3.700 per saham. Harga saham BBRI dibuka stagnan di posisi Rp 3.680 per saham. Total frekuensi perdagangan 37.443 kali dengan volume perdagangan 2.697.639 saham. Nilai transaksi Rp 998,9 miliar.

Harga saham WIIM melemah 7,78% ke posisi Rp 1.660 per saham. Harga saham WIIM dibuka stagnan di posisi Rp 1.800 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.892 kali dengan volume perdagangan 96.725 saham. Nilai transaksi harian Rp 16,4 miliar.

Harga saham ARCI ditutup menguat 5,6% ke posisi Rp 1.790 per saham. Harga saham ARCI dibuka naik ke posisi Rp 1.800 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.695 per saham. Total frekuensi perdagangan 87.577 kali dengan volume perdagangan 4.098.856 saham. Nilai transaksi Rp 732 miliar.

Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Senin, 12 Januari 2026. Indeks Kospi di Korea Selatan ditutup ke level tertinggi sepanjang masa dengan kenaikan bursa saham Asia Pasifik. Selain itu, investor juga mempertimbangkan kemungkinan intervensi Amerika Serikat di Iran.

Indeks Kospi menguat 0,84% ke posisi 4.624,79. Indeks Kosdaq bertambah 0,2% menjadi 949,81. Harga minyak menjadi fokus perhatian karena Iran memasuki minggu ketiga protes, yang telah menyebabkan lebih dari 500 orang tewas, menurut sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS.